artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

NOISEPEDIA: SLUDGE


By on 24.2.14

Sludge atau lebih spesifik sering disebut Sludge Metal atau Sludgecore adalah subgenre hasil kawin silang dari dua genre yaitu Doom Metal dan Hardcore Punk, dan sedikit membias terinfluence oleh Grunge dan Noise Rock. Dan secara umum, sludge biasa digambarkan seperti ini: Tempo yang lambat dengan nuansa gelap, atmosfir pesimistis ala Doom Metal berpadu dengan agresi, teriakan vocal, dan kecepatan ala Hardcore Punk. 

"the moniker of sludge apparently has to do with the slowness, the dirtiness, the filth and general feel of decadence the tunes convey" - Mike Williams (Eyehategod) 

Banyak band sludge menciptakan karakter lambat dan berisikan isu-isu hardcore singkat pada lagunya. Namun, ada juga yang sengaja menciptakan tempo yang cepat dalam satu lagunya. Tapi yang tertangkap jelas secara umum karakter gitar dan bass dari band-band sluge ini disetting downtune (stem rendah) dan distorsi yang berat juga dan juga sering menciptakan sound feedback yang berlebihan, yang dimaksudkan agar menciptakan sound yang tebal dan kasar. Sedangkan pada karakter drum yang sangat khas dari band-band Sludge ini adalah Doom Metal, dan ketika memasukin part yang cepat biasanya menggunakan ketukan D-beat atau double pedal,atau dengan karakter breakdown (sangat lambat sekali) yang kuat (yang akhirnya menjadi karakteristik sound dari sludge). Untuk karakter vokal sendiri, dominannya teriak walau kadang menggeram dengan lirik-lirik keputus asaan kepada kondisi alam dan kehidupan, penggambaran penderitaan, penyalah gunaan obat-obatan, politik, dan kemarahan pada sistematis masyarakat. 

Dimulai dari pertengahan dekade 80an, dan Melvins band yang berasal dari Washington (mereka berasal dari scene Grunge), dinyatakan sebagai band pertama yang merekam lagu berkarakter Sludge ini. Album 6 Songs yang dirilis 1986 serta Gluey Porch Treatments (1987), menjadi pionir orsinalitas sludge ini. Dan kemudian Alice In Chain (yang juga berasal dari scene yang sama) pada albumnya Dirt


Pada awal 1990-an Sludge berkembang di Lousiana (khususnya scene metal di New Orleans). Mereka mengembangkan Sludge ketika semua harus bermain serba cepat di scene mereka (walau tidak diharuskan oleh peraturan, tapi kemauan playernya). Kadiran Melvins dengan album Gluey Porch Treatments, dan ini benar-benar menghancurkan kebakuan mindset di scene New Orleans yang serba harus bermain cepat. Maka muncullah Eyehategod (dibentuk pada tahun 1988), Crowbar (dibentuk pada tahun 1989 sebagai The Slugs) dan Acid Bath (dibentuk pada tahun 1991) selanjutnya mempelopori gerakan ini. Di Pantai Timur, Buzzov*en (dibentuk tahun 1989), 16 (dibentuk pada 1990) dan Grief (dibentuk pada tahun 1991) 

“Back in those days, everything in the underground was fast, fast, fast. It was the rule of the day. But when the Melvins came out with their first record, Gluey Porch Treatments, it really broke the mold, especially in New Orleans. People began to appreciate playing slower. With that, all the old Black Sabbath came back around and then you start digging and you come to your Saint Vitus, your Witchfinder General, your Pentagram, etc.” – Phil Anselmo (Pantera) 

Musisi apa yang sangat berpengaruh terhadap kelahiran subgenre Sludge ini? 

"The shorthand term for the kind of rock descending from early Black Sabbath and late Black Flag is sludge, because it's so slow and dense." The New York Times

Black Flag dan Black Sabbath, adalah dua band yang kental berpengaruh dengan kemunculan subgenre ini, selain masih ada Mississippi John Hurt, Lynyrd Skynyrd, Greg Ginn, Trouble, Carnivore, Saint Vitus, Gore, Righteous Pigs, Amebix, dan Swans. Sedangkan gelombang awal Sludge Metal meminyadur karakter band-band Industrial seperti: SPK, Throbbing Gristle, Chrome and Swans. Dan kalo diacak lagi Sludge bisa dikorelasikan dengan musik “Slow Punk”-nya Flipper dan Black Flag album My War

Di kawasan selatan Amerika Serikat, banyak band sludge menggabungkan unsur Southern Rock dan Blues dalam lagu mereka. Hal ini banyak dipertanyakan dan menjurus kontroversi, apakah karakter ini kemudian hanya menjadi gaya scene New Orleans, scene Selatan Amerika Serikat, atau milik para musisi/individu yang terinfluence Black Flag/Black Sabbath diseluruh dunia? Akhirnya kontroversi berujung pada kata Atmospheric Sludge yang mengadopsi lebih kearah pendekatan yang lebih eksperimental dan bernuansa Ambient Atmosphere dalam menulis lagu, dimana agresifitas dikurangi dan lirik lebih Pilosofis. Dan dari kasus ini pula banyak yang menyerempetkan antara Sludge Metal dan Stoner Metal. Padahal ada beberapa hal yang bersebrangan antara dua sub-genre ini, antara lain bahwa Sludge Metal lebih cenderung menghindari karakter Psychedelia dari Stoner Metal, karena Sludge Metal atau Sludgecore lebih banyak kemiripannya dengan Crust Punk dengan lirik politis dan sounds yang gelap, tebal, dan kasar.


disusun oleh: Grindhacker, dari berbagai sumber
==============================================================
KETERANGAN:
Penjelasan singkat ini hanyalah garis besar saja yang saya rangkum dari banyak sumber yang saya browse di google dan mesin pencari lainnya. Untuk lebih jelasnya secara detail mungkin bisa anda cari sendiri (saya bisa, kenapa anda enggak??), biar pengertian dan penalaran dari apa yang saya suguhkan di KAMUS SINGKAT ini gak baku adanya. Terimakasih

KOLEKTIF KURANG KERJAAN

Demo lagu, press release (rilisan terbaru), Scene/Gigs Report, Artikel/Tulisan sendiri, Flyer/poster (Gigs/Events, Rilisan), Review (CD, kaset, filem, buku, dll), kirim ke: noiseblast.media@gmail.com.

 
Bagikan