artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

NBR 012/2013 HOT GRIND PARADE Split: NECROPSY / GILABASTARD




Released: January 28,2013
Label: NoiseblastMedia
Country: Tangerang Selatan / Tarakan, Kalimantan

Tracklist:
01 NECROPSY - La la la
02 NECROPSY - I Kill Your President
03 NECROPSY - Pemimpin Bangsat
04 NECROPSY - Muke Gile Lu
05 NECROPSY - Penghianat Bangsat
06 NECROPSY - Birokrasi Anjing
07 GILABASTARD - Akulah Bastard
08 GILABASTARD - Dewasa Premature
09 GILABASTARD - Monster Grinder
10 GILABASTARD - Efek Rumah Bordil
11 GILABASTARD - Beku Otak
12 GILABASTARD - Manohara Porngoregrind

HOTGRIND PARADE, split NECROPSY/GILABASTARD


Hey kalian ... terimakasih sebelumnya udah mau nyambangi blogmedia kami. Ya, kalian masuk ke Noiseblastmedia (lagi) lantaran ada satu hajat kami yaitu merilis proyek splitan antara dua band grindcore 'extra pedas' dari dua wilayah berbeda di bumi Nusantara ini. Inilah NECROPSY dari kawasan Selatan Kota Tangerang, dan GILABASTARD bandyang bener-bener gila dari ujung timur Pulau Kalimantan, yaitu Kota Tarakan.

NECROPSY sendiri bukan band asing bagi kami, mereka adalah langganan rilisan kami dan ini adalah untuk yang kali ketiganya setelah split dengan MACHINE-GRIND ERECTION, dan juga terlibat di kompilasi YANG PENTING BERISIK!! edisi pertama. Begitu juga GILABASTARD, band yang awalnya bekerjasama dengan kami melalui pembuatan stuff ini akhirnya menjadi 'sesuatu' yang sangat familiar bagi kami, ini juga proyek ketiga mereka dengan kami setelah jauh sebelumnya mereka terlibat dua kompilasi rilisan kami yaitu NOISEBOMBSOUNDS compilation dan YANG PENTING BERISIK!! edisi pertama. Ya, GILABASTARD dan NECROPSY adalah dua band dari angkatan kompilasi YANG PENTING BERISIK!! edisi pertama.

Kesepakatan yang dibuat adalah merilis sebanyak 12 lagu dengan porsi masing-masing band 6 lagu, dirilis secara online dan ide HOT GRIND PARADE itu sengaja kami buat sepihak dikarenakan dua band ini sama-sama pedes dan nikmat tentunya hehe. Gak percaya? silahkan aja join Free Download launchingnya disini (klik aja).

Atau kalo mau dengerin lagunya bisa putar aja soundcloudnya:

AMPLITUBE METAL, Bikin Musikmu Sendiri!!


Namanya AmpliTube Digital. Anda tau POD XT Live, Line 6, Boss, Zoom, KorG dan produk-produk efek digital fisikal lainnya? Pasti tahu donk, walaupun cuma lihat punya temen terus nyoba maenin dikit aja. Kalo harga efek digital yang bagus berkisar 3 juta sampai 7 jutaan. Kebayang ga kita harus nyisihin uang saku kita dan mengurangi jajan (bagi orang yang keuangannya pas-pasan kayak aku, hehehe).

Aku uda nyoba ngulik dikit software ini, dan.... sejenak berpikir kalo di masa depan ga bakalan ada lagi tuh efek-efek digital nyata yang lumayan ribet kalo dibawa kemana-kemana. Untuk nge-test kuambil gitar elektrikku, ambil kabel usang satu, lalu

Colokin ke soundcard PC. Jreng...... Keren banget distorsinya, kayak punya POD nech. Eh bisa macem-macem suara juga mulai dari clean, flanger, stompbox, crunch, dan masih banyak lagi pokoknya. Gila....!!!! Ga jadi dech beli POD-nya kalo cuma tak pake genjrang-genjreng di kamar. Mending pake ini aja dulu.Ada suara kemerosok dikit, itu mungkin karena hambatan dan gangguan dari kabel gitarku yang lumayan tidak memenuhi standar. Buat kamu yang punya kabel bagus mungkin ga akan ngedapetin suara berisik nan menggangu ini.


Bahas lebih lanjut mengenai kelebihan dari software ini yuk.


AmpliTube Metal adalah sebuah software gitar amplifier dan efek yang pertama dan di fokuskan pada sound metal. Berisi suara-suara mengagumkan yang dikumpulkan dari 4 dekade, menyediakan koleksi suara Stomp yang telah dipatenkan, Amplifier, Cabinet dan Efek dari beberapa zaman musik rock jaman doeloe dan musik alternative masa kini. Mau Rock n Roll, Trash, Metal, Grunge, Bluesy ada kok di software ini.

AmpliTube Metal menggunakan 2 buah rig paralel dan 5 modul terpisah: tuner, papan pedal stomp yang bisa di konfigurasi, amp head, cabinet plus mic dan efek rak. Mampu digunakan untuk menghasilkan Metal tones, memperluas spetrum sonic dan memperkaya proyek artistik yang sedang anda kerjakan. Bisa di kontrol secara live dengan StompI0.

Berikut aku jelasin lebih detail mengenai fitur utama yang disediakan oleh AmpliTube Metal.
  1. AmpliTube bekerja sebagai aplikasi yang berdiri sendiri dan bisa dijalankan di atas sistem operasi Windows XP, Windows Vista dan di Mac OS X (Universal Binary).
  2. Mendukung format plug-in: Audio Units, VST, RTAS (Mac OS X) - VST, RTAS (Windows XP/Vista)
  3. Ultra acurate analog modeling dengan DSM technology, powered by AmpliTube.
  4. Mendukung sampling rate sampai dengan 96 kHz
  5. 14 model stomp analog: BigPig, Delay, Distortion, Distortion Feed, Flanger, GR-EQ, Wharmonator, Metal Distortion 2, Metal Flanger, Overdrive, Phase Nine, PROdrive, WahWah, ditambah fleksibilitas dalam hal routing.
  6. Tuner gitar yang sangat akurat.
  7. 5 model amplifier: Metal Clean T, Metal Lead T, Metal Lead W, Vintage Metal Lead dan Metal Lead V
  8. 13 speaker emulation: 4x12" Metal F1, 4x12" Metal F2,4x12" Metal T1, 4x12" Metal T2, 4x12" Metal T3, 4x12" Metal V 1, 4x12" Metal V2, 4x12" Metal V3 4x12" Modern M1, 4x12" Modern M2, 4x12" Modern M3, 4x12" Vintage M1, and 4x12 Vitage M2.
  9. 66 Amp + Cabinet kombinasi (termasuk tanpa speaker).
  10. 6 Model Microphone: condenser 87, condenser 414, dynamic 20, dynamic 57, dynamic 421 dan dynamic 441
  11. 9 efek rak: digital chorus, digital delay, digital flanger, digital reverb, graphic equalizer, harmonator, parametric equalizer, pitch shifter dan tube comp.
  12. 25 effek: termasuk 14 model stomp, dan 9 rak efek ditambah gate dan spring reverb.
  13. Host sequencer BPM syncronization.
  14. SpeedTrainer: mengimport WAV, AIFF, MP3 dan WMA file audio.
  15. DAW otomatisasi yang bisa di konfigurasi.
  16. Sebuah metronome.
Ada satu hal yang kurang, ketika kita udah mulai tertarik gimana mau jajal kalau softwarenya sendiri gak ada hehehe ... Ya udah, nih deh ambiiiilll .... DOWNLOAD

Nah setelah download, didalam ada manual book-nya, you bisa baca2 dah tuh, cuma make bahasa Inggeris ... Nah selamat melakukan ya sob ... (sumber)

FENOMENA MASUKNYA FREEMASONRY PADA PRIBUMI INDONESIA


Freemasonry adalah organisasi Zionis Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia.

Keberadaan jaringan Freemason di negeri ini nyaris tak pernah mendapat pembahasan. Padahal sudah ratusan tahun mengakar dan beroperasi di Nusantara. Sebab, jaringan Freemason ini masuk ke negeri kita bersamaan dengan misi penjajahan Belanda ke Nusantara dan mempunyai pengaruh yang kuat dalam munculnya elit modern Indonesia. Dengan kata lain keberadaan jaringan dan organisasi rahasia Yahudi ini masuk dan diterima di nusantara sejak sebelum kita merdeka.

Lihat saja misalnya, kedekatan Boedi Oetomo pada masa-masa awal dengan gerakan Freemason bisa dilihat setahun setelah berdirinya organisasi tersebut. Adalah Dirk van Hinloopen Labberton, pada 16 Januari 1909 mengadakan pidato umum (openbare) di Loge de Ster in het Oosten (Loji Bintang Timur) Batavia. Dalam pertemuan di loge tersebut, Labberton memberikan ceramah berjudul,”Theosofische in Verband met Boedi Oetomo” (Theosofi dalam Kaitannya dengan Boedi Oetomo).Theosofi adalah bagian dari jaringan Freemason yang bergerak dalam kebatinan. Aktivis Theosofi pada masa lalu, juga adalah aktivis Freemason. Cita-cita Theosofi sejalan dengan Freemason.

Propaganda untuk memperkenalkan dan merekrut jaringan Freemason di kalangan pribumi disampaikan melalui tulisan-tulisan, baik dalam bahasa Belanda maupun bahasa Jawa. Pimpinan tertinggi Freemason Hindia Belanda pada 1914-1917, G. Andre de La Porte membuat sebuah artikel berjudul ”De Javaasche Beweging in het Teeken van de Vrijmetselarij” (Kebangkitan Jawa dalam Gerak Freemason) yang dimuat dalam buku kenang-kenangan tersebut. Sedangkan Robert van Niels dalam buku Munculnya Elit Modern Indonesia menyatakan bahwa sejak 1870, pusat-pusat perkotaan di Jawa tak hanya menjadi pusat perdagangan orang Eropa, namun juga menjadi pusat penyebaran kebudayaan dan paham barat yang dibawa oleh kalangan berpendidikan dari bangsa Eropa, terutama Belanda.Van Niels mengistilahkan, orang-orang Eropa tersebut membawa suatu dunia barat di daerah perkotaan Jawa.

Jika merujuk pada tulisan Van Niels yang menyatakan bahwa sejak 1870 orang-orang Eropa sudah memainkan peranannya bagi masyarakat Jawa, maka pada tahun yang sama berdiri Loge Mataram yang menjadi tempat perkumpulnya orang-orang terdidik Eropa, yang tergabung dalam Freemason. Di loge inilah, elit-elit Jawa dan kalangan intelektual Belanda dan Eropa lainnya bertemu dan menjalin hubungan.

Periode berikutnya adalah era 1900-an dimana jaringan Freemason yang ’memakai jubah’ Theosofi mulai mendirikan loge-loge dan menyebarkan gagasan-gagasanya. Van Niels menyebut, pada era itu setidaknya ada 70.000 orang Eropa di Jawa, sebagian besar wakil dari urusan keuangan, sebagian lagi pegawai sipil Eropa. Niels menegaskan, pada masa itu, organisasi seperti ”Masoos” dan ”Order of Eastern Star” (Orde Bintang Timur), yang tak lain bagian dari jaringan Freemason mulai membidik orang-orang pribumi. Dari sinilah, setidaknya elit modern Indonesia yang sudah terpengaruh dan berhubungan dengan para humanis Eropa muncul menjadi tokoh-tokoh nasional di masa datang.

Dalam bahasa Jawa, Freemason atau Vrijmetselarij pada masa lalu disebut dengan istilah ”Kemasonan”, yaitu sebuah aliran spiritual yang mempelajari tentang kebatinan. Sebagian lagi menyebutnya sebagai ideologi pencerahan dan aliran pembebasan yang menerima sesama manusia dalam kedudukan dan kesempatan yang sama, tanpa membedakan bangsa, warna kulit, dan agama. Tujuannya adalah agar bisa ikut dalam perkembangan suatu bangsa secara serasi.
Kebanyakan dari para priayi Jawa yang bergabung dalam jaringan Freemason adalah mereka yang lekat dengan kebatinan, mistisisme, dan okultisme. Kesamaan dasar pandangan dan pemahaman inilah yang membuat jaringan

Freemasonry dengan mudahnya menggurita di kalangan elit Jawa dan menjalar ke seluruh Nusantara yang menjadi wilayah kolonialisasi. Para elit Jawa yang tergabung dalam jaringan Freemason kebanyakan adalah mereka yang aktif dalam organisasi seperti Boedi Oetomo, Trikoro Dharmo, Jong Java, dan organisasi kebangsaan berbasis kejawen lainnya. Namun sayang, buku-buku sejarah yang ada selama ini jarang sekali mengungkap keterlibatan Freemason dalam organisasi-organisasi tersebut, meskipun fakta-fakta dalam literatur sejarah yang otentik begitu terang benderang. (sumber)

KEITH McHENRY, Founder Food Not Bombs Akan Berkunjung Ke Indonesia



Postingan dari Painsugar Artwork di Forum Antifara:

"Melanjutkan obrolan semalam bersama Wil Vogel dari International Volunteer for Peace yang tinggal di Semarang, menyampaikan bahwa Keith McHenry founder Food Not Bombs akan berkunjung ke Indonesia pada 24 Feb-4 Maret dengan prakiraan Jkt (24 Feb), Semarang (28 Feb), Kendal (1 Mar), Manado (2 Mar), Makassar (3 Mar), Medan (4 Mar). Kebetulan Wil adalah relasinya Keith dan jika ada kontak dari kota yang disebutkan tersebut mohon bisa konfirmasi ke Wil (wilvogel@yahoo.com) atau 082198702102. Keith nanti akan membawa dokumentasi video dan literasi tentang FNB internasional dan Filipina yang baru saja dari sana. Keith dengan senang hati bertukar arsip berbentuk apapun. 

Bagi kawan-kawan yang memiliki arsip FNB di kota masing-masing yang jauh dari kota-kota yang dikunjungi itu, bisa menyiapkan berupa soft file (foto, poster, pamplet, reportase) dengan informasi detail kota dan tanggal. 

Agenda Keith di Indonesia selain mengumpulkan arsip juga akan membuka diskusi, dan tabling di masing-masing kota yang disebutkan."

Jelasnya: http://www.foodnotbombs.net/keithbio.html

Tambahan: sedikit ralat ... Dia di Jakarta tgl 1 dan 2,Tgl 24 itu hanya tanggal kedatangan, Dia sampai Indonesia (Jakarta) tgl 24 jam 23.00 malam, dan tgl 25 nya langsung berangkat ke Medan,
Jadi untuk tgl 24 nya dia hanya transit.

KOMPILASI 11 DETIK HARAM #2, Sebuah Fatwa Yang Harus Dijalani Umatnya ...



Sumpah, kita gak nyangka bakal dikasih megang digital file release buat kompilasi ini bersama Mind Blasting NetLabel, masalahnya si Empunya Fatwa 11 Detik Haram ini yaitu KH Ustadz Noise Indra Menus gak ngasih kabar yang spesifik ke kitanya. Tau tau konfirmasi, oke, dan besoknya suruh download masternya eh, pas extract file download ada kovernya disitu tertera logo Noiseblast. Hehehe emang dah si Menus mah biang kerok kalo masalah Noise-Noise-an ...

Tapi dibalik itu semua kita ambil hikmahnya aja, ini kita anggap sebagai anugrah dan tanggung jawab sebagai umat ketika ada Fatwa dikeluarkan dan mengharamkan satu hal yang sebenernya sulit dijalanin. Mau gak mau sesulit apapun, sebagai "umat" yang patuh dengan ulamanya dan kita mau gak mau terpaksa harus menjalani ini. Disamping itu kita ikhlas lahir bhatin demi tercapainya jalan mulus ke surga walau kami gak tau alasan kuat kenapa Fatwa itu dikeluarkan. 

Bukan hanya itu ada poin penting yang mesti digaris bawahi bahwa kami bangga berdampingan dengan Mind Blasting NetLabel (rilisannya dan jaringannya oke punya doi). Ya setidaknya beban menjalani fatwa ini bisa teringankan oleh kerjasama yang mudah-mudahan berjalan sesuai dengan fatwa yang ada. 

Bicara masalah Fatwa, berikut Fatwa yang dirilis KH Ustadz beken Indra Menus tentang 11 DETIK HARAM

1. Musik bebas, noise pun boleh tapi durasi HARUS DI BAWAH 11 DETIK (gak boleh 11 detik apalagi di atasnya).

2. Kualitas rekaman bebas. live, latihan, rekam pake hape, studio track. no problem!
3. Berharap bakal mengumpulkan 100 band indonesia, tapi kalo pun gagal setidaknya 50 band, jadi di harapkan setiap band mengumpulkan 2 lagu buat jaga jaga. 

4. Berdasarkan pengalaman edisi pertama, saya kewalahan dlm hal biaya pengiriman free copy jadi utk edisi kali ini ada 2 cara yg bisa kalian pilih:
  • Iuran biaya produksi dan ongkos kirim. di perkirakan per tape paling mahal Rp.5rb, dan bebas mau pesen berapa aja. iuran di bayarkan setelah semua band mengirimkan materinya.karena ini bakal lama dan takutnya krn mslh duit jd sensitif lah ya :) .silahkan perkirakan sendiri totalnya.
  • Bisa aja nggak mau iuran,dengan konsekuensi tidak mendapatkan tape rilisannya. tetapi nanti bakal mendapatkan link download nya plus desain kover yg bs di kopi serta di sebarluaskan sendiri. fair kan? .ohya, bagi yang sudah mengirimkan materinya tapi kemudian nggak mengirimkan biaya produksi nya, maka tetep masuk dalam kompilasi nya dengan catatan masuk ke point B ini. jadi saya nggak perlu ngejar2 lagi, males beud berooo..
5. Format pengiriman lagunya: kasih subject di email nya: v/a kompilasi 11 detik haram #2 , 2 lagu format mp3/wav, email/fb/website band, nmr hp,serta logo dan brp tape yg pesan plus asal kota nya dimana. di kirim ke: to_dieyk@yahoo.com

6. Pengiriman materi bs di mulai hari ini sampai 100 band kuota nya tercakupi. di perkirakan awal 2013 rilisnya. jadi jangan bertanya tanya mulu kapan rilis nya ya. pokoknya kalo 100 band udah kumpul, atau 50 band @2 lagu bila sampai januari 2013 belum menuhin kuota, langsung rilis. plus saya tidak menerima titipan,contohnya ada band yg pengen ikutan, pesen tempat tapi nggak ngirim2 materinya. jangan salahkan saya bila tiba2 rilis tanpa ada bandmu di situ. kalo niat ikut, langsung kirim. udah jelas kok fatwa nya.

7. Rilisan ini akan di rilis tape, dan setelah tape nya habis akan di rilis via net label. silahkan bagi label yg berminat utk mengkontak saya utk lebih jelasnya.

8. Ingat, ini kompilasi utk bersenang senang, jadi bersenang senang lah.

9. Aku bingung mau nulis apalagi biar fatwanya jadi 11, biar sesuai judul kompilasinya.

10. Masih bingung

11. Di bilangin masih bingung kok masih di baca, yaudah kelar di sini saja yaa

Sebagai re-fresh,bisa cek kompilasi 11 detik haram part 1 disini:  


Oke, Gitu aja deh, semoga keterangan-keterangan ini bisa memuaskan anda kenapa pada akhirnya saya menerima dengan Ikhlas atau Ridhlo tentang Fatwa ini, atau mudah-mudahan ada diantara kalian yang mau download juga nanti kalo dah rilis atau mau ikutan ke yang berikutnya, silahkan hubungin aja KH Ustadz Noise Indra Menus. Kita disini cuma memperpanjang jaringan aja. Mudah-mudahan setelah mendownload dan mendengarkan ini kita akan sama-sama dilancarkan jalan kita menuju surga wahahahaha .... Au Ah! Pokoknya begitu dah intinya!! Tunggu kabar selanjutnya buat rilisan digital dan fisiknya ya?? Makasih

CODEX: Konspirasi Jahat Diatas Meja Makan Kita


Judul Buku : 
Codex: Konspirasi Jahat Di Atas Meja Makan Kita


Penulis : 

Rizki Ridyasmara


Penerbit : 

Pustaka Al Kautsar


Cetakan : 

2011


Tebal : 

343 halaman


Peresensi : 



Sinopsis:

Tahukah Anda jika Vaksin, Obat-Obatan Medis, banyak Makanan, dan Minuman, ternyata disusupi RACUN yang sengaja dibuat untuk membunuh kita?

Tahukah Anda, untuk menipu konsumen, MSG punya 20-an nama yang berbeda?

Tahukah Anda jika pemanis buatan Aspartame adalah racun bagi tubuh?

Tahukah Anda jika persetujuan FDA atas Aspartame disebabkan konspirasi Gedung Putih?

Tahukah Anda jika pencetus Program KB, Dr. Margareth Sanger, seorang rasialis pendukung pembunuhan terhadap orang negro, orang cacat, dan lemah?

Tahukah Anda jika HIV sengaja diciptakan untuk memusnahkan etnis asli Afrika?

Tahukah Anda jika berbagai jenis vaksin yang disuntikkan ke tubuh manusia terbuat dari bahan-bahan berbahaya dan menjijikan?

Tahukah Anda jika ratusan saintis dunia tewas selama dua dekade terkahir ini?

Jika Anda masih tidak percaya dan menyodorkan banyak analisa yang menyangkal semua ini, maka Anda telah ditipu habis-habisan oleh Disinformation Unit CIA yang memang bekerja untuk menipu dunia. Novel ini akan mengubah pandangan hidup Anda agar lebih sehat dan waspada.

Review:
Tokoh utama di dalam buku ini ada dua orang, George Marshall, seorang pria mantan elit militer Australia (Australian SAS). Tokoh yang kedua adalah Dr. Alda Adrina, seorang scientist yang fokus dibidang biologi. Buku ini bercerita petualangan mereka ketika dalam kejaran CIA, yang ingin mendapatkan microchip yang berisi dokumen super rahasia mengenai Depopulation Program (Pengurangan populasi penduduk dunia, dan mempertahankan populasi dunia pada angka 500 juta jiwa saja agar seimbang dengan sumber daya alam).

Buku ini sangat menarik untuk dibaca, apalagi anda penggila teori teori konspirasi. Di buku ini juga banyak data yang disajikan, misalnya Daftar Kematian Saintis Dunia lengkap dengan kronologis kematian misteriusnya.

Di dalam buku ini juga di ceritakan rencana elit globalis dalam mewujudkan The New World Order. Depopulation Program dijalankan dengan beberapa cara, cara lambatnya adalah dengan memasukkan racun ke dalam obat dan makanan kita. Contoh : MSG (yang secara kontroversial dinyatakan aman oleh FDA), Aspartame, Siklamat. Kemudian dengan menyebarkan wabah penyakit, seperti virus ebola di afrika, sapi gila, flu burung dan wabah penyakit yang berskala besar. Cara cepat menjalankan depopulation program ini dengan cara rekayasa konflik atau bencana alam. Perang Irak? Perang di Afganistan? Kemudian Joe Vialls berpendapat bahwa bencana alam tsunami di Aceh adalah bencana alam artificial. Dengan dua tulisannya berjudul “Did New York Orchestrate The Asian Tsunami?” (Joe Vialls, 5-6 Januari 2005) dan “Why the March 8.7 Quake Did Not Cause a Tsunami” (5 April 2005). Tidak lama setelah menulis artikel itu Vialls ditemukan tewas di Perth 17 Juli 2005. Dan semua issue tersebut bisa disangkal oleh Disinformation Unit CIA. Percaya?

Boleh percaya atau tidak.. tapi poin saya buku ini seru untuk dibaca. Agenda Tersembunyi Pemusnahan Manusia. Penulisnya bilang di dalam catatan penulis, Depopulation Program, Codex Alimentarius, Georgia Guidestones, Nama Bahan Kimia, Produk Transgenik, Skandal Korporasi Multinasional dan Ratusan Saintis Dunia yang meninggal di dalam buku ini adalah NYATA!

Harganya kalau tidak salah sekitar Rp. 40 ribuan. Waktu saya beli buku ini di Gramedia memang belum masuk Best Seller, tapi masih ada di rak buku baru. Penerbitnya Salsabila Kautsar Utama.

Keterangan: Resensi buku ini sengaja saya ambil dari beberapa situs toko buku sebagai bahan pertimbangan kalian untuk memilih sebuah buku bacaan yang mungkin anda sedang cari atau mungkin anda minati.

ASAL MULA HIV/AIDS: Sebuah Catatan Tentang Sebuah Konspirasi Jahat Pemusnahan Massal


Virus HIV AIDS sebenarnya bukan berasal dari simpanse, tetapi ciptaan para ilmuwan yang kemudian diselewengkan melalui rekayasa tertentu untuk memusnahkan etnis tertentu.” (Jerry D. Gray, Dosa-dosa Media Amerika – Mengungkap Fakta Tersembunyi Kejahatan Media Barat, Ufuk Press 2006 h. 192).

Tulisan Allan Cantwell, Jr. M.D. ini mengungkapkan rahasia asal-usul AIDS dan HIV, juga bagaimana ilmuwan menghasilkan penyakit yang paling menakutkan kemudian menutup-nutupinya.

Teori Monyet Hijau

1.Tidak sedikit orang yang sudah mendengar teori bahwa AIDS adalah ciptaan manusia. Menurut The New York Times yang terbit 29 Oktober 1990, tiga puluh persen penduduk kulit hitam di New York City benar-benar percaya bahwa AIDS adalah “senjata etnis” yang didesain di dalam laboratorium untuk menginfeksi dan membunuh kalangan kulit hitam. Sebagian orang bahkan menganggap teori konspirasi AIDS lebih bisa dipercaya dibandingkan teori monyet hijau Afrika yang dilontarkan para pakar AIDS. Sebenarnya sejak tahun 1988 para peneliti telah membuktikan bahwa teori monyet hijau tidaklah benar. Namun kebanyakan edukator AIDS terus menyampaikan teori ini kepada publik hingga sekarang. Dalam liputan-liputan media tahun 1999, teori monyet hijau telah digantikan dengan teori simpanse di luar Afrika. Simpanse yang dikatakan merupakan asal-usul penyakit AIDS ini telah diterima sepenuhnya oleh komunitas ilmiah.

2. “Pohon keturunan” filogenetik virus primata (yang hanya dipahami segelintir orang saja) ditampilkan untuk membuktikan bahwa HIV diturunkan dari virus primata yang berdiam di semak Afrika. Analisis data genetika virus ditunjukkan melalui “supercomputer” di Los Alamos, Mexico, menunjukkan bahwa HIV telah “melompati spesies’, dari simpanse ke manusia sekitar tahun 1930 di Afrika.

Eksperimen Hepatitis B Pra-AIDS kepada Pria Gay (1978-1981)

Ribuan pria gay mendaftar sebagai manusia percobaan untuk eksperimen vaksin hepatitis B yang “disponsori pemerintah AS” di New York, Los Angeles, dan San Fransisco. Setelah beberapa tahun, kota-kota tersebut menjadi pusat sindrom defisiensi kekebalan terkait gay, yang belakangan dikenal dengan AIDS. Di awal 1970-an, vaksin hepatitis B dikembangkan di dalam tubuh simpanse. Sekarang hewan ini dipercaya sebagai asal-usul berevolusinya HIV. Banyak orang masih merasa takut mendapat vaksin hepatitis B lantaran asalnya yang terkait dengan pria gay dan AIDS. Para dokter senior masih bisa ingat bahwa eksperimen vaksin hepatitis awalnya dibuat dari kumpulan serum darah para homoseksual yang terinfeksi hepatitis.

Kemungkinan besar HIV “masuk” ke dalam tubuh pria gay selama uji coba vaksin ini. Ketika itu, ribuan homoseksual diinjeksi di New York pada awal 1978 dan di kota-kota pesisir barat sekitar tahun 1980-1981.

Apakah jenis virus yang terkontaminasi dalam program vaksin ini yang menyebabkan AIDS? Bagaimana dengan program WHO di Afrika? Bukti kuat menunjukkan bahwa AIDS berkembang tak lama setelah program vaksin ini. AIDS merebak pertama kali di kalangan gay New York City pada tahun 1979, beberapa bulan setelah eksperimen dimulai di Manhattan. Ada fakta yang cukup mengejutkan dan secara statistik sangat signifikan, bahwa 20% pria gay yang menjadi sukarelawan eksperimen hepatitis B di New York diketahui mengidap HIV positif pada tahun 1980 (setahun sebelum AIDS menjadi penyakit “resmi’). Ini menunjukkan bahwa pria Manhattan memiliki kejadian HIV tertinggi dibandingkan tempat lainnya di dunia, termasuk Afrika, yang dianggap sebagai tempat kelahiran HIV dan AIDS. Fakta lain yang juga menghebohkan adalah bahwa kasus AIDS di Afrika yang dapat dibuktikan baru muncul setelah tahun 1982. Sejumlah peneliti yakin bahwa eksperimen vaksin inilah yang berfungsi sebagai saluran tempat “berjangkitnya” HIV ke populasi gay di Amerika. Namun hingga sekarang para ilmuwan AIDS mengecilkan koneksi apapun antara AIDS dengan vaksin tersebut.

Umum diketahui bahwa di Afrika, AIDS berjangkit pada orang heteroseksual, sementara di Amerika Serikat AIDS hanya berjangkit pada kalangan pria gay. Meskipun pada awalnya diberitahukan kepada publik bahwa “tak seorang pun kebal AIDS”, faktanya hingga sekarang ini (20 tahun setelah kasus pertama AIDS), 80% kasus AIDS baru di Amerika Serikat berjangkit pada pria gay, pecandu narkotika, dan pasangan seksual mereka. Mengapa demikian? Tentunya HIV tidak mendiskriminasi preferensi seksual atau ras tertentu. Apakah benar demikian?

Keserupaan dengan Flu Burung

Di pertengahan tahun 1990-an, para ahli biologi berhasil mengidentifikasi setidaknya 8 subtipe (strain) HIV yang menginfeksi berbagai orang di seluruh dunia. Telah terbukti, strain B adalah strain pra dominan yang menginfeksi gay di AS. Strain HIV ini lebih cenderung menginfeksi jaringan rektum, itu sebabnya para gay yang cenderung menderita AIDS dibandingkan non-gay

Sebaliknya, Strain HIV yang umum dijumpai di Afrika cenderung menginfeksi vagina dan sel serviks (leher rahim), sebagaimana kulup penis pria. Itu sebabnya, di Afrika, HIV cenderung berjangkit pada kalangan heteroseksual.

Para pakar AIDS telah memberitahukan bahwa AIDS Amerika berasal dari Afrika, padahal Strain HIV yang umum dijumpai di kalangan pria gay nyaris tak pernah terlihat di Afrika! Bagaimana bisa demikian? Apakah sebagian Strain HIV direkayasa agar mudah beradaptasi ke sel yang cenderung menginfeksi gay?

Telah diketahui, pria ilmuwan SCVP (Special Virus Cancer Program) mampu mengadaptasi retrovirus tertentu agar menginfeksi jenis sel tertentu. Tak kurang sejak tahun 1970, para ilmuwan perang biologis telah belajar mendesain agen-agen (khususnya virus) tertentu yang bisa menginfeksi dan menyerang sel kelompok rasial “tertentu”. Setidaknya tahun 1997, Stephen O’Brien dan Michael Dean dari Laboratorium Keanekaragaman Genom di National Cancer Institute menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang kulit putih memiliki gen resisten-AIDS, sementara orang kulit hitam Afrika tidak memiliki gen semacam itu sama sekali. Kelihatannya, AIDS semakin merupakan “virus buatan manusia yang menyerang ras tertentu” dibandingkan peristiwa alamiah.

Berkat bantuan media Amerika, virus ini menyebar ke jutaan orang tertentu di seluruh dunia sebelum segelintir orang mulai waspada akan kejahatan di balik penciptaan virus ini. Di tahun 1981, pejabat kesehatan memastikan “masyarakat umum” bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan. “AIDS adalah penyakit gay” adalah jargon yang sering dikumandangkan media.

Setidaknya tahun 1987, Robert Gallo memberitahu reporter Playboy, David Black, “Saya pribadi belum pernah menemukan satu kasus pun (di Amerika) dimana pria terkena virus (AIDS) dari seorang wanita melalui hubungan intim heteroseksual .” Gallo melanjutkan, “AIDS tak akan menjadi bahaya yang tak bisa teratasi bagi masyarakat umum.” Apakah ini sekedar spekulasi ataukah Gallo mengetahui sesuatu yang tidak ia ceritakan? (Sumber)

"MABUK ADALAH KUTUKAN BAGI KELAS PEKERJA" mengungkap kesenjangan yang sesungguhnya terselip di balik aktivitas mabuk.


"Work is the curse of the drinking classes "- Oscar Wilde.

Kira-kira apa yang terlintas dalam benak kalian, saat mendengar atau membaca kutipan tersebut. Quote atau kutipan yang jika diartikan dalam bahasa indonesia kurang lebih adalah “Bekerja merupakan kutukan bagi kelas pemabuk/Peminum (kegiatan mengkonsumsi minuman keras)"

Secara cepat saja, mungkin kita berucap, “ya iyalah borr..gila apa gw lagi kobam gini disuruh kerja, lemes bor..lagi enak nih..”

Bagaimana mungkin dapat bekerja ketika kita sedang mabuk, mabuk tentu membuat kita tidak mampu berkonsentrasi penuh, not to mention efek lunglai yang hinggap mengkudeta dan mentransformasi setiap belikat di tubuh kita menjadi presto (baca : seperti tanpa tulang) 

..atau mungkin, bagaimana sebuah kewajiban untuk bekerja membuat aktivitas mabuk kita menjadi terganggu. Di tengah dosting alkohol atau ganja, bahkan kegiatan berjalan menuju kamar mandi pun seringkali menjadi sebuah petaka luar biasa. Disaat mabuk entah kenapa badan kita bersubstansi mengikuti sifat-sifat air..

Mengalir dari tempat yang tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah dan mampu berubah wujud mengikuti bentuk wadahnya.. 
ketika kita merebahkan badan kita..apapun sandaran/wadah yang menopang nya, badan kita akan meliuk melakukan penyesuaian bentuk terhadap kepadatan materi si wadah..membuat apapun akan terasa luar biasa nyaman. Mau itu tembok keras atau pagar besi,mau itu tumpukan buku di dalam tas backpack atau sweater yang digulung-gulung,. Semua nya akan terasa extra nyaman..

Tentu seorang seperti Oscar Wilde tidak akan dengan mudah saja mengutip kata-kata tersebut dengan maksud seperti yang kita jabarkan diatas.. kalau hanya mengutip sambil melihat realitas mèlèk- mèlèk, babe Amung seorang preman betawi di wilayah kota bambu selatan, yang sering saya jumpai di warung jamu dekat rumah pun terbilang cukup lawas untuk membuat kutipan-kutipan tentang hidup. 

Mungkin apa yang coba disampaikan oleh Oscar Wilde (saya terjemahkan secara subyektif), lebih dalam ketimbang arti penjelasannya secara harfiah.. Melainkan sebuah satir yang sengaja diperuntukan untuk menginsisi realitas di tengah masyarakat kita, mengungkap kesenjangan yang sesungguhnya terselip di balik aktivitas mabuk. 

Untuk mencoba memahami maksud dari kutipan tersebut, bagaimana jika kita balik kata-kata nya menjadi “Mabuk/Aktivitas minum-minuman keras adalah kutukan bagi kelas pekerja”

Bagi kelas pekerja, mungkin dengan mabuk , mereka akhirnya cukup legitimate (baca : pantas) untuk mencicipi secuil kesenangan yang juga di rasakan oleh para borjuis, aristokrat dan kelas menengah. Membuat banyak dari mereka lupa untuk menyadari bahwa pada saat yg bersamaan mungkin para borjuis dan aristokrat juga tengah berpesta dalam kondisi penghamburan orgiastik yang mungkin 10 x lipat lebih dahsyat dari mereka. 

Dan di ujung sadar para borjuis terbangun dengan kemurahan dan keramah-tamahan yang diberikan realitas padanya. Sementara kelas pekerja dibangunkan oleh tamparan keras realitas kehidupan sehari-hari yang mencekik di tengah desakan kebutuhan sosio – ekonomi. Memaksa mereka untuk kembali memerah keringat dan darah untuk kemudian terjerumus kembali dalam kegiatan “indulge” (kegiatan memanjakan diri, kepasrahan mengikuti desire) dan aktivitas orgiastik yang berulang. Kepedihan berulang-ulang yang lalu terbasuh dengan kesenangan singkat yang juga berulang. 

Bagi borjuis, aristokrat dan kelas menegah, mabuk adalah sebuah kepantasan yang memang hanya tepat diperuntukan bagi mereka. Kelayakan yang di mumpuni hanya untuk kaum THE HAVE sebagai bentuk rekreasi jiwa berlabel LIVE LIFE TO THE FULLEST. Namun bagi kelas pekerja dan kaum pinggiran mabuk adalah stigma. Negativitas yang menyerat mereka kedalam pelabelan tidak produktif, pemalas, kriminal , dan mengancam bagi keamanan masyarakat. Sebuah penghamburan yang tidak pantas. 


Mabuk bagi kelas pekerja bukan lah rekreasi atau hiburan melainkan kutukan dan cacian. 


Mengapa demikian.. tentu jawaban nya adalah karena para borjuis, aristokrat, dan kelas menengah lebih pantas atas penghamburan dan rekreasi.. mereka melakukan nya dengan proper (layak, pantas)..dengan "ningrat".. dengan santun dan anggun menuangkan sang Cabernet Souvignon dan lalu bersama mengangkat gelas wine yang mewah sambil berkata "Cheers for good fortune".. bersulang untuk keberuntungan dan masa depan yang lebih cemerlang.. Sementara di sisi lain kaum pinggiran tergeletak mabuk anggur murah berlumur muntahan nya sendiri. Lari dari realitas yang tak pernah ramah baginya..

Sekarang..apakah kamu merasakan perbedaan maknanya? (Ayudhia Virga)


POLITIK PENGALIHAN ISU DAN PERAN MEDIA


Sudah bukan menjadi rahasia umum, bahwa setiap kali pemerintah melempar kebijakan.. Maka pada saat bersamaan, pemerintah juga melempar Desas-Desus atau isu lain.. Intinya untuk apa?, Jelas., ini adalah upaya untuk Menutup Satu berita dengan berita yang lain!!.. 

Ini lah kemahiran Politikus2 di Negeri kita., Upaya mengerdilkan gerakan-gerakan protes terhadap pemerintah!!, Memangkas isu yang beredar dan Mematikannya secara perlahan.. Tidak hanya berita bodoh yang dibuat untuk Mengalihkan isu, Tapi percaya atau tidak pemerintah kerap memanfaatkan dan membonceng berita lain yang alamiah terjadi..!!!

Kita tentu masih ingat isu kenaikan BBM yang tenggelam dimakan berita Tsunami di Aceh,. isu G 30 S PKI yg tergerus oleh politik kenaikan Harga di era itu., Kita juga tentu masih ingat pada saat bersamaan beberapa mahasiswa yg menentang kebijakan kenaikan harga dimanfaatkan oleh orde baru!!.., isu sisah antek2 Komunis.. Yg berujung pada pembantaian Lawan2 politik mereka di pulau Bali... Penangkapan dan penculikan aktifis2 & Mahasiswa., ini juga upaya untuk mencuri perhatian publik untuk fokus kepada berita ini, Intinya adalah memecah konsentrasi kita Sebagai rakyat yg sedang bergejolak.. Lalu siapa yang paling berperan besar dalam memuluskan politik pengalihan isu busuk ini??.. Jawabnya adalah MEDIA!!..

yaap.. "Media" Kerap dimanfaatkan.. Kerap 'diperkosa'.. dan tentu Media tidak mampu berbuat apa2 dalam hal ini.., Media mau tidak mau tentu akan terus memberitakan isu yg sedang hangat, bahkan isu buatan pemerintah.. Alasan media hanya satu, media tentu tak mau kehilangan penonton / pembacanya karena beritanya dianggap tidak mutakhir / aktual., Itulah salah satu titik kelemahan media yang sekaligus menguntungkan pemerintah, dan percaya atau tidak bahwa Pemilik, Pemegang Saham dan Dewan2 komisaris di kebanyakan Media2 di negara kita adalah politikus2 dan orang2 besar di pemerintahan..!!! :)

Kita tentu pernah berlarut2 dengan pemberitaan teroris, dimula dari penggerebekan, berita terbaru, sampai live dari TKP.. Tanpa kita sadari, berita itu diam2 menggiring kita bahwa terorisme itu musuh pertama yang harus kita perangi.. Lalu bagaimana dengan kebijakan2 lain yg tidak memihak rakyat??? Kasus-kasus Korupsi.. Seperti Kasus Deputi gubernur Bank indonesia???, dan kasus2 Yg melibatkan antek2 pemerintah???..., HILANG DITELAN BUMI..!!! ;) ya.. Semuanya tentang pengalihan isu.. Cara kuno Warisan imperial kolonialis Belanda yg terus di modifikasi baik itu di zaman kemerdekaan, orde lama, orde baru, Reformasi dan Saat ini tentunya..

Percaya atau tidak bahwa politik pengalihan isu itu sangat efektif!!.. Kita tentu ingat isu tentang pocong gentayangan pada zaman 'Orde Baru' untuk membuat orang tak bicarakan kebusukan Salah Satu Partai Politik Yg berlambang "Pohon Beringin".. Isu kolor ijo., Isu dukun santet, Isu ninja si pembunuh bayaran., Dan yang paling Mutahir adalah politik paranoid yang dilakukan pemerintahan Sekarang., Dengan melempar isu bahwa pemerintahan akan digulingkan.. Pemerintah merasa bahwa sedang dipojokkan oleh pihak2 tertentu., Padahal, di sisi lain, isu ini adalah upaya Meraih Simpati rakyat..

Contohnya sekarang., Kemana Cerita tentang Sebuah kasus besar korupsi "Sarana OLAH RAGA" Yg melibatkan Ketua umum, Sekertariat dan bedahara umum Sebuah partai Politik Mayoritas di perintahan Sekarang???... Lagi dan Lagi.. HILANG DITELAN BUMI..!! :)..

Ingat..!! kemungkinan ada upaya pemerintah untuk memecah belah fokus rakyat degan kebijakan busuknya!!., Mata kita di alihkan ke berita “Larangan asisten DPR pakai baju seksi”, “Penemuan piramida”, “UU u/ KPK” dan lainnya!.. dan yg ter'anyer adalah isu kenaikan Harga BBM, Yg berujung pada Revisi Undang-undang nomer 22 tahun 2011 "tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 melarang pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 2012 ", atau dgn kata lain tentang kebebasan pemerintah menaikkan Harga BBM "Setelah 6 bulan infestigasi", tampa ada pasal2 di undang-undang / peraturan kita yg bisa membungkam Mereka.. Sungguh Sangat IRONIS..!!! (Sumber)

ORANG YANG MENJUAL AGAMA DI GERBONG KERETA


“Tahu apa kamu soal hidup anak muda, hari seperti ini kami tidak punya modal atau barang yang kami jual”
“Iya tapi tidak dengan bersalawat atau meminta uang sumbangan masjid yang nihil seperti ini kan Bu”
“Kau tahu, aku tidak mungkin menjual diri, aku pikir lebih berdosa menjual diri daripada menjual agama untuk sesuap nasi”

Aku berhenti berdebat pada seorang ibu-ibu yang menyenandungkan shalawat nabi kemudian menyodorkan bungkus bekas permen kepada setiap penumpang gerbong ketika ia selesai. Minta uang.

Istriku menggenggam tanganku semakin erat ketika aku berdebat sebentar tadi, membisikkan lewat aliran darah memberitahuku untuk bersikap lebih tenang.

Aku beristighfar berkali-kali ketika Ibu-ibu tadi pergi. Sudahlah.

“Kalau kamu tidak mau memberinya, jangan marah”, istriku berkata perlahan.
“Aku hanya risih, kenapa ada orang yang menjual agama ini seharga uang receh”

Perempuan disampingku ini tersenyum manis.

“Mengapa kamu justru tersenyum”

“Aku bersyukur kamu masih memiliki kepedulian, akan lebih baik jika kita menjadi orang yang lebih bermanfaat agar kelak tidak perlu lagi ada orang-orang yang menjual agama demi sesuap nasi”

Ya, seringkali kita sibuk mengurus iman masing-masing tanpa peduli dengan kondisi iman orang lain. Sibuk mengisi pundi sendiri, lupa menengok pundi pundi tetangga.

Aku menyaksikan istriku kembali tenggelam dalam bukunya, aku tenggelam dalam pikiranku sendiri. Berpikir tentang apa yang bisa aku lakukan selepas turun dari kereta ini. Perjalanan sebentar lagi akan sampai. (Kurniawan Gunadi)

MELAWAN PENJUAL, MELAWAN KONSUMERISME


Judul Buku : 
Melawan Penjual

Penulis : 

Penerbit : 
Elex Media Komputindo

Cetakan : 
2011

Tebal : 
232 halaman

Peresensi : 


Di jaman dimana orang ramai-ramai mengemukakan ide tentang strategi pemasaran, strategi meningkatkan keuntungan, tips-tips memotivasi diri dan tetek bengek semacamnya dimana ujung-ujungnya adalah bagaimana mengumpulkan sebesar-besar keuntungan dengan modal sekecil-kecilnya, maka tulisan yang bercerita tentang hal yang seratus delapan puluh derajat bertolak belakang dengan arus besar (mainstream) tentu bukanlah pilihan yang mudah. Tetapi itulah pilihan yang dijatuhkan oleh Arin Swandari, salah satu anak muda pacitan berbakat. Arin menulis dari sudut pandang yang berbeda dari umumnya; konsumen. Dalam bukunya, Melawan Penjual dia memaparkan tips dan trik melawan iklan massif yang menurut Emha Ainun Najib bahkan disebut sebagai manifestasi dari Da’jal. Alih-alih sebagai kampanye marketing, buku ini justru membawa kita lebih jauh lagi pada pertanyaan mendasar yang menarik untuk kita renungkan bersama seputar budaya konsumerisme: Apakah kita memang memerlukan barang-barang itu? Apakah kita ditakdirkan sebagai konsumen dari mulai kita lahir sampai dengan mati nanti? Apakah kita kerja membanting tulang siang dan malam hanya untuk mengumpulkan uang dan kemudian kita habiskan membeli barang-barang? Apakah kerja itu merupakan kebutuhan manusia ataukah kita dipaksa bekerja agar dapat belanja? Tentu pertanyaan-pertanyaan seperti ini tidak akan dijumpai secara tertulis dalam buku ini, akan tetapi berkembang dalam pikiran sesuai dengan kreativitas dan pengalaman individu masing-masing.

Arin pun saya kira tidak sedang dalam ambisi untuk menjawab semua pertanyaan-pertanyaan tersebut, buku ini lebih tepat untuk dibilang sebagai pemantik menuju kesadaran posisi kita sebagai konsumen. Kesadaran manusia tentang bahaya konsumerisme itu telah melahirkan banyak gagasan perlawanan mulai dari gerakan penyadaran konsumen sampai dengan anti konsumerisme semacam aksi Buy Nothing Day (Hari Tanpa Belanja) ataupun D.I.Y (Do It by Yourself) yang lekat dengan tradisi komunitas punk dan gerakan-gerakan kontra kultur lainnya. Bahkan di beberapa Negara pemikiran ini berkembang secara ekstrim menjadi gerakan primitivism dimana mereka menolak tehnologi yang dianggap sebagai biang keladi kerusakan bumi. Beberapa yang lain berkembang ke arah pada apa yang mereka sebut dengan gerakan Ethical Consumerism, konsumen etis yang tidak akan membeli barang-barang yang dihasilkan oleh produsen yang memperlakukan buruhnya semena-mena, produsen yang merusak lingkungan, mempekerjakan anak-anak, melecehkan perempuan dan seterusnya. Tentu buku ini tidak juga hendak mengajak kita untuk melakukan boikot menjadi konsumen, tetapi buku ini lebih banyak mengajak kita untuk menjadi pembeli (konsumen) yang kritis, konsumen yang berdaya yang tidak melulu terbuai oleh iklan bombastis di berbagai media yang diam-diam telah mencuci otak kita. Akan menjadi menarik apabila Arin nanti menulis seri lanjutan mengenai bagaimana kerja iklan yang mampu menghipnotis manusia menjadi zombie-zombie yang menjalani siklus rutin kerja, belanja dan kemudian mati.

Selamat menulis buku selanjutnya untuk Arin Swandari!
(Catatan: Arin Swandari adalah jurnalis sebuah kantor berita dan juga alumni SMA Negeri 1 Pacitan)

Sinopsis Buku 

Menjadi pembeli adalah takdir manusia, seberapa pun uang yang dimilikinya atau tidak punya uang sekalipun. Para ibu hanya menjalankan takdir itu ketika berbelanja keperluan bayi yang akan dilahirkan.

Takdir selanjutnya menjadi pembeli dilakoni si bayi hingga tua, seumur hidup, maaf bahkan sampai mati. Pembelian terakhir kita mungkin kain kafan dan peti mati (tentu saja orang lain yang membelikannya, seperti ibu yang membelikan kita popok selagi kita masih di gembolannya).

Takdir menjadi pembeli tak selalu diikuti takdir menjadi penjual. Sebagian memang iya, menjadi penjual sekaligus pembeli. Sebagian adalah pembeli saja.

Pada sebuah keluarga, akan lebih banyak anggota yang berperan menjadi pembeli ketimbang penjual. Istri atau suami yang bekerja, akan menjalankan takdirnya menjadi penjual sekaligus pembeli. Lainnya adalah pembeli tulen.

Anak-anak akan menjadi pembeli tulen, sampai ia bekerja.Istri yang mengandalkan gaji suami juga menjadi pembeli saja, begitu juga suami yang dihidupi istri.

Tetu, bukan nama saya. Tapi saya memutuskan memakainya, khusus dalam buku ini, dengan alasan yang sedikit mengada-ada.

Ibu saya, yang orang Jawa menegur suatu ketika “Nek arep tetukon, mbok dipikir dhisik.” Kalau mau membeli mbok dipikir dulu. Jadi saya asal menyomot Tetu, dari teguran itu sebagai penokohan saya, tidak peduli nyambung atau tidak. Teguran itu yang membuat saya menulis buku ini, dan potongan kata itu yang menurut saya paling paling cocok dicomot dijadikan nama.

Tetu selesai membaca buku ketiga tentang penjualan. Semakin banyak informasi tentang trik promosi dan strategi pemasaran, semakin Tetu penasaran bagaimana nasibnya sebagai pembeli. Dan kalau dipikir-pikir, konsumen juga punya andil besar membuat kesalahan dalam pembelian. Dalam buku ini Tetu mencoba mengajak Anda untuk mengingatnya, berfikir sejenak, agar bisa memperbaikinya dan bersikap rasional menghadapi penjual, yang sudah muncul sejak kita membuka mata di pagi buta.

Kalau Anda sering tergoda diskon, bolehlah sekali-sekali mengambil napas lalu membuat hitungan sederhana, supaya yakin bahwa tawaran diskon bukan tipuan semata. Dan jika dirugikan, silakan memilih salah satu jalur komplain.

Kalau Anda “gemas” dengan sales kartu kredit atau sales asuransi yang kerap ngotot, tenang… Anda punya banyak teman. Tip-tip mereka dibagi di sini. Barangkali, ini saatnya bagi Anda menggunting kartu kredit dan menyisakan 1 atau 2 saja, seperti sahabat Tetu, Frau, raja penghambur. Sebaliknya, mulailah memikirkan bagaimana mengalokasikan dana untuk membeli penghiburan. Bagaimana kalau 10% dari gaji?

Menjadi ratu atau raja belanja? Hmm tentu boleh. Tapi, sebaik-baiknya ratu atau raja adalah raja atau ratu yang bijaksana, bukan?

Buku ini dikemas dalam bentuk cerita-cerita ringan, dan mungkin sebagian cerita keseharian Anda. Untuk para penjual, bukankah perlu mengetahui juga kegalauan para pembeli? Selamat membaca…

Keterangan: Resensi buku ini sengaja saya ambil dari beberapa situs toko buku sebagai bahan pertimbangan kalian untuk memilih sebuah buku bacaan yang mungkin anda sedang cari atau mungkin anda minati.

 
Bagikan