artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

NOISEPEDIA: QUEERCORE = QUEER-CORE = QUEER HARDCORE


By on 26.12.12

Queercore adalah sebuah pergerakan budaya dan sosial yang dimulai di pertengahan 1980an sebagai percabangan dari punk. Terlahir dari ketidaksesuaian dengan sosialita pada umumnya dan penolakan sepenuhnya terhadap komunitas gay dan lesbian serta pergerakannya oleh masyarakat. Queercore mengekspresikan diri lewat metode DIY (Do It Yourself, sebuah idealisme dalam dunia musik underground di mana segalanya dilakukan sendiri dari proses rekaman, promosi, dan penggelaran konser) lewat media zines (majalah musik underground), musik, tulisan, seni dan film.

Sebagai genre musik, Queercore diwakili dengan lirik-lirik yang mengeksplorasi tema-tema prasangka dan berurusan dengan identitas seksual, gender dan hak asasi individualisme: lebih umumnya, sebuah band mengangkat kritik atas penyakit sosial yang memposisikan kaum gay dan lesbian sebagai kelainan. Kritik dapat disampaikan dengan halus dan kurang serius hingga yang menyindir sampai kasar penuh sumpah serapah. Secara musikal, banyak band queercore yang mengambil jalur asalnya yaitu punk sebagai pilihan genrenya dan di lain pihak dapat mengambil jalur eksperimental hingga elektronik. Genre yang diambil melewati banyak genre seperti, hardcore punk, synthpunk, indie rock, power pop, no wave, noise, experimental, industrial, dan lain-lain.

J.D.s.,Titik Awal

Terbitnya sebuah zine yang diberi judul J.D.s. dianggap sebagai titik lahirnya Queercore. Diciptakan oleh G.B. Jones dan Bruce LaBruce, terbitnya zine ini dianggap sebagai katalis yang mengeksiskan Queercore sebagai jalur percabangan dari punk. Hadir dari aliran anarkis, awalnya para editor J.D.s. menggunakan nama 'homocore', namun belakangan mengubahnya menjadi Queercore untuk merefleksikan perbedaan secara total yang ingin ditunjukkan pengikutnya dari pandangan dan gaya hidup stereotip gay dan lesbian pada umumnya.

Edisi pertama terbit di tahun 1985, diisi pernyataan keras yang diberi judul "Don't be gay" yang diterbitkan di fanzine Maximum RocknRoll yang belakangan banyak menginspirasikan terbitnya queerpunk zine lainnya seperti, "Holy Titclamps", "Homocore", "Chainsaw", dan "Outpunk". 2 yang disebut terakhir belakangan bergerak sebagai label rekaman. Zine-zine ini dan pergerakannya dikarakteristikan sebagai alternatif terhadap proses penerimaan gay dan lesbian stereotip, perbedaan gender dan seksualitas sebagai perlawanan terhadap praktek pemisahan yang dilakukan oleh komunitas gay umum, wujud penolakan dan ketidakpuasan terhadap praktek konsumerisme yang marak diantara kaum gay, dan mengajukan etika DIY sebagai gantinya untuk menciptakan budayanya sendiri serta perlawanan terhadap tekanan religius dan politik.

Sekilas J.D.s. dan Pendirinya

J.D.s adalah sebuah zine queerpunk yang terbit sebanyak 8 edisi dari tahun 1985 sampai 1991. Pendirinya adalah G.B. Jones dan Bruce LaBruce. G.B. Jones, seorang wanita biseksual Kanada kelahiran Bowmanville, Ontario. Ia seorang seniman, pembuat film, dan musisi. Di awal 1980an, Jones membentuk band synth punk yang diberi nama "Bunny and the Lakers". Album pertama band tersebut dirilis tahun 1985, berbarengan dengan terbitnya J.D.s yang merupakan inisial dari Juvenile Deliquents (kriminalitas remaja). Bersama Bruce, Jones menyutradarai dan membintangi film-film underground. Album terakhir "Bunny and the Lakers" diisi oleh lagu yang paling dikenal sekaligus paling kontroversial dari band tersebut yang berjudul, "All Women Are Bitches". Karya seni grafis dari Jones yang diberi tema "Tom Girl" berupa ilustrasi dari seni fetish dari Tom Finland yang imajinasikan ulang diterbitkan di J.D.s. Belakangan karyanya ini dipamerkan secara luas di Amerika dan belakangan di seluruh dunia. Belakangan diterbitkan sebagai artbook yang tersedia secara luas untuk dibeli di Amerika dan Eropa namun ironisnya, di tanah kelahiran Jones yaitu Kanada, artbook ini di tolak dan secara resmi diberi status "banned". Di tahun 2000an, Jones banyak bekerja sama dengan berbagai kalangan seniman underground, salah satunya adalah dengan Joel Gibbs, frontman The Hidden Cameras. Hasil karya Jones digunakan di berbagai media underground seperti film, fanzine,majalah, buku, komik, poster, kaus, rekaman album serta covernya. Hasil karyanya banyak dipamerkan di museum dan galeri di penjuru Eropa, Amerika, dan Kanada. Proyek film yang dikerjakan selama 13 tahun, "The Lollipop Generation" di tayangkan perdana 3 April 2008 di Images Festival di Toronto.

Bruce LaBruce kelahiran 3 Januari 1964 merupakan seorang penulis, pembuat film, fotografer, dan bintang porno gay underground dari Kanada. Dilahirkan dengan nama Justin Stewart, Bruce mulai menarik perhatian publik melalui terbitnya J.D.s. Bruce saat ini menulis dan menjadi fotografer untuk bermacam-macam publikasi dan telah membuat beberapa film yang kontroversial karena menggabungkan segi artistik dari film indie dengan pornografi gay. Film terakhirnya berjudul "Otto, or, Up With dead People" tayang perdana di festival film Sundance 2008. (dari TIPISzine #4, Juni - Juli - Agustus 2010)


KOLEKTIF KURANG KERJAAN

Demo lagu, press release (rilisan terbaru), Scene/Gigs Report, Artikel/Tulisan sendiri, Flyer/poster (Gigs/Events, Rilisan), Review (CD, kaset, filem, buku, dll), kirim ke: noiseblast.media@gmail.com.

 
Bagikan