artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

ORANG YANG MENJUAL AGAMA DI GERBONG KERETA


By on 11.2.13

“Tahu apa kamu soal hidup anak muda, hari seperti ini kami tidak punya modal atau barang yang kami jual”
“Iya tapi tidak dengan bersalawat atau meminta uang sumbangan masjid yang nihil seperti ini kan Bu”
“Kau tahu, aku tidak mungkin menjual diri, aku pikir lebih berdosa menjual diri daripada menjual agama untuk sesuap nasi”

Aku berhenti berdebat pada seorang ibu-ibu yang menyenandungkan shalawat nabi kemudian menyodorkan bungkus bekas permen kepada setiap penumpang gerbong ketika ia selesai. Minta uang.

Istriku menggenggam tanganku semakin erat ketika aku berdebat sebentar tadi, membisikkan lewat aliran darah memberitahuku untuk bersikap lebih tenang.

Aku beristighfar berkali-kali ketika Ibu-ibu tadi pergi. Sudahlah.

“Kalau kamu tidak mau memberinya, jangan marah”, istriku berkata perlahan.
“Aku hanya risih, kenapa ada orang yang menjual agama ini seharga uang receh”

Perempuan disampingku ini tersenyum manis.

“Mengapa kamu justru tersenyum”

“Aku bersyukur kamu masih memiliki kepedulian, akan lebih baik jika kita menjadi orang yang lebih bermanfaat agar kelak tidak perlu lagi ada orang-orang yang menjual agama demi sesuap nasi”

Ya, seringkali kita sibuk mengurus iman masing-masing tanpa peduli dengan kondisi iman orang lain. Sibuk mengisi pundi sendiri, lupa menengok pundi pundi tetangga.

Aku menyaksikan istriku kembali tenggelam dalam bukunya, aku tenggelam dalam pikiranku sendiri. Berpikir tentang apa yang bisa aku lakukan selepas turun dari kereta ini. Perjalanan sebentar lagi akan sampai. (Kurniawan Gunadi)

KOLEKTIF KURANG KERJAAN

Demo lagu, press release (rilisan terbaru), Scene/Gigs Report, Artikel/Tulisan sendiri, Flyer/poster (Gigs/Events, Rilisan), Review (CD, kaset, filem, buku, dll), kirim ke: noiseblast.media@gmail.com.

 
Bagikan