artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

BELAJAR TEKNIK VOKAL ALA GRINDCORE/DEATH METAL (Part I - Growling)


By on 24.2.14

Halo ... pada artikel ini saya mencoba untuk menjelaskan bagaimana kita menggunakan karakter vocal yang kasar atau dengan kata lain vocal yang gak bersih atau parau atau seperti yang digunakan band-band Death Metal/Grindcore pada umumnya. 

Oke. Mari kita mulai dengan tanpa asap rokok, ya paling enggak dikurangi dulu ngerokoknya ya, karena anda akan berhadapan dengan tehnik vocal yang sangat menguras kinerja tenggorokan anda. Kalopun anda memaksa untuk merokok dan berteriak-teriak, ya terserah si. Tapi saya tidak menjamin setelah anda membaca dan mempraktekan tulisan ini anda akan bisa berteriak lagi atau bahkan bicara sekalipun hehehe. 

Langka pertama sebelum anda memulai berteriak dengan suara yang nantinya sulit dicerna pendengar (beda sama nyanyi merdu soalnya hhe), anda harus kudu mesti ngerti dulu tentang sistem pernafasan dengan benar (kalopun gak bener-bener amat, setidaknya tau dan ngerti lah ...).


Begigi ... eh begini maksudnya ... sebagian besar orang bernapas dengan paru-paru. Tetapi jika Anda ingin bernyanyi (bernyanyi dengan cara apapun, tidak hanya di vokal yang keras), Anda harus bernapas dengan diafragma (diafragma thoraks harus tepat). Diafragma memisahkan rongga dada (jantung, paru-paru & tulang rusuk) dari rongga perut dan melakukan fungsi penting dalam respirasi Untuk informasi lebih lanjut silahkan cari di internet atau baca buku yang berkaitan dengan sistem pernafasan. Jadi, langka paling awal adalah, cobalah untuk menghirup udara ke diafragma Anda, letaknya dibagian perut Anda. Ketika Anda menarik napas, Anda akan melihat perut Anda bergerak naik, ketika Anda mengeluarkan napas, perut harus masuk ke posisi normal lagi. Anda bias rasakan sendiri dengan cara meletakkan lengan anda pada perut sehingga Anda bisa merasakan perut ketika itu naik. Dan cobalah untuk tidak menghirup udara di paru-paru Anda pada waktu yang sama. Nah, cobalah berulang-ulang sehingga anda merasa tolol melakukan hal tersebut. Itulah yang disebut bernafas dengan diafragma.

Sekarang, mulailah melatih asupan udara ke diafragma anda dengan cara berbicara dan kemudian bernyanyi (nyanyi yang gampang-gampang aja dulu). Caranya, tarik nafas anda, kemudian keluarkan sambil berkata-kata. Kalo anda kesulitan merangkai kata-katanya, ambil koran atau majalah, baca aja, atau Anda dapat melakukannya ketika berbicara dengan teman-teman. Jika Anda merasa tidak nyaman atau jika Anda takut keliatan tolol, bernyanyilah bersama dengan lagu, menggunakan diafragma Anda. Lakukan ini berulang ulang. Setelah beberapa waktu Anda akan mulai bernapas dengan diafragma Anda secara otomatis, tanpa Anda menyadarinya. Tapi karena hal ini membutuhkan waktu yang lama dan membosankan (kalo terlalu focus), jadi ini kita anggap tidak penting untuk saat ini. Sekarang kembali ke tujuan semula tulisan ini.

Oke, sekarang ketika Anda tahu bagaimana bernapas (menggunakan diafragma), dan ini belom masuk ke sesi latihan vocal sesungguhnya lo …. Dan sebelum Anda memasuki sesi latihan yang sesunggunya, saya ingin memberitahu Anda beberapa hal lagi. 
  • Pertama, tentu saja , NIAT dan KEMAUAN, setelah punya niat selanjutnya pasti anda ingin memutuskan apa yang akan anda latih (Tehnik Vokal). Nah, dari situ berarti Anda memiliki kemauan untuk berlatih, ketika anda memiliki kemauan itu, saya sarankan Anda juga lihat di beberapa video, bisa dari YouTube atau hanya mencari dengan Google. 
  • Kedua, sebelum Anda mulai berlatih , dan selama latihan, siapin air hangat. Karena tenggorokan Anda akan mendapatkan kering dan jika anda meremehkan hal ini saya jamin, Anda tidak akan bisa menyanyi lagi , itulah mengapa Anda harus minum banyak. Dan minuman favorit saya selama latihan adalah air hangat + madu. Kenapa madu? Madu membantu tenggorokan ketika luka atau radang, bahkan baik gunanya ketika Anda sedang sakit. Tapi ada beberapa teman yang minum susu selama latihan tersebut (mereka enak kalo latian ditemenin pabrik susu heehehe). Sumpah! Susu gak baik buat tenggorokan saya, susu itu lemak, dan besar kemungkinan itu akan “ngendek” (menutupi) tenggorokan . Tapi kalo ada hal lain yang lebih cocok buat anda (selain madu dan susu) silahkan dicoba aja. Tapi jangan lupa camurannya air hangat ya …. 
  • Jangan minum alkohol! (loh??) Kecuali dicampur cola! (Haha makin parah itu mah …). Tapi bener, buat pemula usahain jangan kena minuman mengandung alcohol ya? Karena itu akan ngerusak tenggorokan Anda dan konsentrasi Anda dalam berlatih. (Kasus: temen saya latihan vokal sambil minum anggur merah, eh dia malah teriak-teriak di atap masjid … Anda pasti tau lah cerita selanjutnya gimana).
Sebelum memasuki sesi latihan yang sesungguhnya kita harus tahu dulu beberapa karakter vocal kasar. Dan saya maklumi jika anda hanya tahu sebatas growl (geraman) dan screaming (teriak) saja. Sebenarnya masih ada lagi, seperti piggy squealing (babi memekik) atau inhale growling (geraman disedot) dan lain sebagainya. Jujur, Saya bukan pakar atau ahli dalam tehnik vocal kasar, saya hanya bisa dan menuju ke arah expert, karena saya sendiri masih terus mencari beberapa referensi untuk hal ini. Satu hal terpenting adalah “hampir 20 tahun jadi anak band dan megang vocal, selama itu saya gak pernah melakukan vokal growl sedot”, Dan memang disarankan jangan deh kalau belum cukup referensinya. Tehnik vocal inhale growling (growl sedot) bisa sangat berbahaya. Jangankan bernyanyi dengan tehnik vocal growl sedot, bahkan ketika Anda bernyanyi dengan tehnik vokal merdu (bersih) juga dapat merusak tenggorokan Anda jika Anda tidak menyanyi dengan baik. Tapi sampai sekarang saya masih melatih tehnik vocal growl dan screaming saya dan sekarang sedang terus melatih tehnik vocal Piggy squeals saya dikarenakan kebutuhan proyek baru saya dan sampai tulisan ini dibuat saya masih terus cari informasi tentang tehnik vocal ini, karena saya merasa belom cukup baik melakukannya. Jadi maaf kalo tulisannya Cuma terfokus pada tehnik growl dan scream saja.

Growling atau Menggeram

Growling adalah teknik favorit saya. Jika Anda tidak dapat memisahkan geraman dari teknik lain, mungkin satu video dari sekian video di Youtube ini akan mewakilkan tehnik vocal growling itu sendiri. Disini saya harap Anda dapat menerjemahkan bahwa: Growling (geraman) adalah vokal keras bernada rendah.


Sebelum Anda mulai Anda harus tahu bahwa tenggorokan Anda akan terasa nyeri diawal. Jangan memaksakan diri. Dimulai dengan menggeram selama 5-10 menit sehari MAKSIMAL (lakukanlah bahkan jika tenggorokan Anda tidak sakit sama sekali). Lakukan hal ini konsiten dan secara bertahap. Saya yakin anda akan mendapatkan kemampuan untuk menggeram lebih banyak waktu dan tenggorokan Anda tidak akan sakit lagi setelah 5 menit menggeram. Kalau tenggorokan Anda terasa kering, minum sesuatu yang hangat. Dan kalau tenggorokan anda terasa sakit (banget), berhentilah dulu, istirahat sambil cari-cari referensi lain. Nah, dalam waktu seminggu anda tidak mengalami progres yang lebih baik atau malah makin terasa sakit tenggorokannya, mungkin ada kesalahan atau anda melakukan sesuatu yang salah ketika latihan. Terakhir, kalau masih uga belum menemui cara itu untuk teknik vocal growling ini atau malah tenggorokan anda seperti ditusuk besi panas dan tersiksa seperti dineraka (lebehhh …) maaf saya cuma bias bilang, berhentilah untuk selamanya, silahkan coba tehnik vokal Screaming mungkin? Atau nyanyi rock melayu yang mendayu-dayu?? Huehuehue …

Oke, lupain dulu yang mendayu-dayu, kembali ke sesi latihan. Sekarang mari kita mulai. Diawali dengan posisi berdiri. Kemudian buka mulut Anda seolah-olah Anda sedang mencoba untuk mengatakan sesuatu seperti A dan U bersama-sama (seperti mengatakan “kauuuu”). Dorong udara dari diafragma Anda keluar (kadang-kadang akan membantu jika Anda sambil membungkuk, lihat aja beberapa vokalis band Death Metal/Grindcore sering membungkuk kan?). Kemudian, cobalah untuk mendapatkan suara Anda serendah mungkin. Sekarang Anda bisa mengatakan kata yang dengan nada yang sangat rendah, katakana lagi dan terus katakana lagi, tetapi cobalah untuk membuka lebar tenggorokan (coba saja) dan mendorong udara kami benar-benar keras (lagi dengan diafragma). Anda diharapkan untuk bernyanyi dengan pita suara palsu (false vocal chords). Keseringan harus sangat rendah (The Vocal Fry Register). The vocal fry register adalah register (lubang pengaturan nafas) vokal terendah dan diproduksi melalui penutupan glottal longgar yang akan memungkinkan udara untuk melalui gelembung secara perlahan-lahan dengan popping atau suara berderak pada frekuensi yang sangat rendah . Nah!! Ini adalah apa yang ingin kita capai.

Teorinya begini: Ketika berbicara normal, Anda harus merasakan getaran pita suara. Jika Anda berbicara dengan nada tinggi, hampir bernyanyi, getaran harus menghilang. Semakin rendah nada yang Anda hasilkan, semakin Anda merasakan getaran pita suara. Ketika menggeram , getaran ini harus sangat terasa. Anda harus merasakan getarannya diseluruh tenggorokan dan bahkan dalam tubuh. 

Teruslah berusaha. Karena Saya yakin Anda gakkan mungkin langsung bisa, bahkan saya yakin 10x mencobapun belum tentu bisa (curcol nih hehe). Tapi sekali lagi, Jangan menyerah ! Teruslah berusaha . Buka tenggorokan, dorong udara keluar , cobalah untuk menggeram. Praktekkan!!. Atau silahkan simak video diatas atau cari video lainnya. Sayapun harus butuh banyak waktu hanya untuk melakukan sesuatu yang terdengar seperti geraman. Jadi, disini Anda harus menemukan cara yang tepat. Bila Anda melakukannya , terus berlatih . 

Sekali lagi, biarkan saya mengatakannya lagi disini: di awal, kemungkinan besar Anda akan tahu hanya bagaimana mengatakan A dan U ketika menggeram. Sekali lagi, teruslah berlatih. Sayapun awalnya tidak bisa mengatakan vokal E, seperti “Errrghh”. Dan terus saya ulang dan terus berkata tapi tetap gak bias, sampai akhirnya saya marah pada diri sendiri. Akhirnya, saya belajar bahwa lagi. Disitu saya tau saya hanya butuh berlatih. Ya, latihan adalah kuncinya. (klik disini selanjutnya ...)

KOLEKTIF KURANG KERJAAN

Demo lagu, press release (rilisan terbaru), Scene/Gigs Report, Artikel/Tulisan sendiri, Flyer/poster (Gigs/Events, Rilisan), Review (CD, kaset, filem, buku, dll), kirim ke: noiseblast.media@gmail.com.

 
Bagikan