artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

GEMBONG SAMIJOYO, The Profile


BIOGRAFI

Gembong Samijoyo adalah sebuah band pendatang baru di dunia musik punk, walaupun banyak dari personelnya pernah membuat band punk di era tahun 2000-an. Koko “Kotak” dulu pernah di Anti-Kuman, Gunawan “Gundik” sebelumnya di Anti-Patuh, Broery “Kathek” dan Tatunk “Hombreng” adalah para personel Sor Tugu United dan The Bius Mushroom, ditambah dengan Wito “Wiwit” dari Surabaya yang hijrah ke Blora setelah menikah dengan seorang gadis yang berasal dari salah satu desa di lereng pegunungan Kendeng Utara Kabupaten Blora. Beberapa waktu terakhir ini ke limanya tergerak untuk membuat proyek band baru dengan eksplorasi musik, termasuk akan memadukan alat musik modern dengan gamelan. Tak dipungkiri, karena beberapa personel juga menggeluti kerajinan seni budaya Jawa yaitu Barongan. Saat ini, selain bekerja mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga, aktifitas para personelnya adalah menolak rencana pembangunan pabrik semen di kawasan pegunungan Kendeng Utara yang mengancam kelestarian alam dan kehidupan.

LINE UP:
  • Koko “Kotak”: Vocals,
  • Gunawan “Gundik”: Lead Guitar
  • Suwito “Wiwit”: Rhtym Guitar
  • Broery “Kathek”: Bass
  • Tatunk “Hombrenk”: Drums
Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi:


Gembong Samijoyo

Jl. Halmahera II/20 Blora Jawa Tengah
HP. +6281328775979
atau hubungi: Sariman Lawantiran

MARDIKA LAHIR BATIN
Lyrics: Gunritno/ Koko'
Music: Gembong Samijoyo

Sing padha ngaku dadi wong jawa
Kudu tansah siap kanthi percaya
Bab apa wae ngenani apa wae
Seka pambudidayane dewe

Laku bab kecukupane sandhang pangan
Mbudidaya lewat tata nggauta
Sing cetha sing demunung nggeke dewe
Ora gumantung marang kabecikane liyan

Subur sempulur
Makmur murakabi
Kanggo diri pribadi lan keluarga
Mring pepadhane lan bangsane
Bareng nggayuh kamardikan lahir batin

Lagu ini bercerita tentang upaya seorang manusia menggayuh kemerdekaan lahir dan batin. Kemerdekaan lahir dan batin di sini berarti bisa mencukupi kebutuhan hidup di tiap harinya dari keluarnya keringat dan hasil pekerjaan sendiri yang tidak tergantung pada orang lain dan tidak menjadi beban orang lain. Kemerdekaan batin dengan menyingkirkan hawa nafsu, jauh dari sifat budi yang rendah serta iri dengki. Hidup selaras dengan kehidupan. Ini bisa dilakukan oleh orang yang mengaku jawa. Karena jawa bukan ilmu pengetahuan, jawa juga bukan sebutan tempat, jawa juga bukan jalan hidup. Jawa adalah sebuah pengertian, pemahaman, yang tidak harus jadi barang rebutan. Bisa mempraktekkan kejujuran, tahu buruk dan baik, salah dan benar. Untuk kebaikan diri pribadi, keluarga, sesama serta bangsanya. Sami hamemayu hayuning bawana sak isine.

Perjuangan berlanjut...

Pegunungan Kendeng Utara, Blora, 30 Maret 2013
Koko'


TRAGEDY, Live in Jakarta


Ada kelakar terlontar dari salah satu temen gue di Bogor, menyikapi dipilihnya hari Rabu sebagai hari Tragedy: "Panitianya pasti pengangguran nih!". Keluh itu mewakili suara-suara lain dari kota hujan, suara mereka yang urung menonton Tragedy karena terbentur hari kerja. Bisa disimpulkan betapa penasarannya gig-go-ers dengan performa Todd dkk, apalagi bagi mereka-mereka yang masih terjangkit demam d-beat/crust/neocrust/whatevacrust. 

Alhasil hanya gw dan Juned, delegasi Bogor yang menyambangi gig yang dibuka oleh penampilan dua band lokal keren, SLOTH dan Peace or Annihilation. Sepertinya ini trik menarik pengunjung yang jitu, karena bagi gue, dua band itu hampir merepresentasi musikalitas Tragedy. Raungan distorsi kotor melambat sludgish SSSLOTHHH (Bandung) seperti mewakili arah musik Tragedy di album paling terbarunya Darker Days Ahead. Tampil awal, band ini cukup membuat gua headbang minor dalam hening atmosfer sludge-nya yang kental (tsaahhh..). Kelar SSSLOTHHH tak lama berselang giliran band raw d-beat ibukota yang paling guahar naik panggung, Peace or Annihilation (P.O.A). Udah lama juga gak nonton mereka live on stage. Bila sebelumnya SSSLOTHHH main kotor tapi rapih, P.O.A seperti biasanya absolut kotor!! gak ada alasan buat gak "berpogo pacul" di tiap track-track yang mereka geber. Segann.

Kuartet Baskoro, Ari, Toto dan Iing menyudahi penampilan mereka dengan maksimal, venue pun perlahan steril. Sudah menjadi kultur gig di manapun, "cari angin" "Sebats (isep sebatang rokok) dulu" atau sekedar "kencing dulu" menjadi perlu, sebelum menonton band yang akan perform selanjutnya.

Dari "sebats" akhirnya jadi "sebir" dulu dan akhirnyaa hampir aja gua ketinggalan 1 lagu dari Tragedy, yang ternyata udah main. Conflicting Ideas, yang selama ini cuma gw dengerin lewat mp3 player, kali ini tersaji nyata, meraung raung di kuping. Todd, Billy, Yanick dan Paul berhasil memancing crowd untuk meletupkan emosi lewat sing along di tiap lagu-lagu mereka. Kualitas live mereka terjaga rapi, hampir sama dengan rekaman-rekaman mereka yang keren (ok kalo boleh jujur, gua ga begitu suka Darker Days Ahead). Encore, mereka gak mau audiens ngentang, dan mereka tau, "The Day After" dijadikan penutup dari penampilan mereka di Rossi, Fatmawati, malam itu. 

Gig yang cukup keren itupun berakhir. Di luar venue, gua menyaksikan personel2 yang diberondong ajakan berfoto/sekedar ngobrol dan mereka berempat tampak melayaninya dengan ramah. Nice. At least, pun panitia2 acara ini (seperti kata temen2 gue) katakanlah pengangguran, setidaknya mereka pengangguran yang punya kualitas kolektif yang baik....dan mengorganize gig dengan baik pula. Sekian.

words by: Nanda (FAKK)
Liat juga kumpulan fotonya disini
=========================================================================
MARI BELAJAR MENULIS GIGS REPORT YUUKKS??....
"Suatu hari kamu datang ke gigs, terus kamu seru-seruan di gigs ... pogo, ketemu temen2 jauh, minum-minum, ketawa ketiwi, liat band yang kamu suka, dan cerita seru lainnya ... setelah itu kamu pasti cerita-cerita seru sama temen-temen kamu tentang apa yang kamu lihat di gigs tadi, dan tanpa kamu sadari kamu telah membuat semacam Gigs Report secara lisan ... nah, kenapa gak kamu coba untuk bercerita lewat tulisan?? ... kami yakin kalian punya potensi kearah sana (menulis) ... kalo kalian tertarik, kami siap menampungnya, kirim aja ke: noiseblast.media@gmail.com ...."

SEKARANGLAH SAATNYA KAMU MENCERITAKAN APA YANG TERJADI SEKELILINGMU ... DAN KAMU PASTI BISA ... SEMANGAT!!



MENOLAK PLASTIK


Setiap orang di Indonesia menggunakan 700 kantung plastik per tahun yang akhirnya akan menjadi sampah. Alasannya, siklus penggunaan kantung plastik yang hanya sekali pakai, lalu langsung terlupakan. Indonesia pun menghabiskan sekitar 100 milyar kantung plastik per tahun.

Untuk membuat kantung plastik dalam jumlah itu diperlukan 12 juta barel minyak bumi per tahun, atau seharga Rp 11 triliun. Bagaimana cara Anda menolak kantung plastik saat belanja?

Kita dengan mudah mendapatkan kantung plastik dari tempat - tempat belanja. Begitu kita mendapatkannya, kita menyimpannya di rumah, berharap akan menggunakannya lagi saat berbelanja. Hanya saja, seringnya kita lupa, sehingga kantung plastik tersebut terus menumpuk. Kemudian, setelah menumpuk banyak, kita membuangnya. 

Meski dibuang, sayangnya, kantung plastik akan tetap berada di tanah selama 1000 tahun sebelum akhirnya menghilang. Dan dalam jangka waktu 1000 tahun tersebut, plastik pun menyebabkan kematian 100 ribu hewan laut dalam setahun serta berpotensi merusak hutan Indonesia!

Setiap tahun, setiap orang di Indonesia menggunakan 700 tas plastik. Ini artinya setiap hari kita rata - rata menggunakan dua tas plastik sehari. Tumpukan sampah plastik di Indonesia pun mencapai 4000 ton sampah plastik per hari atau setara dengan 16 pesawat Boeing 747.

Cara paling efektif untuk mengurangi dampak kantung plastik pada hutan atau lautan kita adalah dengan mengurangi penggunaannya.

Apakah Anda bersedia membayar ekstra untuk kantung plastik saat berbelanja? Tentu dengan maksud agar mengurangi penggunaannya. Daripada membayar, tentu orang akan lebih memilih untuk membawa tas belanja sendiri.  (sumber)

SAAT INI MEKKAH TAK UBAHNYA SEPERTI LAS VEGAS!


Saat ini nama-nama berhala baru zionis sudah berdiri mengitari Mekah dan Madinah, dari
Sheraton, Hilton, Ibis, Hyatt, Pizza Hut, Starbuck, dan lain-lain
Dalam 10 tahun ini, Makkah mengalami transformasi yang luar biasa; lokasi Masjidil Haram ditata ulang, dan bermunculan gedung-gedung pencakar langit dan hotel berbintang berkelas internasional.

Dalam sebuah tulisan feature, harian The Independent mengupas sisi dalam Kota Suci. “Meski Nabi Muhammad datang untuk menekankan kesetaraan, Makkah berubah menjadi taman bermain bagi kaum kaya dimana kapitalisme secara kasat mata mengaburkan nilai spiritualitas kota,” tulis mereka, mengutip kata-kata seorang kritikus.
Harian ini menyoroti, betapa demi membangun kota yang kini ‘serupa Las Vegas’, banyak bangunan bersejarah yang dikorbankan. “Tak ada yang memperjuangkan aksi vandalisme budaya ini,” kata Dr Irfan al-Alawi, direktur eksekutif The Islamic Heritage Research Foundation. “Kami sudah kehilangan 400-500 situs bersejarah. Saya harap belum terlambat untuk menyelamatkan yang tersisa.”
Sami Angawi, pakar arsitektur Islam Arab saudi, sama-sama prihatin. “Ini adalah kontradiksi mutlak untuk sifat Makkah dan kesucian rumah Allah,” katanya kepada kantor berita Reuters awal tahun ini. “Kedua kota [Makkah dan Madinah] secara historis hampir punah. Anda tidak menemukan apa-apa kecuali gedung pencakar langit.”

Kekhawatiran dr Alawi yang paling mendesak adalah ekspansi yang direncanakan senilai miliaran dolar AS dari Masjidil Haram, situs paling suci dalam Islam dimana Kabah berada. Konstruksi resmi dimulai awal bulan ini. Menteri Kehakiman, Mohammed al-Eissa, berseru bahwa proyek ini akan menghormati “kesucian dan kemuliaan dari Masjid Suci, dan demi kepentingan jamaah.”

Area perluasan sekitar 400 ribu meter persegi tengah dibangun untuk mampu meningkatkan daya tampung 1,2 juta jamaah lagi tiap Musim Haji tiba. Pembangunan ini, menurut The Islamic Heritage Research Foundation, bukan tanpa risiko. Lembaga ini menyusun daftar situs sejarah yang terancam diratakan dengan tanah akibat pembangunan ini, termasuk bangunan sisa-sisa peninggalan era Usmaniyah dan Abbasiyah.
Termasuk dalam bangunan yang terancam dihancurkan adalah rumah di mana Nabi Muhammad dilahirkan dan rumah pamannya, Hamzah, tumbuh.
Argumen yang selalu dikemukakan, tulis The Independent, adalah bahwa Makkah dan Madinah sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur. Dua belas juta peziarah mengunjungi kedua kota ini setiap tahun dengan jumlah yang diperkirakan meningkat menjadi 17 juta pada tahun 2025.

Tetapi para kritikus khawatir bahwa keinginan untuk memperluas situs ziarah telah memungkinkan pihak berwenang untuk menginjak-injak warisan budaya di daerah itu. Lembaga yang dipimpin Alawi mencatat setidaknya 95 persen bangunan bersejarah yang berusia ratusan tahun telah dibongkar dalam dua dekade terakhir saja.
Kehancuran telah disokong oleh paham Wahabisme.Dengan alasan takut menjadi ajang sirik, bangunan bersejarah diratakan.

Sedikit catatan dari The Independent: Untuk membangun kota pencakar langit di Makkah, sebuah gunung didinamit dan diratakan, menghancurkan Benteng Ajyad di era usmaniyah yang berdiri di atasnya. Lalu, rumah Khadijah istri pertama Nabi telah berubah menjadi blok toilet masjidil Haram, sedang rumah tempat lahirnya bahkan diratakan begitu saja.

Alawi berharap masyarakat internasional ‘terbangun dari tidurnya’ dan melihat apa yang terjadi terhadap warisan sejarah Islam di Makkah. “Kami tidak akan mengizinkan seseorang pun untuk menghancurkan Piramida, jadi mengapa kita membiarkan sejarah Islam lenyap?” katanya. (Sumber)

TRAGEDY Live In Jakarta (Photo Gallery)


Saya akan membuat seribu alasan kenapa saya gak hadir di Tour Tragedy di Jakarta, kota besar diutara kota tempat saya tinggal. Ya, seperti kisah dongeng dari tanah arab 1001 malam, sayapun memiliki 1001 alasan untuk bisa tidak hadir ke gigs band yang personilnya legendaris tersebut. Tapi semangat ya tetep semangat, saya akhirnya mengambil jalur untuk mengumpulkan hasil terkaman kamera kawan-kawan di gigs kemarin yang di aplod ke jejaring sosial mereka masing-masing hehe, itung-itung jadi Galeri 'penyambung kamera' bakat Fotografi temen-temen yang menggunakan kamera seadanya, tapi jangan liat perangkatnya, liat niat untuk MENGABADIKAN dan menjadikan CERITA dan INFORMASI-nya (itu menurut saya) hehe ... Ya, ini baru beberapa aja sih yang terkumpul, biar kebaca juga suasana gigs disana walau kalian gak bisa hadir seperti saya hehe. Oke deh, Silahkan menikmati sajian MATA KAMERA dari kawan-kawan yang datang yaaa ...

Tragedy, live in Jakarta (Damon Mc Coy)

Tragedy, live in Jakarta (Aribowo Sangkoyo)

Tragedy, live in Jakarta (Arvan Budiansyah)


Tragedy, live in Jakarta (Taufik Muhammad)
Tragedy, live in Jakarta (David Umami)
Tragedy, live in Jakarta (Fukk Guy)
Tragedy, live in Jakarta (Arvan Budiansyah)
Tragedy, live in Jakarta (David Umami)

Deretan dari atas kebawah foto-foto diatas sengaja saya susun demikian, cuma mau nyeritain dari awal ampe akhir dan Habbitual di gigs kalo bintang tamunya dari negeri lain. Semua foto diatas bagus, karena ada cerita dibalik gambar foto itu (pasti ada, kalo nanya ama yang fotonya hehe walaupun ceritanya hanya dua baris kalimat). Tapi Favorit saya adalah foto dari Aribowo Sangkoyo, David Umami, dan Taufik Muhammad ... dan ini bukan maksud mengkurasikan karya mereka. Tapi emang itu yang ada dihati saya hehehe .... dan buat temen-temen yang memiliki foto-foto diatas, maaf sebelumnya kalo kami sudah lancang 'nyomot' foto-foto kalian tanpa ijin dulu, padahal kalo ijinpun pasti dikasih kan ya? hehe. Ya ini semata untuk media informasi dan gak lebih dari itu. Dan terimakasih sebelumnya ...

words: Grindhacker
=========================================================================

MARI BELAJAR MENULIS GIGS REPORT YUUKKS??....
"Suatu hari kamu datang ke gigs, terus kamu seru-seruan di gigs ... pogo, ketemu temen2 jauh, minum-minum, ketawa ketiwi, liat band yang kamu suka, dan cerita seru lainnya ... setelah itu kamu pasti cerita-cerita seru sama temen-temen kamu tentang apa yang kamu lihat di gigs tadi, dan tanpa kamu sadari kamu telah membuat semacam Gigs Report secara lisan ... nah, kenapa gak kamu coba untuk bercerita lewat tulisan?? ... kami yakin kalian punya potensi kearah sana (menulis) ... kalo kalian tertarik, kami siap menampungnya, kirim aja ke: noiseblast.media@gmail.com ...."

SEKARANGLAH SAATNYA KAMU MENCERITAKAN APA YANG TERJADI SEKELILINGMU ... DAN KAMU PASTI BISA ... SEMANGAT!!

BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA - Anti Fasis Kompilasi, PRESS RELEASE


PANJANG UMUR BUAT PARA PEMBANGKANG
words by: BOMBLASTING DOWNLOAD

Sebenarnya dari awal tidak pernah kepikiran buat ngerilis kompilasi ini karena seiring (sang)waktu yang selalu menagih kebutuhan tentang kehidupan sehari-hari yang konsumtif dan membosankan sekaligus menjijikan sehingga waktu buat kata ‘’berbagi dan bersenang-senang’’ semakin menjauh dari misi dan mimpi yang selalu saya perjuangkan bersama kawan kawan.

Langsung ke pointnya saja kompilasi ini kita dedikasikan buat para pembangkang yang selalu merasa bahwa dunia ini sedang tidak baik baik saja, yang selalu berusaha merebut kembali nilai-nilai hidup yang sebenarnya meskipun perjuangan dan mimpi yang selalu kita lakukan memang tidak pernah terwujud tapi setidaknya kita masih terlalu waras untuk menentang bahwa nilai nilai hidup yang (terlalu) menjijikan ini bukan sebuah takdir dan kiriman dari sang Tuhan ... YA KITA MENOLAK UNTUK DIAM DAN SABAR, dengan alasan itu kita membuat sebuah projek kompilasi ini, semoga album kompilasi ini menjadi sebuah patokan bahwa kita masih tetap sadar akan hak hak yang musti kita curi kembali di kehidupan nyata sehari-hari kita??

‘’Musik tetaplah musik’’ seorang kawan pernah berkata ‘’selebihnya adalah nyali kosong yang harus dibuang, untuk menentukan pilihan pada diri masing-masing’’ yaaa ... memang benar apa yang kawan saya nyatakan, mungkin terlalu familiar di scene kita bahwa sebuah perlawanan hanya terdengung di atas sebuah panggug,,selebihnya kita balik pada kehidupan nyata dan melacur diri kita kembali dengan alasan yang terlalu memuakan ‘’YANG PENTING DAPUR NGEBUL, KITA PERLU MAKAN DAN BLABLABLA ...’’ untuk dari itu semoga album kompilasi ini menjadi sebuah kontak nyata dan pembakar semangat sebuah arti kata perlawanan yang sebenarnya (dikehidupan kita sehari hari).

‘’Every person who ever had a plan to do anything, and went and did it, or who laid his plan before others, and won their co-operation to do it with him, without going to external authorities to please do the thing for them, was a direct actionist’’ - Voltairine de Cleyre

===========================================================
PEMBANGKANGAN PROSES MENUJU KEBEBASAN
words by: NOISEBLASTMEDIA

Semua manusia inginkan kebebasan ... dan itu tidak dipungkiri lagi. Tapi apakah untuk mendapatkan kebebasan itu kita harus terus menunggu sebuah kebijakan dari pihak otoritarian?? Apakah kebebasan itu harus selalu ditentukan dengan tanggal merah?? Apakah kebebasan itu harus menunggu kita kaya atau berlaga dulu seperti orang kaya?? Well, baiklah saya pasti faham akan keterbatasan kalian untuk memperoleh kebebasan sejati yang kita inginkan. Tapi bukan berarti kita bebas sebebas-bebasnya, kebebasan kita itu HANYA DIBATASI oleh KEBEBASAN ORANG LAIN, dan bukan dibatasi  KEBIJAKAN PERUSAHAAN ATAU LEMBAGA ATAU INSTITUSI ... 

Kebebasan sejati dapat kita tempuh atau dapati dimanapun dan kapanpun. Kebebasan sejati itu tidak harus kudu dalam jangka waktu yang lama atau melibatkan berbagai macam produk didalamnya. Kebebasan sejati biasanya diawali dengan sebuah keinginan atau hasrat sebagai imbas dari keterkekangan diri. Dan hasrat atau keinginan untuk bebas itu melalui proses yang bernama PEMBANGKANGAN atau penolakan terhadap sesuatu yang mengikat dan mempersempit ruang gerak kita. Ya ibaratnya, pembangkangan ini adalah tombol penting untuk memperoleh kebebasan sejati itu.
KEBEBASAN SEJATI ITU BUKAN BICARA MASALAH JANGKA WAKTU ATAU AKUMULASI MASSA, TAPI BICARA KULITAS DARI KEBEBASAN ITU SENDIRI.

Lantas, apa hubungannya Kebebasan dengan Kompilasi ini?? gak ada korelasi atau hubungan yang 'nutug' atau pengaruh banget sih, ini cuma salah satu bagian dari proses menuju kebebasan diri kalian sendiri, kebebasan kita. Karena sudah dipastikan band yang terlibat memiliki ekspresi yang arahnya menuju ke PEMBANGKANGAN itu sendiri.

Kenapa juga dinamai BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA?? siapa yang dimaksud SAMPAH itu?? BUANGLAH SAMPAH PADA TEMPATNYA yaitu sebuah kalimat yang arahnya menuju lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan tentram. Karena seperti kita ketahui, Instansi yang terkait dalam penanggulangan sampah itu sampe sekarang belum bisa melakukannya dengan baik dan benar, malah kita yang terus dituntut untuk menjaga KEBERSIHAN LINGKUNGAN, Terus, apa kerja mereka?? Nah, daripada nunggu buat bersihin SAMPAH mending yuk kita duluan gembar-gembor dan genjrang-genjreng buat bersihin SAMPAH-SAMPAH tersebut. Dan kita buang ke tempatnya biar gak berceceran setitikpun!! Dan siapa tau masih ada yang bisa di DAUR ULANG ... hehehe

Oke deh, nah kalo SAMPAH disini maksudnya apa?? sampah adalah sesuatu hal yang GAK PERLU atau Gak dipelukan (lagi). Hidup ini akan nyaman kalo gak ada sampah. Dan disini ketemu benang merahnya dengan konsep kebebasan diatas. "kebebasan kita itu HANYA DIBATASI oleh KEBEBASAN ORANG LAIN, dan bukan dibatasi  KEBIJAKAN PERUSAHAAN ATAU LEMBAGA ATAU INSTITUSI ... " nah Lembaga atau Institusi atau Perusahaan atau apapun secara organisasi atau individu yang menyekat kebebasan anda untuk hidup itu adalah SAMPAH dan itu harus dibersihkan dan ditempatkan agar tidak berceceran hehehe ...

Oke deh daripada banyak bacot juga, mending lanjut aja kirim lagu kalian beserta profil band, logo, dan lirik lagu ke email: antifa.nusantara@gmail.com, jangan lupa lampiran yang tadi di jadiin zip/rar dan dikasih judul "nama band - Anti fasis komp" ... Genre bebas ... bas ... bas ... diharapkan liriknya tidk berbau Rasisme, Seksisme, Chauvinisme (Nasionalisme sempit), Xenophobic, Militerisme, dan lainnya yang berbau Fasisme. Maaf sebelumnya jika kami agak sedikit selektif ... Dan terkahir, KOMPILASI INI TIDAK DIPUNGUT BAYARAN SEPESERPUN DARI PIHAK KAMI ... DAN UNTUK DIGRATISKAN!! ATAU FREE DOWNLOAD!!

Terimakasih banyak!! dan ... SEMANGAT!!


“TIDUR PUN KAMI BERMIMPI PERANG” Sebuah Pengantar dan Panduan Menjadi Machoman


“TIDUR PUN KAMI BERMIMPI PERANG” 
Apa yang terpikir di benak kalian saat mendengar penggalan kata diatas..Kalo saya jujur, membayangkan sekelompok pasukan barbar bersenjata lengkap dengan rumbai dan penutup kepala dari tengkorak hewan buas. Berseru, “Tidur pun kami bermimpi perang” sembari memutar–mutar semacam gada dipenuhi dengan duri berlumur darah, mengacung-acung pedang terhunus ke arah lawan, atau sambil berlarian dengan muka cemong dan menunggang kuda ala William Wallace di film Braveheart.

“TIDUR PUN KAMI BERMIMPI PERANG” Sungguh sebuah kata-kata yang bermakna magis, dan sangat powerful menurut saya, …menggentarkan raga ,menggoyahkan serta sekaligus mengintimidasi psikologis lawan. Dilain sisi sangat menguatkan bagi siapapun yang mengumandangkan nya.. 
Kembali ke realita, saya di kaca jendela sebuah metromini, tegang dan hanya diam saja. Seharusnya saya mungkin menunduk, saat sebuah batu menghantam partisi kaca tepat disebelah jendela tempat kepala saya bersandar tadi. 

Pranggg!! , cantikk,sejengkal lagi saja batu itu mungkin akan membuat saya menangis histeris dan menyeringai melebihi euronymous ...Tangisan yang mungkin akan mengalahkan rekor tangisan saya dulu saat sang mantri sunat secara serampangan memotong kulit kelamin saya kecil. “Bapak mengganti kupluk mu dengan helm perang nak.. supaya kamu bisa menjadi lak-laki yang sejati” begitu pesan sang mantri dalam usaha membujuk saya berhenti menangis.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Anjingg lo, majjuu sinii,,majuu,,,bangsaatt..pranggg,,pranngg,,, 

Semua kebisingan itu terlalu overload sehingga hanya bisa dicerna oleh otak saya sebagai suara senyap…sinnnnnnkkk.......diam dan senyap seperti di film-film, semuanya seakan bergerak slow motion.. semuanya berubah menjadi kelabu.. bukan mendadak mellow, tapi kelabu dalam arti sebenarnya..
Luar biasa..metro apes yg saya tumpangi mendadak sesak oleh sekompi batalion putih kelabu bersenjata lengkap (sebut saja : klewang, parang, gear, samurai, ketapel, obeng hingga martil yang telah dimodifikasi), membuat saya merasa seolah terjebak di Survivor episode terakhir. Survivor edisi metro apes menuju nerakaa…cilaka 12.

Saat itu juga,saya langsung terbayang wajah ibu yg membesarkan saya hingga sebegini tua..wajah pacar..yang belum sempat saya nikahi..dan teman-teman yg belum sempat saya traktir disaat ultah..yaa tuhann tolooongg..saya masih ingin hidup lebih lama lagi tuhan..atau paling tidak please banget endingnya jangan di metromini..

Mendadak pula saya terbayang secara jelas wajah seorang teman (sebut saja Asep) yg sempet berceloteh tentang jakarta..

”Jakarta itu kota yg aneh sob, kita tuh bisa mati karena apa saja disini, lo sebutin deh..mulai dari ledakan tabung gas 3 kilo gram, pendarahan terkena benang gelasan..keracunan bakso cilok atau sambal cakwe, hingga terjebak di baku hantam perang kota antar STM.."

*Saat berceloteh demikian, teman saya ini, baru saja dirawat di rs karena harus kehilangan jempol kakinya saat berkendara tanpa alas kaki pada saat hujan besar. Jempol nya hilang terpenggal foot step motor lain. (Lucu sekaligus tragis nasib si Asep ini)

Beberapa saat berlalu, ditengah kegalauan dan kegundah-gulanaan luar biasa berhadapan dengan sang maut..Saya tergugah, oleh sebuah teriakan lantang..sangat lantang, membakar kalbu, membuat saya merasa terbangkitkan..suara itu seolah menyeret saya kembali..dari kondisi terguncang hebat..ke dalam kondisi seperti sehabis menonton penggalan celoteh Maz Jobrani di axis of evil comedy tour. “TIDUR PUN KAMI BERMIMPI PERANGG” …dalam semi-semi menanggis..saya tertawa sangat geli....

Dalam terror begini tetap saja ada canda..hahaha…apa sih ini, negri apa sih ini..lucuu ga sih menurut kalian..seorang anak berseragam sekolah berselempang tas berisi buku pelajaran dengan mantab meneriakan kata-kata yg pantas nya diucapkan oleh kawanan viking barbar pencinta perang..haddeeehh.. Kalian itu lucu-lucu dan menggemaskan sebenarnya..lucu tapi kok membajak metro, lucu tapi kok bersenjata, sungguh lucu yang membunuh…

Saya hanya bisa tersenyum dalam terror ini. Karena hanya dengan tersenyum, membuat saya terlihat lebih kuat ditengah negri ngeri penuh kekerasan ini.. Tersenyum getir dikepulan asap kota yg menuju punah. Kalau saja bangsa saya ini hidup di jaman medieval, mungkin Viking atau Sparta pun minder ketika berhadapan dengan bangsa saya. 
  
TIDUR PUN KAMI BERMIMPI PERANG hanya sebuah rangkuman tak berstruktur dari kegelisahan, kemarahan serta ketidak-berdayaan saya, dan mungkin kita semua.. dihadapkan pada puluhan ribu kasus-kasus kekerasan yg terjadi disekitar kita setiap harinya. Baik yang kita lihat dan dengar di media massa, atau yang kita alami sendiri di ladang darah ibukota. Mulai dari pemukulan siswa oleh oknum guru, penyiksaan anak oleh orang tua, perang dan pembantaian antar kelompok, perampokan, pemerkosaan, mayat ditengah jalan, dibakar massa karena diteriaki maling. Saya dan mungkin kalian..cepat atau lambat..akan dipaksa bermimpi perang pada saat tidur.. (Ayudhia Virga)

Diam Menakutkan, Bergerak Mematikan. By Rame-Rame All Base 

WASTED TOUR BALI 2013


Beberapa waktu yang lalu saya dan beberapa temen-temen yang kebanyakan adalah pemuda nganggur yang kerjaanya hanya nongkrong tiap malem plus doyan koar-koar nuntut ini itu di twitter tapi minim aksi nyata ini akan melakukan tour sekaligus ‘dolen’ ke Bali. Yeah, Wasted Tour 2013. Kami sangat senang ketika hari keberangkatan sudah fix, terlebih dari kami sangat menggebu-gebu untukmenyambut hari H dari Wasted Tour ini, atau bahkan lebih senang dan mengebu-gebu dari orang lain yang ingin melihat 2 band luarkota yang melakukan tour dan mampir ke kota Malang beberapa hari sebelum kami berangkat. Bagaimana tidak senang? Buat band ecek-ecek seperti Bangkit Melawan dan Free Speech ini bisa melakukan tour ke pulau seberang sekaligus liburan dan bertemu beberapa temen dari Bali sendiri, hal ini dibuktikan dar ibeberapa perkataan temen-temen saat nongkrong, “wes gak sabar pengen ladub aku”.

Tepat tanggal 25 januari 2013 kami berangkat dari terminal Arjosari pukul 6 sore menuju PulauDewata. Setelah bus jalan ke luar kota Malang beberapa dari kami ada yang tertidur pulas. Tepat pukul setengah 2 dini hari kami sampai di pelabuhan Ketapang kemudian naik kapal dan jos! Merapat ke Pulau Bali. Lalu kami pun melanjutkan perjalanan hingga sampai di tujuan.Weits ternyata perkiraan melenceng jauh dari rencana awal. Sebelum berangkat kami memang sudah janjian dengan pihak bus buat turun di terminal Ubung, tapi petugas dari terminal Mengwi tidak memperbolehkan kami untuk turun di terminal Ubung, jadi kami terpaksa turun di terminal Mengwi. Setelah ‘tolah-toleh’ beberapa menit kami akhirnya memutuskan untuk menyewa mobil dari terminal Mengwi ketempat tujuan. Akhirnya sekitar pukul 6 pagi kita sampai di tempat penginapan kami, kantor Walhi Bali. (Walhi Bali ini bukan penginapan layaknya hotel atau villa Songgoriti, Walhi adalah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, yang merupakan forum kelompok masyarakat sipil yang terdiri dari organisasi non-pemerintah, kelompok pecintaalam, dan kelompok swadaya masyarakat yang didirikan sebagai reaksi dan keprihatinan atas ketidakadilan dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber-sumber kehidupan, sebagai akibat dari paradigma dan proses pembangunan yang tidak memihak keberlanjutan dan keadilan.) Walhi Bali ini juga biasa digunakan temen-temen Denpasar Kolektif untuk berkumpul juga melakukan kegiatan-kegiatan seperti workshop, pameran, dan lain-lain.

Sesampainya di Walhi saya dan beberapa temen-temen lantas mengistirahatkan badan dan tertidur pulas hingga siang. Kemudian pada sore hari, beberapadari kami ada yang pergi untuk mencari persewaan mobil karena tidak dapat menahan hasrat pengen keluyuran di Bali, tapi hasilnya zonk dan baru bisa nyewa mobil ke-esokan harinya. Jadi kami tetap stay di Walhi nyobain ‘armada’ khas bali sambil ngobrol-ngobrol sama temen-temen disana hingga larut pagi. Sebenernya akan lebih hemat jika kami menyewa mobil dari Malang, karena ketika di Bali kita gak usah bingung-bingung nyewa mobil dan menyewa ini itu tapi hal itu baru kepikiran setelah saya dan temen-temen sudah membeli tiket bus pulang-pergi. Kesalahan memang.

Minggu, 27 januari 2013.Lebih kurang sekitar jam 10 pagi waktu setempat, kami terbangun dan pusgikol. beberapa dari kami ada yang langsung mengambil mobil di persewaan mobil, ada juga yang ngebersihin dan merapikan tempat tidur. Setelah semua beres kami langsung mandi dan menyiapkan segala kebutuhan buat gigs seperti lapakan dan lain-lain, kemudian kami sarapan dari hasil masakan temen-temen Denpasar Kolektif (masakannya mantapppss) dan berangkat menuju venue gigs pertama hari ini (Ternyata venue pertama dipindah karena ada orang meninggal). Sesampainya di venue saya kaget, ternyata di luar perkiraan saya. Venue tempat kami bermain adalah tempat yang view didepan stage nya adalah sawah dan pegunungan. Selain itu disana kita bisa melihat sedikit sunset. Wuah sangat keren! Sekitar sore pukul 6 Bangkit Melawan unjuk gigi, dibuka dengan Tak Kenal Menyerah kemudian track-track mereka seperti Muda Berbahaya dan Amorfati. Untuk Tour kali ini Bangkit Melawan tidak diperkuat oleh personil asli, karena beberapa dari mereka ada keperluan sehingga posisinya digantikan oleh beberapa temen-temen. Oke kembali ke gigs, Crowd agak sepi, hanya sekitar 10 sampai 15 orang yang meramaikan mosphit. Tapi itu bukan masalah, karena kami merasabermain di kotasendiri, itu dibuktikan dengan penyambutan dari temen-temen disitu yang ramah dan sangat terbuka menerima kami. Tidak ada jarak, tidak ada barikade, kami sangat dekat dengan mereka. the thing that stands out the most is the fact that I have met so many awesome people.

Setelah Bangkit Melawan beberapa band tuan rumah perform, saya kehilangan momen ketika band-band tuan rumah tampil karena beberapa alesan saya harus mondar-mandir ke toilet dan beli air mineral. Lantas saya kembali ketika Escape From Hell bersiap-siap di atas panggung. Langsung saja dengan vokalis yang ‘seloworan’ dan banyak 'merongki', Escape From Hell berhasil menghajar crowd dengan music ala Scholastic Deth. Cepat, teriak dan lugas. Next, ada Free Speech. Seperti biasa, show dibuka dengan lagu Have Fun kemudian dilanjutkan dengan nomor-nomor seperti Love is Moment, Pay To Cum, Hate dan lain-lain. Stage dive, circle pit menjadi pemandangan yang sangat keren di tengah-tengah matahari yang mulai turun. Kemudian acara ditutup manis oleh segerombolan pemuda d-beat, Crisis Terror. Kami pun bergegas pulang ke Walhi dan mencari santapan. Sesampainya di Walhi beberapa dari kami ada yang langsung mandi dan istirahat dan adajuga yang melanjutkan keluyuran untuk menikmati suasana malam di Pulau Dewata.

Hari ketiga, seperti biasa kami bangun terlalu siang sekitar pukul 1. Kemudian setelah semua beres sekitar pukul 4 kami bergegas menuju Pantai Serangan untuk sekedar bermain air dan me-rileks-kan diri. Saking asiknya bermain di pantai kami hampir lupa, kalau jam 8 kami harus sudah siap di Twice Bar. Tepat pukul 7 kami langsung kembali ke Walhi kemudian menuju Twice Bar. Ternyata acara baru di mulai sekitar pukul 10 malam. Band yang pertama maen adalah Free Speech, kemudian disusul oleh Ugly Bastard. Band yang digawangi oleh Gilang dan kawan-kawan ini cukup menarik perhatian saya, hardcore/punk cepat ala Discharge dengan lirik protes yang dibawakan mereka sangat awesome. Kemudian acara ditutup dengan penampilan Bangkit Melawan, kali ini sebagai lagu penutup mereka mengcover track dari Ramones, Blitzkrieg Bop.

Setelah gigs di Twice Bar selesai, kami langsung bergegas lagi menuju Walhi karena sebelumnya temen-temen Denpasar Kolektif sudah berpesan kalau habis gigs di Twice Bar mereka akan memasak dan makan-makan bersama di Walhi. Yeaah, beberapa jam kemudian kami sampai dan istirahat sejenak lalu makan.Sangat terasa kekeluargaan nya disini, two thumbs up!

29 januari 2013 pagi hari. kami memutuskan pergi ke pantai sanur untuk melihat sunrise. Sambil menunggu matahari muncul kami ngobrol-ngobrol santai dan beberapa yang lainnya foto-foto buat kenangan sebelum meninggalkan Bali. Ternyata di beberapa pantai di Bali telah dipasang beberapa pipa-pipa besar untuk pembuangan limbah-limbah hotel. Hal ini menyebabkan air laut menjadi tercemar dan sampah-sampah menjadi berceceran di pinggir-pinggir pantai. Setelah sunrise terlihat, kami langsung kembali ke Walhi untuk packing barang-barang kami dan kembali ke kota Malang. 

Akhirnya, tanggal 30 januari 2013 kita sampai di Malang. pengalaman yang sangat menyenangkan selama tour ke Bali, ini tidak akan pernah terlupakan oleh kami. Setidaknya tour ini mengajarkan kami tentang bagaimana menjalin komunikasi, bagaimana membangun komunitas tanpa hirarki, bagaimana membangun keluarga yang didasari oleh sikap harmonis dan sadar posisi…. terimakasih Bali, juga terima kasih kepada kantor Walhi Bali yang tempatnya kami kotori. Terima Kasih Denpasar Kolektif yang mau nerima kami disana, dan tak lupa juga terima kasih buat temen-temen dari Malang yang tinggal di Bali, dan terima kasih buat setiap orang yang membantu acara ini. I may not even know your name but I respect ya all the same coz no matter, in the end, hardcore/punk is just a network of friends.

dari: Prana Okta <captainpranaokta@yahoo.com>

========================================================================
MARI BELAJAR MENULIS GIGS REPORT YUUKKS??....
"Suatu hari kamu datang ke gigs, terus kamu seru-seruan di gigs ... pogo, ketemu temen2 jauh, minum-minum, ketawa ketiwi, liat band yang kamu suka, dan cerita seru lainnya ... setelah itu kamu pasti cerita-cerita seru sama temen-temen kamu tentang apa yang kamu lihat di gigs tadi, dan tanpa kamu sadari kamu telah membuat semacam Gigs Report secara lisan ... nah, kenapa gak kamu coba untuk bercerita lewat tulisan?? ... kami yakin kalian punya potensi kearah sana (menulis) ... kalo kalian tertarik, kami siap menampungnya, kirim aja ke: noiseblast.media@gmail.com ...."

SEKARANGLAH SAATNYA KAMU MENCERITAKAN APA YANG TERJADI SEKELILINGMU ... DAN KAMU PASTI BISA ... SEMANGAT!!

INDONESIA, NEGERI KAYA TAPI HANYA BEBERAPA SAJA YANG KAYA RAYA


Menarik membaca cerita yang di-share seorang teman yang sedang belajar di Singapura. Ia menulis kisah ini di wall Facebook-nya. Meskipun kisah ini sering juga dijumpai di berbagai tempat, termasuk melalui pesan berantai dengan sedikit versi yang berbeda dari sumber yang tidak jelas, namun bagi saya menjadi sebuah cermin untuk melihat potensi diri sebagai orang Indonesia yang didukung kekayaan alam yang melimpah ruah dan selalu menjadi incaran banyak orang. Berikut ini ceritanya ...

Suatu pagi, kami menjemput seorang klien di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Si Bapak adalah pngusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu & english, beliau menceritakan pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda. Beliau berkata,”U’re country is so rich!” Ah biasa banget denger kata-kata itu.

Tapi tunggu dulu. “Indonesia doesn’t need the world, but the world needs Indonesia,” lanjutnya. “Everything can be found here in Indonesia, U don’t need the world.” “Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yg butuh Indonesia!

Singapura is nothing, we can’t be rich without Indonesia. 500.000 orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan. Bisa terbayang uang yang masuk ke kami. Apartemen-apartemen terbaru kami yang beli orang-orang Indonesia, ga peduli harga selangit, laku keras. Lihatlah RS kami,orang Indonesia semua yang berobat. Trus,kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya, bener-benar panik. Sangat terasa,we are nothing. Kalian tau kan kalo beberapa waktu lalu dunia krisis beras, termasuk di Singapura dan Malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras.

Lihatlah negara kalian! Air bersih di mana-mana. Lihatlah negara kami! Air bersih pun kami beli dari Malaysia. Saya ke Kalimantan pun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang jual cuma Rp 3 ribu/kg ke pabrik China, si pabrik jual kembali seharga Rp 30 ribu/kg. Saya lihat ini sebagai peluang.

Kalian sadar tidak kalo negara-negara lain selalu takut meng-embargo Indonesia! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak diembargo. Harusnya KALIANLAH YG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dr petani-petanimu sendiri. Belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik sendiri. Tak perlu impor kalau bisa produksi sendiri. Jika kalian bisa mandiri,bisa MENGEMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD!! (dimdjoen)

NBR 014/2013 THREE NOISEKETEERS split DIGI DIGI CRAZY/TROCOMORDEDOR/MACHINE-GRIND ERECTION




THREE NOISEKETEERS split DIGI DIGI CRAZY/TROCOMORDEDOR/MACHINE-GRIND ERECTION
Released: March 17, 2013
Label: NoiseblastMedia
Country: Indonesia/Chile

Tracklist:
01 DIGI DIGI CRAZY - WOW Extreme
02 DIGI DIGI CRAZY - Auto Digital Killer Machine
03 DIGI DIGI CRAZY - Bombkick For Gov
04 DIGI DIGI CRAZY - Taiwa Kill
05 DIGI DIGI CRAZY - Appcrash is shit
06 DIGI DIGI CRAZY - Ada Hikmah dibalik setiap kejadian
07 TROCOMORDEDOR - Cerdos y cerdos para los Cerdos
08 TROCOMORDEDOR - Anti-Musica Anti-Estereotipos
09 TROCOMORDEDOR - BieNvenidos Malvestidos
10 TROCOMORDEDOR - Amarillo y Azul = Tonto (Ula ula Cop Bastard)
11 TROCOMORDEDOR - El Efecto Estado (Tortura)
12 TROCOMORDEDOR - Que no Sufra (Me cago en el Noise)
13 MG ERECTION - 120 km an Hours Sperm Blasting
14 MG ERECTION - Breaking The Code Of Fast Orgasm
15 MG ERECTION - Pornopolis Express
16 MG ERECTION - Fast Fart Fuck
17 MG ERECTION - Hypersex Bollock Boy
18 MG ERECTION - A Flying Cock That Failed Landing

YAHUDI BUKAN ZIONIS


Kata Pengantar

Sesuatu yang selalu salah diartikan menyeret sebagian dari kita untuk membenci tanpa alasan yang kuat. Cuma karena doktrin yang disebarkan secara searah dan langsung tanpa ada pertanggung jawaban narasumber yang jelas dan akurat membuat ini menjadi semacam KEBENCIAN YANG HAMBAR. Kita gak sadar seperti dibenturkan antar sesama, dipaksa saling bunuh oleh "Sang Dalang" dari "Permainan" ini. Dan kali ini kami coba untuk angkat sesuatu yang sumbernya justru bisa kami katakan 'lebih tepat' untuk menengahi apa yang telah menjadi 'momok' wacana kebencian yang selama ini digembar gemborkan sebagian pemimpin kita. Dan bacaan dibawah ini bukanlah hal mutlak benar adanya, tapi ini masih bisa dikembangkan lagi menjadi lebih luas lagi. (NoiseblastMedia)

Membedakan Yahudi dan Zionisme

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sikap toleransi yang wajib diperlihatkan kaum Muslimin terhadap orang-orang ahli kitab telah terbukti sepanjang sejarah Islam. Selama berabad-abad, umat Islam memperlakukan kaum Yahudi dengan sangat bersahabat dan mereka menyambut persahabatan ini dengan kesetiaan. Namun, hal yang telah merusak keadaan ini adalah Zionisme.

Zionisme muncul pada abad ke-19. Dua hal yang menjadi ciri menonjol Eropa abad ke-19, yakni rasisme dan kolonialisme, telah pula berpengaruh pada Zionisme. Ciri utama lain dari Zionisme adalah bahwa Zionisme adalah ideologi yang jauh dari agama. Orang-orang Yahudi, yang merupakan para mentor ideologis utama dari Zionisme, memiliki keimanan yang lemah terhadap agama mereka. Bahkan, kebanyakan dari mereka adalah ateis. Mereka menganggap agama Yahudi bukan sebagai sebuah agama, tapi sebagai nama suatu ras. Mereka meyakini bahwa masyarakat Yahudi mewakili suatu ras tersendiri dan terpisah dari bangsa-bangsa Eropa. Dan, karenanya, mustahil bagi orang Yahudi untuk hidup bersama mereka, sehingga bangsa Yahudi memerlukan tanah air tersendiri bagi mereka.

Hingga saat kemunculan Zionisme di Timur Tengah, ideologi ini tidak mendatangkan apapun selain pertikaian dan penderitaan. Dalam masa di antara dua perang dunia, berbagai kelompok teroris Zionis melakukan serangan berdarah terhadap masyarakat Arab dan Inggris. Di tahun 1948, menyusul didirikannya negara Israel, strategi perluasan wilayah Zionisme telah menyeret keseluruhan Timur Tengah ke dalam kekacauan.

Titik awal dari Zionisme yang melakukan segala kebiadaban ini bukanlah agama Yahudi, tetapi Darwinisme Sosial, sebuah ideologi rasis dan kolonialis yang merupakan warisan dari abad ke-19. Darwinisme Sosial meyakini adanya perjuangan atau peperangan yang terus-menerus di antara masyarakat manusia. Dengan mengindoktrinasikan ke dalam otak mereka pemikiran “yang kuat akan menang dan yang lemah pasti terkalahkan”, ideologi ini telah menyeret bangsa Jerman kepada Nazisme, sebagaimana orang-orang Yahudi kepada Zionisme.

Kini, banyak kaum Yahudi agamis, yang menentang Zionisme, mengemukakan kenyataan ini. Sebagian dari para Yahudi taat ini bahkan tidak mengakui Israel sebagai negara yang sah dan, oleh karenanya, menolak untuk mengakuinya. Negarawan Israel Amnon Rubinstein mengatakan: “Zionisme adalah sebuah pemberontakan melawan tanah air (Yahudi) mereka dan sinagog para Pendeta Yahudi”. (Amnon Rubinstein, The Zionist Dream Revisited, hlm. 19)

Pendeta Yahudi, Forsythe, mengungkapkan bahwa sejak abad ke-19, umat Yahudi telah semakin jauh dari agama dan perasaan takut kepada Tuhan. Kenyataan inilah yang pada akhirnya menimpakan hukuman dalam bentuk tindakan kejam Hitler (kepada mereka), dan kejadian ini merupakan seruan kepada kaum Yahudi agar lebih mentaati agama mereka. Pendeta Forsythe menyatakan bahwa kekejaman dan kerusakan di bumi adalah perbuatan yang dilakukan oleh Amalek (Amalek dalam bahasa Taurat berarti orang-orang yang ingkar kepada Tuhan), dan menambahkan: “Pemeluk Yahudi wajib mengingkari inti dari Amalek, yakni pembangkangan, meninggalkan Taurat dan keingkaran pada Tuhan, kebejatan, amoral, kebiadaban, ketiadaan tata krama atau etika, ketiadaan wewenang dan hukum.” (Rabbi Forsythe, A Torah Insight Into The Holocaust, http://www.shemayisrael.com/rabbiforsythe/holocaust.)

Zionisme, yang tindakannya bertentangan dengan ajaran Taurat, pada kenyataannya adalah suatu bentuk fasisme, dan fasisme tumbuh dan berakar pada keingkaran terhadap agama, dan bukan dari agama itu sendiri. Karenanya, yang sebenarnya bertanggung jawab atas pertumpahan darah di Timur Tengah bukanlah agama Yahudi, melainkan Zionisme, sebuah ideologi fasis yang tidak berkaitan sama sekali dengan agama.

Akan tetapi, sebagaimana yang terjadi pada bentuk-bentuk fasisme yang lain, Zionisme juga berupaya untuk menggunakan agama sebagai alat untuk meraih tujuannya.

Penafsiran Taurat yang Keliru oleh Kaum Zionis

Taurat adalah kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa. Allah mengatakan dalam Alquran: “Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),...” (QS. Al-Maa-idah, 5:44). Sebagaimana pula dinyatakan dalam Alquran, isi Taurat di kemudian hari telah dirubah dengan penambahan perkataan manusia. Itulah mengapa di zaman sekarang telah dijumpai “Taurat yang telah dirubah”.

Namun, pengkajian terhadap Taurat mengungkap keberadaan inti ajaran-ajaran Agama yang benar di dalam Kitab yang pernah diturunkan ini. Banyak ajaran-ajaran yang dikemukakan oleh Agama yang benar seperti keimanan kepada Allah, penyerahan diri kepada-Nya, bersyukur kepada-Nya, takut kepada Allah, mencintai Allah, keadilan, cinta, kasih sayang, menentang kebiadaban dan kedzaliman tertulis dalam Taurat dan bagian-bagian lain dari Kitab Perjanjian Lama.

Selain itu, peperangan yang terjadi sepanjang sejarah dan pembantaian yang terjadi ini dikisahkan dalam Taurat. Jika seseorang berniat untuk mendapatkan dalil – meskipun dengan cara membelokkan fakta-fakta yang ada – untuk membenarkan tindakan keji, pembantaian dan pembunuhan, ia dapat dengan mudah mengambil bagian-bagian ini dalam Taurat sebagai rujukan untuk kepentingan pribadinya. Zionisme menempuh cara ini untuk membenarkan tindakan terorismenya, yang sebenarnya adalah terorisme fasis, dan ia sangat berhasil. Sebagai contoh, Zionisme telah menggunakan bagian-bagian yang berhubungan dengan peperangan dan pembantaian dalam Taurat untuk melegitimasi pembantaian yang dilakukannya terhadap warga Palestina tak berdosa. Ini adalah penafsiran yang tidak benar. Zionisme menggunakan agama sebagai alat untuk membenarkan ideologi fasis dan rasisnya.

Sungguh, banyak orang-orang Yahudi taat yang menentang penggunaan bagian-bagian Taurat ini sebagai dalil yang membenarkan pembantaian yang dilakukan terhadap warga Palestina sebagai tindakan yang benar. The Neturie Karta, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks anti Zionis, menyatakan bahwa, nyatanya, “menurut Taurat, umat Yahudi tidak diizinkan untuk menumpahkan darah, mengganggu, menghina atau menjajah bangsa lain”. Mereka menekankan lebih jauh bahwa, “para politikus Zionis dan rekan-rekan mereka tidak berbicara untuk kepentingan masyarakat Yahudi, nama Israel telah dicuri oleh mereka”. (Rabbi E. Schwartz, Advertisement by Neturei Karta in New York Times, 18 Mei 1993)

Dengan menjalankan kebijakan biadab pendudukan atas Palestina di Timur Tengah dengan berkedok “agama Yahudi”, Zionisme sebenarnya malah membahayakan agama Yahudi dan masyarakat Yahudi di seluruh dunia, dan menjadikan warga Israel atau Yahudi diaspora sebagai sasaran orang-orang yang ingin membalas terhadap Zionisme. (sumber).

MENIKMATI KESEDERHANAAN


Malam telah larut, suasana menjadi sepi hanya beberapa orang yang lalu lalang di gang kenanga yang sempit itu. Dengan langkah pelan, Parjo melangkah menuju rumahnya. Tangan kanannya menggenggam bungkusan kresek hitam. Pikirannya melayang memikirkan anak sulungnya yang sebentar lagi masuk SMP. Memang katanya pendidikan sudah gratis untuk sekolah negeri. Namun pada prakteknya banyak pungutan sana-sini dengan berbagai alasan. Sementara anak bungsunya merengek minta sepatu baru karena sepatu lamanya sudah jebol.

ilustrasi saja
Sesaat kemudian sampailah ia di depan sebuah rumah kontrakan kecil merukuran 3×12 meter. Lampu depan terlihat masih menyala tampaknya istrinya belum tidur.

“Assalamualaikum”

“Waalaikumsalam” jawab seorang wanita dari dalam.

Pintu terbuka, tampak seorang wanita berumur sekitar 35 tahun mengenakan daster lusuh. “Tumben kok pulang malam Bang?” tanya Siti istrinya. “Iya ngejar setoran, hari ini sepi penumpang udah banyak orang yang pake sepeda motor. Anak-anak sudah pada tidur?”

“Sudah Bang, mungkin mereka kelelahan setelah nonton karnaval di alun-alun tadi sore. Aku buatin kopi ya Bang”

“Ya…jangan terlalu manis, kan ada kamu”

“Ih Abang bisa aja..”

Parjo duduk di sofa tua sambil memandangi istrinya yang menghilang dibalik tirai ruang tengah. Dalam hati ia merasa bersyukur punya istri seperti Siti. Ia begitu setia menemaninya, rela hidup sederhana, tinggal di kontrakan sempit bersama kedua anaknya. Sehari-hari Siti bekerja membersihkan kos-kosan mahasiswa di gang sebelah. Setelah itu ia menjahit sprei borongan di rumahnya. Hasil dari pekerjaan itu hanya cukup untuk memberi uang saku anak-anaknya.

“Nih Bang kopinya” kata Siti sambil meletakkan secangkir kopi di meja.

“Makasih Dik, Oh iya aku punya sesuatu untukmu” kata Parjo sambil mengulungkan bungkusan plastik kresek hitam ke Istrinya.

“Apa ini Bang?”

“Udah buka aja”

Siti membuka bungkusan plastik kresek tersebut. Sebuah kerudung paris berwarna biru dengan renda-renda sederhana di pinggiran yang membuatnya tampak indah. Parjo mendapatkan kerudung tersebut dari Mbak Sri tukang kredit keliling yang jadi langganan angkotnya dengan pembayaran dicicil sebanyak tiga kali.

Mata Siti tampak berbinar, sudah lama ia mengidam-idamkan kerudung paris yang halus seperti ini. Biasanya ia cuma pakai kerudung biasa, kalaupun kerudung paris paling yang KW2 yang tipisnya mirip kain penyaring ampas tahu. Baginya kebutuhan anak-anaklah yang diutamakan. Soal pakaian Ia dan Parjo bisa cari yang murah-murahan. Entah darimana Parjo tahu keinginan Siti ini.

“Makasih Bang, Abang dapat ini darimana? Apa nggak kemahalan? Gimana dengan sepatu Dika yang sudah rusak?” Siti memberondong suaminya.

“Sudahlah, nggak usah dipikir abang dapet ini dengan cara halal kok, soal sepatu si Dika abang udah cari di pasar tapi stoknya habis lagian besok hari libur jadi nggak keburu-buru. Besok tepat 13 tahun pernikahan kita, anggap saja ulang tahun kecil-kecilan. Maaf, Abang cuma bisa ngasih itu, Abang lihat setiap kamu lewat Tokonya Bu Risma selalu melihat kumpulan kerudung di manekin, semoga kamu suka.”

“Makasih Bang, ternyata abang masih inget. Iya saya kepengin punya kerudung yang halus kayak gini, tapi kan kebutuhan anak-anak lebih penting Bang. Dika butuh sepatu baru sedangkan Bayu sebentar lagi SMP.” air mata bening meleleh dari sudut mata Siti. Ia tak mampu menahan haru. Di tengah-tengah kesulitan hidup yang mereka alami, suaminya masih sempat memperhatikannya. Ia rebahkan kepalanya di dada suaminya.

“Sudahlah tak usah terlalu dipikirkan. Anak itu rejeki dari Tuhan, setiap anak lahir dengan membawa rejekinya masing-masing. Percayalah Tuhan sudah mempersiapkan rejeki untuk kita esok hari asal kita mau berusaha. Janganlah ketakutanmu akan masa depan membuatmu tak menikmati hari ini. Tetap berusaha dan optimis namun jangan terlalu tegang. Seandainya Tuhan menggariskan keadaan kita akan seperti ini selamanya, lalu kapan kita dapat menikmati hidup jika kita terlalu tegang”.

Siti merasa tenang mendengar penuturan Parjo. Kata-kata suaminya telah menguatkan mentalnya kembali. Memang selama ini ia terlalu memikirkan kedua anaknya hingga ia sering lupa mengurus dirinya sendiri. Badannya kurus, wajahnya terlihat lebih tua dari usianya. Berbeda sekali ketika baru saja menikah. Parjolah yang sering mengingatkannya agar tidak terlalu tegang.

“Besok bangunkan anak-anak lebih pagi. Kita jalan-jalan ke pasar pagi di alun-alun, jangan lupa kerudungnya dipakai biar tambah cantik” kata Parjo sambil tersenyum.

“Emang Abang nggak narik Bang?”

“Hadeeeh. Narik kan bisa siangan dikit, sekali-kali jalan-jalan mumpung anak-anak lagi libur. Dah, tidur dulu sudah malam, jangan sampai besok bangun kesiangan”

Mereka kemudian beranjak dari tempat duduknya. Siti mematikan lampu ruang tamu kemudian mereka bersama-sama menuju kamar untuk mengarungi mimpi menyambut esok hari. 

Jagatawangawang,09022013

penulis: Cah Kuper

KARNAVAL HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL



Gabungan Berbagai Organisasi Perempuan, Mahasiswa, Organisasi Sipil,Buruh Peringatan Hari Perempuan Sedunia: Ribuan perempuan akan berkumpul dan mengadakan Aksi Bersama Bertajuk: "Karnaval Perempuan Melawan Kekerasan, Diskriminasi dan Pemiskinan Perempuan" dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia 8 Maret 2013.

Karnaval akan dilakukan secara longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia, menuju kementrian-kementrian RI untuk menagih janji pada pemerintah dan diakhiri dengan menagih janji pada presiden di istana.
Konsep menagih janji ini sesuai dengan Tema Hari Perempuan sedunia " Promise is promise" ( Janji adalah Janji).

Karnaval Perempuan ini juga akan dilakukan dengan berbagai atraksi: tari, performance, orasi perempuan, mural, musik jalanan, flashmob, dll untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama melawan kekerasan, diskriminasi dan pemiskinan perempuan.

Karnaval perempuan akan kami lakukan pada:

Hari/tgl: Jumat, 8 Maret 2013
Waktu : Jam 13.00 Wib s/d selesai
Tempat: Longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana.

Agenda:
Titik awal Karnaval di Bundaran Hotel Indonesia, akan berhenti di Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Kementrian Perhubungan, Kementrian Kominfo menuju Istana.

Performance:
  1. Orasi Perempuan: Rieke Dyah Pitaloka, Ayu Utami, 
  2. Pembacaan Puisi Perempuan: Helga Worotidjan, Zely Ariane, Valentina Sega
  3. Musikalisasi : Sahat Tarida
  4. Flashmob: One Billion Rising
  5. Zombie Dance bersama Novie
  6. Musik Komunitas Tugu Proklamasi PKBI
  7. Musikalisasi Puisi: Komunitas Tembok Universitas Negeri Jakarta 
  8. Mural Perempuan.
  9. Puisi dan Orasi, Pernyataan dan Ekspresi seni/kata oleh peserta Aksi Bersama

Sebelum Pelaksanaan Karnaval Perempuan, lebih dahulu kami akan melakukan konferensi Pers yang akan kami lakukan pada:

Hari/tgl: Kamis, 7 Maret 2013
Waktu: Jam 11.00 Wib
Tempat: LBH Jakarta- Jl. Diponegoro, Jakarta.

Besar harapan kami masyarakat luas, para aktivis, Jurnalis bisa datang dan bergabung di acara ini.

Terimakasih untuk segala dukungannya.

Salam,


Komite Aksi Hari Perempuan Sedunia ::

Jala PRT, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Perempuan Mahardhika, LBH Jakarta, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kapal Perempuan, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), ILRC, One Billion Rising, Pembebasan, Progresif, Kajian Gender UI, Jari PPTKILN, Yayasan Solidaritas Indonesia untuk Kemanusiaan (YSIK), Hivos, Forum Buruh Lintas Pabrik (FBLP), Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI), PBHI Jakarta, Forum Masyarakat Kota Jakarta (FMKJ), Somasi- Universitas Nasional, Migrant Care, Mitra Inti, Kontras, Jaringan Solidaritas Korban untuk Kemanusiaan (JSKK), Institut Perempuan, New Land Community (NLC), ICRP, Korps PMII, Aliansi Sovi (Solidaritas untuk Luviana), Keppak Perempuan, Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI), SAPA Indonesia, Trade Union Right Center (TURC), PMII, KAUKUS PEREMPUAN POLITIK INDONESIA, Pergerakan Indonesia, BEM Universitas Tarumanegara, Media Legal.

KITA SEMUA TERLAHIR GELISAH. DAN KALIAN TAU APA YANG DILAKUKAN PARA PEMASAR TERHADAP KITA??


Jumat malam minggu kemarin, terdampar karena hujan deras di salah satu pusat service gadget /elektronik di bilangan mega kuningan, bersama seorang teman lama yang mulai intense lagi menjalin contact beberapa minggu lalu. Hujan yang terasa akan awet ini membuat saya mencoba mencari beberapa bahan obrolan yg juga kira-kira akan menstimuli sebuah percakapan yang awet pula. Kebetulan teman saya ini beragama budha. Jadi saya mulai saja dengan one basic question, cerita dong sedikit aja, apa sih filosofi yang diajarkan oleh budhism. 

Dan diantara gemerlap lampu etalase yang bercampur dengan diversifikasi high heels para wanita mandiri pekerja kantoran, dicumbui peluh para petugas keamanan komplek yang riuh redam ditelan ritual macet, teman saya mulai bercerita.. Di bibir drop off taksi dia bersemangat.

Saya rangkumkan untuk kamu ya. Dalam budhism, menurutnya ada beberapa fase dalam kehidupan, namun yang cukup menarik adalah 3 fase besar yang akan saya simpulkan dan rangkaikan sesuai dengan kebutuhan penjabaran saya mengenai anxiety dan desire ini.


(FASE HEWAN – FASE MANUSIA – FASE SPIRITUAL).


Menurutnya, di dalam dunia hewan tidak ada kecemasan, tidak ada anxiety, tidak ada keresahan. Karena mereka akan menjadi sebagaimana mereka diciptakan. Makan, minum, berburu, hibernasi, bertelur ataupun menyusui. Mereka hidup dan lalu kemudian mati, mati karena populasi mangsa alami mereka hilang, mati karena sakit, di mangsa predator alami, mati di konsumsi manusia, atau mati terseleksi alam.. Mereka tidak perlu menjadi “mereka”.
Mereka terlahir demikian dan demikian lah adanya..tidak ada keinginan untuk menjadi sesuatu yang bukan mereka. Seekor domba adalah seekor domba, dan seekor harimau adalah seekor harimau, seekor domba tidak akan pernah menginginkan untuk menjadi seekor harimau, begitupun sebaliknya. Mereka tidak diliputi konsep to be or not to be, mereka tidak terpaut oleh hasrat-hasrat menjadi sesuatu yang bukan diri mereka, mereka tidak dibelenggu oleh term-term pembentukan dan pengelolaan image, karena tanpa ada atau tidak adanya keterlibatan, “mereka akan menjadi mereka”, harimau adalah harimau dan domba adalah domba,  mereka tidak dipengaruhi oleh kewajiban untuk bertata krama atau ber pantas-tidak pantas di tengah masyarakat. Mereka tidak perlu mengikuti perkembangan fashion terbaru untuk bisa diterima di dalam kelompoknya. Keinginan-keinginan yang mereka miliki adalah murni keinginan yang dipautkan ke dalam mereka secara alamiah. By nature, seekor harimau akan memiliki keinginan untuk berburu.


kecakapan tubuh yang ia miliki akan menunjang keinginan (nature design nya) untuk menjadi pemburu yang handal..), seekor domba tidak akan menyempatkan waktu 2 jam sampai 3 jam sehari berkutat di gym untuk workout membentuk dan atau merubah kecakapan tubuhnya untuk menjadi seperti Harimau. Domba akan bertahan hidup dengan cara nya, dan begitu juga dengan seekor harimau..


Jika kamu berpendapat bahwa hewan pun memiliki keinginan-keinginan layaknya manusia, mungkin ini akibat dari komodifikasi kisah-kisah fabel (fabel : cerita yang menceritakan kehidupan hewan yang berperilaku menyerupai manusia) yang seringkali di ceritakan pada kita semasa kanak-kanak. Saat kita diajarkan bahwa hewan-hewan memiliki kharakteristik watak/perangai yang bisa diasosiasikan pada sifat-sifat yang dimiliki manusia, burung hantu – bijaksana, singa – pemberang, musang – Lihai cenderung ke licik, atau apaun..
Berbeda dengan dunia hewan, dunia manusia adalah tempat dimana anxiety, atau keresahan dilahirkan…manusia dituntut untuk menjadi sesuatu yang terkadang bukan diri nya sendiri. kita dihantui oleh konsep-konsep to be or not to be, akan menjadi apa kita nanti, menjadi ini? atau menjadi itu? Sejak kecil kita telah di insisi oleh pertanyaan-pertanyaan, ingin jadi apa kita nanti setelah tumbuh dewasa? Kita diwajibkan untuk memiliki cita-cita, seiring dengan bertambahnya usia, kita akan diajarkan untuk mengerti dan memahami serangkaian panduan (do and dont’s) untuk mencapai cita-cita yang kita inginkan (yang mostly diarahkan oleh orang tua dan society).


Kita sulit diberi ruang untuk benar-benar menjadi diri kita sebenar-benarnya.  Benar-benar diberi ruang untuk memilih apa yang kita inginkan.. kehidupan memaksa kita untuk mencerna semua nya..(preferensi kelompok, aturan, konsep benar dan salah, tata krama, hukum negara, peraturan di rumah, bla ini, bla itu dan apapun)..terkadang apa yang dipaksakan atau diajarkan kepada kita, tidak sepenuhnya kita amini di dalam hati. Hal ini memposisikan kita untuk senantiasa berada di tengah persimpangan di antara semua kemungkinan yang terbuka. Dan memilih salah satu dari pilihan tersebut akan menimbulkan efek kontradiktif bagi pilihan yang lain. Pilihan A yang kita pilih memunculkan ketakutan bahwa barang kali apa yang kita pilih ternyata adalah sebuah kesalahan di kemudian waktu, dan ternyata pilihan B yang kita tinggalkan jangan-jangan justru adalah sebuah kebenaran. Vice versa. Berkebalikan dan begitu seterusnya.

Ditengah kegamangan kita.. muculah suara-suara ini, yang berteriak memanggil-manggil.. Orang tua mu berkata.. jangan disana, mereka tidak baik untuk mu.Teman-teman mu berkata, pergi bersama kami..mereka (orang tua mu) tidak benar-benar pedulli kepada mu..

Mari datang kesini, jalan ini yang baik. muncul suara di sebuah sudut  bersahutan dengan suara lain di seberang sana,tidak jangan kesana, mereka salahIkuti kami. Jalan kamilah yang paling benar. Agama, Islam, Hindu, Budha, Kristiani dan bermacam aliran kepercayaan yang muncul di dalam kehidupan dunia manusia..

Kita yang kebingungan lalu terpaku, terdiam ditengah persimpangan ini. Pertanyaan pun bergulir di dalam benak kita. Siapa yang harus kita ikuti? Siapa yang harus kita dengarkan dan kita percayai? Bagaimana kita bisa dengan pasti mengetahui bahwa apa yang kita pilih adalah suatu kebenaran? Bagaimana jika mereka salah? Benak kita merancukan celoteh kecurigaan yang segera berkolaborasi dengan ketakutan yang muncul sebagai nature dari ketidakpastian dan lalu meninggalkan kita dalam kondisi resah yang luar biasa.. great suspicion, great doubt, great anxiety.

Lalu jauh dalam kegilaan kita berujar..haruskah kita kembali saja.. kembali menjadi hewan. Merenggut buruan kita dengan liat dan mencabik isi perutnya dengan semau kita..lalu menjilat dan menikmati setiap tetes darah yang keluar dari pembuluh yang tercabik..kemudian berlalu pergi tanpa beban.. dan apakah ini, menjadi hewan kinda things ini akan mampu menyelamatkan kita (manusia) dari kondisi so-called the great anxiety ini?

Tiba-tiba *Snap*, mata saya terpejam dan benak saya merancu cepat singgah di tengah-tengah cluster memori, saat histeria kumpulan jemaat yang menggemakan Katarsis berselaput puja-pujian bertemu dengan dentuman audio-visual sekelas event david guetta di Djakarta Warehouse Project.. Mereka liat terhanyut dalam lantunan khotbah dan rintihan orkestra senadung dewa-dewi. Mengangkat kedua tangan mereka sambil bersorak-soray seolah melafalkan “BEHOLD..HERE COMES OUR SAVIOUR”

Bukan-bukan.. saya bukan sedang mengikut ESQ atau upacara ritual cult aliran kepercayaan baru. Ini kalau tidak salah adalah acara konferensi tahunan para pemasar yang diselenggarakan oleh salah satu consulting firm di bidang pemasaran cukup terkemuka di kota saya.  Dan disinilah panjang lebar penjelasan teman saya yang seorang budhist itu menemukan pembenaran nya.. Disini pula untuk pertama kalinya saya mengetahui bagaimana para pemasar ini telah lebih dahulu mengetahui dan membaca gelagat kegelisahan (Anxiety) yang kita semua rasakan, mempelajari nya dengan seksama dan kemudian merumuskan sebuah metode-metode untuk mentransformasi ANXIETY tersebut menjadi apa yang dinamakan dengan DESIRE… Hasrat untuk membeli..hasrat untuk mengkonsumsi.. Dan saya merasa ZONK sekali mengetahui hal ini..


(tat-taratat-tat-tat* Tarik tirai, bunyi suara terompet) we welcome you* take a bow untuk para ceo dan pemasar ulung berjubah musang ,berkalung surban ala sufi, dengan erat segenggam kitab berisi jutaan trik psikologi, bergelar sang juru selamat.. Para messiah perangkat survey. Para penginjil kultus merek dan craftmenship yang gentayangan seperti seven-eleven. memberikan kita sejumput rasa nyaman dan perasaan akan penerimaan yang kental seperti duduk di sofa ruang tengah bersama keluarga.

Mereka masuk, menghunus tepat dijantung titik terapuh dan fundamental dari diri kita. Mereka menyusupi kegelisahan kita.. mereka mengkomodifikasi keresahan kita. Memanipulasi kekhawatiran dan rasa takut. Mereka membasuh tangis dan kegalauan kita dengan ilusi ketenangan selevel senandung nina bobo ibu muda di penghujung malam yang syahdu.  Mereka berbisik di telinga kita seperti desahan mesra seorang kekasih…tenang ya dear.. semua akan baik-baik saja…, kamu akan segera diselamatkan..tidak akan ada yang salah dari diri kamu jika.. ya,jika..


Jika saja kamu memakai parfum ini, jika kamu membeli kosmetik ini, jika kamu menggunakan sepatu ini.. maka kamu akan terlihat cantik, tampan, atau apapun yang kamu inginkan. As you wish dear, tapi yang pasti kamu akan terlihat sesuai untuk bersanding bersama mereka (para supermodel, para teen idols dan manusia sempurna versi pemasar)..kamu pasti akan diterima dalam society, bahkan dengan label-label yang pasti akan kamu sukai. Fashionista, Indy moguls, Club hoppers, Young and Famous, Sosialita atau apapun, you name it. Tidak perlu berterima kasih dear, anggap saja itu bonus…Semua nya pasti akan mudah.. Semuanya akan baik-baik saja..percayalah dear. Kami tidak bermaksud jahat terhadap kamu. Kami hanya ingin kamu terlihat lebih baik, lebih cantik, lebih berkilau, lebih bidang, lebih girly, lebih manly..dan lebih lainnya. That’s because we care about you..that’s because we love you more than you know. Tidak akan ada yang salah dari diri kamu setelahnya..



Dan apa yang benar-benar terjadi..


Kamu berkerja siang dan malam, kesakitan mu semakin parah hari demi hari..kepedihan berulang-ulang yang lalu terbasuh dengan kesenangan singkat yang juga berulang. lalu muncul perasaan merasa bersalah ini..yang lebih mirip seperti abstraksi penyesalan dari ketidakmampuanmu menahan libido untuk mengkonsumsi.. tapi toh ini kan demi menghilangkan kegelisahan itu. Demi terbebas dari anxiety itu. Jadi kenapa harus merasa bersalah.


Membuatmu lebih tenang melewati setiap bulan, dalam belenggu rutinitas dan penyeragaman bawah sadar dalam tirani office hour. Jeritan mu terbasuh setetes nominal dan program-program promo se-tempting terbang murah bersama di airasia.com. Dan akhirnya termanifesto pada wall of fame koleksi slip gaji,dan beberapa lembar tagihan kartu kredit yang sepertinya tidak pernah lunas.

Dan..entah hilang sudah penat yang 26 hari kerja itu. melebur dalam akuisisi jiwa mu yang mirip penertiban pedagang kaki lima tapi sepersuasif upaya lobbying seorang missionaris.
Kegelisahanmu terbasuh nominal yang bertambah setiap habis bulan dan habis kembali setiap awal bulan. Rekening hello goodbye, yang tiap muncul langsung di rampas untuk menyumpal lubang-lubang kegelisahan dan keresahan di diri kamu. 

Bulan ini, pokoknya wajib punya christian louboutin yang model itu. Bulan depan mau tas hermes yang model itu.. couple months of bone slamming hard work (baca : kerja - keras banting - tulang), top to toe akhirnya komplit sudah. Seharusnya semua sudah beres kan. You supposed to look awesome dong. Dan keresahan nya hilang dong..  Wait-wait..tapi tunggu dulu.. siapa dalam pantulan cermin itu, seonggok daging padat dan gembul berbalut semua aksesori mewah ini.. “saya masih kurang pantas..betis saya masih kurang kecil untuk dipangku oleh christian louboutin ini.. lengan saya masih terlalu besar mengepit sang hermes..” kamu berkata.. Dan pada saat itu pula..another anxiety has arrived at your very door again.. dan sekarang yang kamu butuhkan mungkin adalah sedikit advice dari dokter grace (shape indonesia), dengar dari seorang teman katanya dia cukup mumpuni mengkebiri timbunan lemak yang bercokol di tubuh. 2-3 kali kontrol ditambah cardio rutin tiap sore di fitness center terdekat, rasanya cukup efektif untuk menghilangkan keresahan-keresahan yang berakar di pikiran kamu.


Ternyata tetap saja muncul kegelisahan dan keresahan itu.. merangkak tertatih tapi pasti dibawah selimut rasionalitas dan rencana-rencana investasi masa depan.  Siap menerkam mu tiap kali mata mu terpejam..


Nb : Habis ini,  mungkin kamu bisa menonton film “Requiem for a dream” yang di adaptasi dari novel karya hubert selby, Jr. untuk mendapatkan mood bagaimana mengerikan nya visualisasi dari kegelisahan dan keresahan yang terbasuh oleh desire yang bersifat artificial itu terjadi di tengah kehidupan kita.

(Ayudhia Virga)

 
Bagikan