artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

BELAJAR TEKNIK VOKAL ALA GRINDCORE/DEATH METAL (Part II - Screaming)



Banyak saya lihat teknik vocal growling dari beberapa vokalis cenderung untuk mendapatkan geraman mereka serendah mungkin. Untuk teknik growling ini mereka dalam melakukan geraman tidak memiliki amplitudo yang tinggi dan tentu saja ini tidak membantu bagi anda jika Anda menggunakan teknik geraman yang sangat rendah, yang ada malah cuma menggeram tanpa nada dan suara yang jelas, ketika memasuki nada yang cukup naik, kebanyakan ya pelampiasannya malah adi screaming (gak kosntan). Dari sinilah kita perlu lakukan satu poin teknik geraman lagi, yaitu teknik geraman yang panjang. Untuk ini, gampang, ketika anda sedikitnya menguasai teknik geraman, mulailah mencoba menarik nafas sepanjang mungkin kedalam diafragma dan keluarkan dengan menggeram panang. Ingat!! Menggeram itu menggunakan 3-4 kali lebih banyak udara daripada berbicara. 

Satu catatan penting yaitu menemui karakter vokal growl anda sendiri. Dimulai dengan latihan menggeram dengan mengikuti karakter geraman beberapa vokalis yang ada misalnya, karakter Mark ‘Barney’ Greenway (Napalm Death), atau Glen Benton (Deicide), atau band favorit anda. Kemudian ikutin gaya olah vocal mereka dan terus dicampurkan dan dipadukan, terus berlatih, dan terus improvisasi. Saya yakin anda akan menemukan sendiri dimana kemampuan anda, disitulah karakter anda. Dan perlu diingat, karakter vocal ini bukan berarti baku seperti itu itu saja, sebuah karakter yang bagus adalah yang dapat menonjolkan banyak varian karakter dalam sebuah lagu atau bahkan dalam sekali tarikan nafas.

Dan ... kalau Anda belom jelas tentang teknik vokal growl ini silahkan anda ulang ke bahasan sebelumnya: BELAJAR TEKNIK VOKAL ALA GRINDCORE/DEATH METAL (Part I - Growling), karena pada kali ini saya akan membahas tentang teknik vokal screaming atau teriak.

Screaming atau Teriak


Ada banyak banyak cara berteriak. Sekali lagi, anda bias mencari referensinya dibeberapa video yang diunggah di Youtube. Screaming atau berteriak atau menjerit yaitu teknik vokal keras yang cenderung bernada tinggi. Dan teknik vocal ini lebih banyak digunakan ketimbang growl oleh beberapa band genre Death Metal / Grindcore. Teknik dasar pernafasannya sama, menggunakan Diafragma dan bla … bla … bla … (baca makalah sebelumnya). Awal juga sama tidak memaksakan diri terlalu keras dan hanya melakukan 5-10 menit sehari berteriak pada awalnya. Dan sedikit saya ulang disini: Kalau tenggorokan Anda terasa kering, minum sesuatu yang hangat. Dan kalau tenggorokan anda terasa sakit (banget), berhentilah dulu, istirahat sambil cari-cari referensi lain. Nah, dalam waktu seminggu anda tidak mengalami progres yang lebih baik atau malah makin terasa sakit tenggorokannya, mungkin ada kesalahan atau anda melakukan sesuatu yang salah ketika latihan. Terakhir, kalau masih juga belum menemui cara itu untuk teknik vocal screaming ini atau malah tenggorokan anda seperti ditusuk besi panas dan tersiksa seperti dineraka (lebehhh …) maaf saya cuma bisa bilang, berhentilah untuk selamanya, silahkan coba tehnik vokal yang lebih ringan, Atau nyanyi rock melayu yang mendayu-dayu?? Huehuehue …

Sekali lagi, jangan mencoba untuk meniru orang lain. Cari karakter suara Anda sendiri, karena itu sangatlah penting. Ketika Anda menemukannya, lalu anda memutuskan untuk lebih banyak screaming, kemudian terus improve teknik screaming anda.

Oke deyyy … Mari kita mulai. Dimulai dengan menghirup udara ke diafragma. Buka mulut Anda seolah-olah Anda sedang mencoba untuk berteriak, seperti aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! Menjerit seperti ketika Anda sedang kesakitan atau marah. Sekarang, lakukan lagi, tapi kali ini dekat tenggorokan Anda. Disini, frekuensi suarapun harus lebih rendah dibandingkan saat berbicara normal dan Anda harus merasakan getaran, tapi tidak sebanyak saat menggeram (growl). Kunci untuk sukses adalah praktek, dan terus mencoba. Dan ketika sudah dapatkan teknik berteriak, lakukan dengan vocal lain (kata-kata), lalu kemudian dengan lirik. Sama halnya dengan teknik growling, Hanya saja pada teknik screaming tenggorokan tidak terbuka lebar, tapi mulutlah yang terbuka lebar, bias dikatakan teknik screaming agak lantang ketimbang teknik vocal growl. Satu lagi, teknik screaming itu agak lebih kering ketimbang teknik growl.

Apa yang harus dilakukan ketika Anda bisa berteriak?
  1. Anda selalu dapat berlatih kemampuan Anda untuk menghirup udara lebih banyak sehingga jeritan Anda akan semakin panjang. 
  2. Tidak seperti menggeram, pitch control cukup penting dalam berteriak. Lakukan beberapa skala dengan berteriak-teriak dan meningkatkan amplitudo suara Anda ketika berteriak. Juga, cobalah untuk menahan nada. Latihan ini sama seperti latihan teknik vocal vokalis-vokalis merdu (bersih). Atau mungkin Anda harus terlebih dahulu melakukan pelatihan ini dengan vokal bersih dan kemudian dengan berteriak-teriak. Ini dimaksudkan agar dapat lebih menguasai pitch control walaupun anda berteriak, jadi bukan cuma teriak-teriak seperti orang marah atau ketakutan nantinya. 
  3. Karakter suara. Mirip seperti teknik growling, cari karakter vocal anda sendiri dengan berlatih dan mulai mencari referensi. Lakukan improvisasi dan eksperimen dan jangan lupa, gunakan lidah anda.
Nah sekian dulu ya sampai disini, tapi ini bukan berarti akhir dari anda berlatih, karena untuk mencapai kemahiran itu butuh improvisasi. Dan masih banyak lagi teknik vokal yang dapat anda pakai untuk berlatih, ada yang disebut Grunt, False, Fry, Pig Squale, Wind Troath, Depressive scream dan lain-lain. Tapi inti dari semua itu ialah Growl (menggeram) dan Screaming (teriak) nanti tinggal anda tentukan anda nyamannya dimana. Saya juga berharap artikel ini akan membantu Anda untuk mulai bernyanyi dengan vokal yang keras. Terima kasih, dan salam Metal Jaya ... hehe (Morgan McGrind)

KOLEKTIF KURANG KERJAAN

Demo lagu, press release (rilisan terbaru), Scene/Gigs Report, Artikel/Tulisan sendiri, Flyer/poster (Gigs/Events, Rilisan), Review (CD, kaset, filem, buku, dll), kirim ke: noiseblast.media@gmail.com.

 
Bagikan