artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

SISAKAN SATU POHON UNTUK YANG BERIKUTNYA












Redaksi NoiseblastMedia - Jujur, kami bukan "pencinta alam" dan ini gak ada hubungannya sama manusia-manusia yang bertitel "pencinta alam" atau Eko-Punk (Ekologi Punk) atau Grinpis (ini ejaan endonesa-nya ya hehe). Kami jarang, atau bahkan hampir gak pernah naik gunung. Artikel ini muncul sebagai kegelisahan kami sebagai salah satu kolektif nomaden alias pindah-pindah kontrakan melulu. Pindahnya gak jauh-jauh amat, masih disatu kota juga, cuma memang beda-beda lingkungannya. Dari mulai dibelakang mal yang air tanahnya 'habis' kalo musim panas (sebenarnya air tanahnya banyak, cuma kalah sedot dengan mal dan perkantoran), di sekitaran Sungai ciliwung yang masih banyak pepohonan, dibelakang Kampus UI yang memang masih rindang dan masih banyak kebon, sampai sekarang tinggal di perkampungan dipusat kota yang nyaris gak ada pohon.

Masih satu kota. tapi beda suhu udaranya, dan beda suasananya. Kok bisa? bisalah. Apa masalahnya? Masalahnya ya itu tadi, P-O-H-O-N!! Sumpah, ini bukan rekayasa atau melebih-lebihkan tapi memang itu kenyataannya, kami lebih nyenyak tidur dan lebih banyak gerak dilingkungan yang banyak pohonnya. Dan bisa lebih hemat listrik juga. Apa hubungannya? alesannya, gak usah pantengin kipas angin. Areal bawah pohon yang besar bisa dijadikan tempat bersantai, kumpl-kumpul atau tempat anak-anak kecil bermain. Satu lagi, kondisi masyarakatnyapun beda, masyarakat yang tinggal dikawasan yang kurang berpohon itu lebih dangkal dalam mengambil keputusan, mereka lebih suka menyelesaikan masalah secara instan mengikuti hawa panas nafsunya ketimbang masyarakat dikawasan yang berpohon. Pokoknya banyak deh perbedaannya anatara kawasan berpohon dan kawasan yang gak berpohon. Gak percaya?? tukar tempat aja sama temanmu buat ngebuktiinnya hehe.

Arti Pohon Bagi Kehidupan

Semua orang pasti tahu apa arti penting pohon bagi dunia dan bagi kehidupan kita, akan tetapi berapa banyak orang yang sadar apa sih sebenarnya arti pohon bagi kehidupan kita?

Memberi oksigen, Mencegah banjir, Mencegah longsor dan sebagainya.. itu didalam percakapan dan debat-debat kita.. tetapi faktanya ? saat semua tau bahwa pohon itu pemberi oksigen bagi kita, masih banyak juga yang menebangnya, kita semua tau bahwa pohon dapat mencegah banjir tetapi masih banyak juga pohon yang mengaliri sungai-sungai kita, semua tau bahwa pohon bisa mencegah longsoran tetapi masih banyak juga yang cuek terhadap kegunaan pohon di pinggiran sungai dan tebing. Coba tanya dalam hati, apa sih kegunaan pohon bagi kita? Sudahkah kita mengerti sepenuhnya? Atau hanya sekedar tau bahwa pohon itu penting? Atau hanya untuk memenuhi memori di otak kita? Sudah saatnya berbuat. Gak zaman lagi berkata tanpa ada perbuatan.

Nah, sebelum lebih jauh membahas tentang pohon, ada baiknya kita memahami pengertian pohon. Menurut batasan yang umum, pohon adalah tumbuhan yang batangnya berkayu dan bercabang. Batang pohon utama berdiri dan berukuran lebih besari dibanding cabang-cabangnya. Banyak sih tumbuhan yang berdaun, namun tidak termasuk ke dalam kategori pohon. Ada juga tumbuhan berbatang kayu tapi tidak meninggi, malah cenderung menyebar menutupi tanah. Inilah yang disebut dengan tumbuhan perdu. Mawar, Melati adalah contohnya. Ada juga jenis tumbuhan yang disebut pohon semu. Tumbuhan ini berbatang dan tumbuh tinggi, namun batang tersebut tidak berkayu. Contoh tumbuhan ini adalah pohon pisang dan pepaya.

Menurut ekologist, orang yang ahli di bidang ekologi, definisi pohon adalah suatu organisme dari komponen ekosistem yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, serta mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Karenanya, pohon yang tumbuh di satu tempat, berbeda dengan pohon yang tumbuh di tempat lainnya. Batang pohon yang ukurannya paling besar adalah penghubung utama antara akar dengan tajuk pohon. Dari akar tersebut, batang pohon dengan lapisan kulit bernama kambium menyalurkan air dan mineral ke tajuk pohon atau kanopi. Setelah diolah dari kanopi asupan air dan mineral yang telah diolah disebarkan ke seluruh bagian pohon melalui cabang-cabang. Sementara, daun yang berisi klorofil bertugas menyerap sinar matahari untuk mengolah menjadi energi dan gula. Ketika berbunga dan kemudian menjadi penyerbukan, hasil penyerbukan tersebut kemudia di simpan dalam buah. Dan buah-buah itulah yang kemudian dinikmati oleh manusia.

Kumpulan pohon alami adalah hutan. Di dalamnya banyak sekali terdapat jenis pohon dan bisa mencapai hingga 4000 pohon. Sebelum tahun 2000, hutan Indonesia dianggap paru-paaru dunia karena hutannya yang masih banyak. Konon, lebih dari 67% hutan dunia itu telah berada di wilayah Indonesia. Namun sayang, karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hutan Indonesia banyak dihilangkan dalam kurun waktu yang begitu singkat.

Cukup cuap-cuapnya.. seandainya kita perhatikan, seluruh kehidupan kita ini bergantung sama pohon lho, berikut ini adalah beberapa fungsi pohon untuk kelangsungan hidup kita :

1. Produsen
Di alam, terjadi proses hubungan timbal balik, ketergantungan antarkomponen selalu melibatkan unsur tanaman. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Rantai makanan dan piramida makanan, misalnya. Ketiganya menempatkan tanaman pada posisi strategis, yaitu sebagai penyedia makanan atau produsen.

Oleh karena itu, bila tanaman yang bertindak sebagai produsen sampai terganggu keberadaannya atau bahkan terancam kepunahan, dapat dipastikan semua makhluk hidup lain pun akan terancam kepunahan pula.

2. Menahan Laju Air dan Erosi
Fungsi pohon lainnya adalah untuk menahan laju air. Menurut penelitian, hutan mampu membuat lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah 60-80 persen. Dengan kemampuan ini, keberadaan pohon dapat meningkatkan cadangan air tanah. Selain dapat menahan laju air, akar pohon berfungsi erosi tanah. Tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai dan menyebabkan terjadinya endapan.

3. Menjaga Kesuburan Tanah
Air hujan yang langsung jatuh ke tanah dapat menyebabkan lapisan tanah bagian atas yang berhumus dan subur menjadi tergerus sehingga mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah. Bila permukaan tanah banyak ditanami pohon, saat hujan turun, butir-butir airnya tidak langsung menimpa permukaan tanah, tetapi ditahan oleh daun, ranting, dan batang pohon, sehingga mengurangi gaya gerus air terhadap tanah.

4. Menghasilkan Oksigen dan Mengurangi Karbondioksida
Oksigen adalah gas yang diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas. Sementara pohon, memiliki kemampuan untuk melakukan fotosintesis yang menghasilkan gas oksigen dan gula. Di saat bersamaan atau saat fotosintesis berlangsung, tanaman menghisap gas karbondioksida.

Gas karbondioksida adalah gas yang sangat beracun. Bila dalam jumlah yang berlebihan, akan menimbulkan efek rumah kaca. Berdasarkan penelitian, setiap 1 hektar hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2

5. Lingkungan Menjadi Nyaman
Lingkungan yang rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan. Hal tersebut akibat proses evapotrenspirasi pada tanaman dapat menyebabkan suhu di sekitarnya menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.

6. Mengurangi Zat Pencemar Udara
Kegiatan pabrik banyak menghasilkan asap tebal yang pekat dan mengandung karbondioksida. Begitu pula, kegiatan pembakaran yang menggunakan bahan bakar minyak. Selain karbondioksida, asap tersebut mengandung sulfur dioksida dan asam sulfat. Zat-zat tersebut apabila bercampur dengan air hujan akan menghasilkan hujan asam yang membahayakan kesehatan kulit serta menimbulkan korosi.

Nah diatas adalah beberapa contoh dari sekian banyak manfaat pohon bagi kelangsungan hidup kita, andai kita lebih memperhatikannya lagi, mungin tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. (sumber)

Foto asal-asalan: DimDJoen

NBR 022/2014 VA. YANG PENTING BERISIK!!! #4




Released: 10 Agustus 2014
Label: Noiseblast Recordings
Genre: HC/Punk/Thrash/Grind/Noise/Death
Country: Indonesia, Ecuador, French, USA, Hungary

Tracklist:
01 CLITORAL DECAY - Selangkangan Busuk
02 PROJECT FOR BASTRAD - My Lover
03 POLONIUM - Tikus Tikus Berdasi (versi Anas)
04 BRUTEN - Tanpa Kata
05 DISRESPECT - Forgive Me
06 JET AND THE SPANK - War Profiteer
07 HURU HARA - In War
08 NISTA - We're Fighting
09 GO DOG - Viva Vagina
10 OVER POWER - Ambisi
11 MAGHRUM - Kehancuran Moral Dunia
12 ZABOGART - Mosh Hard Work Suck
13 EDOxRIVILIS - Happy Gutural Day
14 VIOLENT VOICES - Diskriminasi
15 AVERZY - Anti Adiccion
16 PREPARE FOR MINDSCAN - Prepare For The Mindscan
17 FREE SPEECH - Have Fun
18 JAKET KULIT - Chaos
19 TUMORSICK - Janin Membusuk
20 SILENCE IN THE DARK - Subjugation
21 CHUM IS FUM - Oh Eman'e
22 ORDURE - Fuck You I'm Grindcore
23 MAENASAL - Jangan Minta Diulang
24 NURIN BROTHERHOOD - Aku Bukan Mulutmu
25 SILICOSIS - Nafas Dalam Api
26 BON-BON SOULTAKER - Badai Kematian
27 VAGAN - Laskar Membakar
28 PUSSYCOCK BALLS - Anal Commando
29 SWEET SUNDAY MORNING - Pembalasan
30 DUEBADEGILE - Sekolah Tinggi Ilmu E'ekonomi Raimu
31 POISONED TRUTH - Blindness Of Nation
32 ONCOM GONDRONG - M.O.D.A.R
33 BASHOTUSUCK - ulah provokator
34 FASTxBUKK - Join The Chanel
35 KALAH TELAK - Normal Untuk Tidak Normal
36 STAGNANT - Stop All Oppression
37 DEMOSxLECTURE - Co-Orporation
38 SQUAREPUNK - Bertahan atau Mati
39 RODA GILA - Mati Satu Bunuh Seribu
40 VIRTUAL TORTURE - Sarkastik Dusta

DOWNLOAD atau baca PRE-RELEASE dulu


NB / PS:

Yang mau ikutan, masih belom putus nih buat edisi yang ke-5 ...  silahkan kirim demo (Mp3, wav), Profil band .txt ((Bio, Discog, kontak. logo, photo), masukin dalam satu folder dan di zip/rar kirim ke: 
noiseblast.media@gmail.com ... 

jangan takut telat, dan jangan protes kalo gak dimuat di edisi ke-5, karenakalo gak nongol di edisi 5 berarti nongol di edisi 6, dst dst dst ...GAK ADA BATAS WAKTU!!! JADI, GAK USAH MAKSAIN JUGA huehuehueeeee ....
===================== wwww.noiseblast-media.tk ==============================

Join for next: 
YANG PENTING BERISIK #5
Just send your demo (mp3, wav), band profile.txt (Bio, Discog, contact. logo, pictures) in one folder (zip/rar) to: noiseblast.media@gmail.com 

ENJOY YOUR FUCKING NOISE!! (apa sih??!)

.:: BREAKING NEWS ::.

Buat temen-temen yang udah ngirim materi kompilasi YPB buat edisi berikutnya atau yang baru mau ngirim, kami beritahukan bahwa email: grindhacker1.2@gmail.com kami tutup dalam kurun waktu yang belum ditentukan. Dikarenakan ada permasalahan dengan email tersebut. Untuk sementara email kami alihkan ke email yang lainnya. Kalau yang mau ngirim atau kirim ulang materinya silahkan kirim ke: noiseblast.media@gmail.com

Terimakasih, semoga dimaklumi adanya ...

Salam baca, dan Salam metal jaya diudara ...

Redaksi NoiseblastMedia

MEMOBILISASI KEMUAKAN, Free Download


Beberapa alinea diambil dari BGM666

Seperti yang telah dijanjikan Grimloc Records, bahwa pada hari (8/4/2014) ini, tepat satu hari sebelum Pemilu akan merilis sebuah album kompilasi kontra-wacana demokrasi kotak suara, "Memobilisasi Kemuakan".

Memobilisasi Kemuakanini berisi 12 band Underground Bandung dari beragam aliran. Dari Hardcore, HC/Punk, Crossover, sampai Hip Hop. Diantaranya: Godless Symptoms, Gugat, Eyefeelsix, Milisi Kecoa, Ayperos, Ssslothhh, Wreck, Wethepeople, Jagal Sangkakala, Eyes of War, Bars of Death, Resist. Selain itu, terdapat juga 4 tulisan dalam dokumen dengan format .pdf.

Melalui akun twitter @GrimlocBDG memaparkan bahwa, "Kompilasi ini bukan kami tujukan untuk mengajak golput, tapi lebih dari itu: mengajak mempertanyakan fondasi dari demokrasi coblos mencoblos."

Sejak link download disebarluaskan melalui akun twitter @GrimlocBDG dari jam 7 pagi, banyak sekali yang antusias untuk mengakses grimlocrecords.com, mengakibatkanoverload, atau melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Sampai akhirnya sekitar pukul 12 siang Grimloc menyatakan, "Web kami resmi crashed dan mampus".

Namun, akhirnya ada beberapa orang berbaik hati yang telah mengunduh kompilasi tersebut dan mengupload kembali.

Memobilisasi Kemuakan

Tracklist:
01 - Gugat - Funeral
02 - Eyes of War - Believe Your Choice
03 - Eyefeelsix - Manifes
04 - Godless Symptoms - Yakin Takkan Memilih
05 - Wreck - We Drift Like Daendelions
06 - Ayperos - Menolak
07 - Jagal Sangkakala - Tamak
08 - Milisi Kecoa - Bukan Untukku!
09 - Resist - Never Trust Government
10 - Wethepeople! - This World is Full of Idiots
11 - Bars of Death - All Cops Are Gods
12 - SSSLOTHHH - Deep, Far and Beyond

Download: 

Link Alternatif:
Berikut alternatif link download: 
Link 1 - 
Link 2 - 
Link 3 -

PERILAKU KONSUMTIF DAN PENCIPTANYA (KAPITALISME)


Dewasa ini model pakaian, tas, topi, sepatu atau apa pun yang berhubungan dengan fashion selalu berubah dan berganti model tiap bulannya, dan selalu laku, juga menjadi rebutan para pembeli di mall-mall, meskipun dengan harga yang setinggi langit dan kualitas yang rendah pun tak mengapa asal barang tersebut branded. Tempat makan dengan menu dan suasana kebarat-baratan seperti McDonald dan Starbucks selalu dipenuhi pengunjung setiap harinya walaupun harganya cukup mahal dibanding harga makanan tempat makanan lokal. Semakin beragamnya gadget-gadget yang dimiliki anak-anak kecil sampai orang dewasa, padahal penggunaannya tidak didasari atas kelebihan dan fungsi gadget itu sendiri, seakan takut dianggap ketinggalan zaman jika tidak membeli model terbaru. Apakah yang sebenarnya sedang terjadi?

Fenomena yang telah dipaparkan diatas merupakan perilaku manusia yang lazim kita lihat dewasa ini di kota besar di Indonesia, yang disebut sebagai perilaku konsumtif. Konsumtif dapat didefinisikan sebagai suatu aktivitas manusia dalam mengkonsumsi barang atau jasa yang secara berlebihan atau yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Biasanya perilaku konsumtif terjadi karena seseorang tidak bisa membedakan mana yang kebutuhan (need) dengan mana yang keinginan (want). Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi manusia sebagai mahluk praksis (sebagai organisme sekaligus mahluk sosial), seperti makanan, minuman, seks dan lain-lain sesuai konsep kebudayaan masing-masing. Jika kebutuhan tidak terpenuhi, maka hidup manusia tidak akan sejahtera. Sedangkan keinginan adalah plus-plus atau tambahan setelah kebutuhan terpenuhi. Keinginan berorientasi pada rasa puas manusia terhadap ‘sesuatu’[1]. Sedangkan keinginan dan rasa puas manusia itu tidak ada batasnya. Perilaku konsumtif sendiri terjadi karena keinginan telah berubah ‘seakan menjadi kebutuhan’, seolah-olah jika tidak terpenuhi, manusia tidak akan sejahtera atau tidak ‘dianggap’ sejahtera.

Jika kita berbicara mengenai perilaku konsumtif, sangat kurang rasanya jika tidak mengaitkannya dengan kapitalisme. Karena menurut saya kapitalisme-lah yang bertanggung jawab atas aktivitas[2] manusia ini, beberapa aktivitas telah saya papar kan di awal tulisan ini. Jadi saya akan menjelaskan kapitalisme dulu secara sederhana dari sudut pandang Marxisme. Menurut Karl Marx, kapitalisme adalah sebuah mode produksi atau corak produksi yang di dalamnya terdapat kekuatan produktif berupa pabrik dan mesin-mesinnya, dan relasi produksi yang berupa kerja upahan. Kepercayaan terhadap hak kepemilikan pribadi sebagai sesuatu yang alamiah yang telah digariskan oleh Tuhan dalam kehidupan manusia juga yang telah menjadi salah satu cikal bakal terciptanya mode produksi ini. Jadi dalam mode produksi kapitalisme ada yang berperan sebagai pemilik kekuatan produksi atau pemilik modal yang biasa disebut ‘kapitalis’, dan ada yang berperan sebagai tenaga kerja untuk mengerjakan produksi yang dibutuhkan kapitalis, yaitu ‘buruh atau tenaga kerja upahan’. Kelas bawah atau buruh, mau tidak mau, harus menjual tenaganya kepada kapitalis karena mereka tidak memiliki kekuatan produktif atau sarana produksi untuk memproduksi segala kebutuhan hidupnya demi melanjutkan hidupnya. Di dalam mode produksi kapitalisme, buruh bekerja memproduksi suatu barang yang bernilai tertentu tetapi digaji atau diupah jauh dibawah nilai harga barang yang ia produksi itu. Fakta yang penting adalah bahwa pekerja atau buruh selalu dibayar lebih rendah daripada nilai barang yang diproduksi.[3] Ini lah salah satu eksploitasi yang dilakukan kapitalis terhadap kelas bawah. Bahkan menurut Max Weber, kapitalisme bukan hanya bertujuan mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya, tetapi keuntungan itu haruslah berkelanjutan dan ditopang usaha perhitungan yang rasional.[4]Inilah yang membuat kapitalisme menjadi sistem yang kuat sampai saat ini.

Menurut Karl Marx sejarah manusia adalah sejarah perjuangan kelas. Maksudnya disini adalah bahwa setiap formasi sosial[5] di dalam masyarakat pasti memiliki kelas[6] ada kelas yang mendominasi dan ada juga yang subordinat/terdominasi. Kelas yang mendominasi adalah kelas atas, sedangkan kelas yang subordinat adalah kelas bawah. Kelas yang subordinat yang telah tersadarkan[7] akan ekploitasi ini akan berusaha untuk merubah keadaan ini dengan revolusi, yang sebelumnya sudah terjadi banyak perubahan sebagai prasyarat revolusi itu sendiri. Jika terjadi revolusi, maka formasi sosial yang sedang mendominasi pasti akan runtuh dan tidak mendominasi lagi, walaupun tidak akan langsung punah. Kapitalisme sebagai mode produksi atau corak produksi yang sedang mendominasi dalam formasi sosial tidak mau jika kedudukannya turun tahta seperti yang telah terjadi terhadap pendahulunya yaitu feodalisme dan perbudakan . Oleh karena itu kapitalisme melakukan berbagai cara untuk mempertahankan dominasinya dalam formasi sosial, salah satunya seperti yang dikatakan Max Weber: ‘keuntungan yang berkelanjutan dan ditopang usaha perhitungan rasional’.

Cara kapitalis untuk mempertahankan posisinya dalam formasi sosial adalah dengan cara menciptakan ideologi, keyakinan, dan gagasan yang terdapat didalam institusi-institusi yang hidup di masayarakat, yang tujuannya untuk membuat masyarakat kehilangan kesadarannya akan penghisapan yang dilakukan oleh kelas atas (kapitalis). Kehilangan kesadaran ini sering disebut Marx dengan kesadaran palsu. Karena kesadaran palsu inilah akhirnya warga masyarakat tidak akan sadar akan penghisapan yang dilakukan sistem kapitalisme, dan sistem ini akan tetap tampak superior di dalam masyarakat yang bergaris lurus dengan tidak akan terjadinya revolusi untuk menurunkan tahtanya di dalam formasi sosial. Karena menurut pandangan Marxis, cara kapitalis yang paling efektif untuk menjadikan masyarakat tunduk adalah melalui pikiran mereka sendiri, yakni gagasan dan keyakinan mereka.[8] Ala pemerintahan Orba yang melegitimasi Anti-Komunis di negara ini.

Salah satu contoh institusi yang melanggengkan sistem kapitalisme adalah institusi pendidikan. Pada dasarnya tujuan hakiki institusi pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi adalah untuk memanusiakan manusia atau proses humanisasi.[9] Maksudnya, di sinilah anak manusia diberikan pemahaman tentang hakikat kehidupannya sebagai manusia yang ber-relasi dengan manusia lain dan juga dengan alam, dimana mereka bertopang hidup. Tetapi kapitalisme merubah fungsi institusi ini. Sekarang sekolah dan perguruan tinggi berfungsi untuk menciptakan lulusan siap kerja, perekerja yang akan dijadikan budak kapitalisme untuk membantu kerja sistem ini dalam menghasilkan produk. Kenapa harus orang sekolahan yang dijadikan pekerja? Mengutip dari tulisan Dede Mulyanto yang berjudul Empat Cerita Ihwal Keluarga, menurutnya:

“Setidaknya, tenaga-tenaga kerja yang memasuki pasar industrial haruslah sudah dididik sedemikian rupa sehinggap dapat dioperasikan di pabrik-pabrik manufaktur bermesin modern, tambang-tambang berteknologi tinggi, laboratorium canggih, dan kantor-kantor dengan manajemen administrasi yang semuanya mengandaikan kemampuan baca tulis dan (kini komputer).”(Mulyanto, 2014)

Institusi pendidikan bukan hanya menciptakan lulusan siap kerja yang sangat dibutuhkan kapitalisme tetapi juga mencetak lulusan siap konsumsi. Konsumsi disini yang dimaksud adalah konsumsi produk kapitalis. Kenapa siap konsumsi? Karena pendidikan zaman sekarang telah membuat orang jadi lebih ‘mengenal pasar’ (produk ciptaan kapitalis) dan ‘membutuhkannya’. Jadi bagaimana kapitalisme tidak semakin meradang di dalam kehidupan masyarakat, kalau institusi yang tujuan awalnya untuk memanusiakan manusia atau proses humanisasi malah mencair bersama kapitalisme dan mencetak lulusan siap kerja dan siap konsumsi.

Di samping kapitalisme telah menciptakan ideologi, keyakinan, dan gagasan di dalam institusi-institusi yang menghilangkan kesadaran masyarakat akan peghisapan yang dilakukan sistem ini, kapitalis juga membentuk pola konsumsi dan selera masyarakat, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya. Ini bertujuan untuk menjual barang hasil produksi massalnya itu. Kenapa kapitalis memproduksi barang secara massal? Ya, tujuannya untuk menekan biaya produksi agar dapat meraup keuntungan yang besar. Oleh karena itu kapitalis menciptakan apa yang dinamakan oleh aliran Frankfrut dengan kebudayaan massa atau kebudayaan populer (pop culture). Menurut para pemikir aliran Frankfrut, kebudayaan populer adalah bentuk dari selera masyarakat yang seragam, seperti dalam selera berpakaian, musik, desain, gaya hidup, dan lain-lain yang semuanya sudah pasti produk kapitalis. Karena dengan selera masyarakat yang seragam ini, kapitalis dengan mudah menjual hasil produksi massalnya itu, untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Aliran Frankfrut menganggap kebudayaan populer telah membuat masyarakat modern tidak memiliki budaya tinggi atau budaya elit lagi dikarenakan semuanya telah seragam. Kebudayaan populer juga melemahkan proses berpikir warga masyarakat dan membuatnya tidak kritis dan sadar lagi. Menurut aliran ini, kapitalis membentuk selera masyarakat melalui peran media massa (televisi, radio, majalah, dan lain-lain).  Karena di zaman modern seperti ini pengaruh media massa dalam kehidupan masyarakat sangatlah besar. Jadi selera atau pandangan hidup manusia modern pada saat ini sudah dibentuk atau di dikte melalui media massa. Selera yang seragam ini lah yang membuat manusia modern menjadi rasis dan mendiskriminasi, karena jika ada orang atau suatu kelompok sosial tidak mengikuti model apa yang dipaparkan oleh media massa, maka akan dianggap menyimpang atau tidak mengikuti yang baik yang berlaku di masyarakat. 

Contohnya: ada istilah “alay”, padahal kalau ditelusuri lebih jauh konsep “alay” ini masih rancu, misalnya: kelompok A menyebut kelompok B “alay”, kelompok B menyebut kelompok C “alay”, kelompok C menyebut kelompok A “alay”, dan seterusnya. Karena sebenarnya, intinya, masyarakat modern mengharapkan keseragaman dalam selera, jadi ketika ada kelompok yang berbeda dengannya terutama masalah ‘selera fashion’, maka akan disebut “alay”. Sungguh ironis memang. Jadi jika kita tidak mengikuti model dengan mengkonsusmi produk kapitalis, kita akan didiskriminasi oleh orang-orang yang kesadarannya telah berhasil dipalsu-kan oleh kapitalis. Ya, ini bertujuan agar makin banyak yang mengkonsumsi produk kapitalis, entah karena sudah tertipu daya oleh kesadaran palsu ataupun hanya karena takut didiskriminasi oleh yang telah tertipu daya itu, yang jumlahnya memang mayoritas. Media massa seakan-akan dijadikan sebagai panutan dalam berkebudayaan. Jadi kurang jahat apalagi kapitalisme? Sudah menyeragamkan selera, melemahkan proses berpikir, membuat kita rasis pula.

Tapi disini saya tidak mau menelan mentah-mentah konsep yang diberikan oleh aliran Frankfrut mengenai kebudayaan populer, yang merupakan selera seragam masyarakat modern. Saya juga akan menggunakan konsep dari Pierre Bourdieu, yang menurutnya tindakan/praktik seseorang atau masyarakat ditentukan oleh habitus-nya, maksud dari habitus disini ialah sistem kecondongan (disposisi) yang relatif langgeng yang dihasilkan oleh struktur yang membentuk suatu kondisi kehidupan materi yang khas.[10] Menurut Bourdieu, di dalam masyarakat terdapat kelas bawah, menengah, dan atas. Setiap kelas ini memiliki habitus yang berbeda. Jadi menurut hemat saya, jika kita menggabungkan kosep kebudayaan populer dari aliran Frankfrut dengan konsep habitus dari Bourdieu, kesimpulannya: setiap kelas atauhabitus memiliki kebudayaan populernya masing-masing yang berbeda. Contoh, misalnya: masyarakat kelas atas menyukai/mengkonsumsi musik klasik; kelas menengah menyukai/mengkonsumsi musik pop, alternatif, dan rock; kelas bawah menyukai/ mengkonsumsi musik dangdut dan pop melayu.

Disini dapat disimpulkan bahwa dengan kelas dan habitus yang berbeda, menciptakan selera dan tindakan sosial yang berbeda pula. Habitus yang berbeda, menanamkan gagasan, nilai, keyakinan dan selera yang berbeda. Ini bertujuan untuk kepentingan kapitalisme dalam mempertahankan tatanannya. Menurut Marxis, gagasan dan keyakinan dan nilai-nilai dominan dalam suatu masyarakat kelas (gagasan yang paling disepakati bersama) tidaklah hadir secara kebetulan. Gagasan, keyakinan dan nilai-nilai itu bertindak sebagai ideologi, memelihara struktur yang ada, yang tanpa ideologi itu struktur itu akan runtuh.[11] Yang membuat sistem kapitalis ini tetap hidup adalah karena institusinya terbagi-bagi sehingga perhatian terhadap realitas eksploitasi pun terpecah-pecah.[12] Salah satu wahana paling penting dalam hal ini adalah hiburan atau kebudayaan populer seperti yang telah disebutkan aliran Frankfrut. Hiburan dan budaya populer ini lah yang menjadi produk yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat dewasa ini, yang menimbulkan perilaku konsmtif.

Institusi, media massa, ideologi, keyakinan atau apa pun yang berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai dalam benak kita, telah berpengaruh besar dalam pembentukan pola perilaku kita, termasuk perilaku konsumtif. Jadi pencipta perilaku konsumtif ini menurut saya adalah kapitalis beserta algojo-algojo-nya. Perilaku konsumtif erat hubungannya dengan hedonisme. Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa seseorang akan menjadi bahagia dengan mencari kesenangan sebanyak mungkin. Kesenangan dalam konteks pembahasan ini, adalah kesenangan yang didapat dengan cara mengkonsumsi barang dan jasa. Jadi inti dari pandangan ini adalah kesenangan adalah satu-satunya tujuan hidup manusia. Bisa disimpulkan juga bahwa perilaku konsumtif adalah aktivitas mengkonsumsi barang atau jasa demi mencari kesenangan semata. Tapi apakah kebahagian atau kesenangan ada batasnya? Menurut saya tidak, kesenangan manusia tidak ada batasnya, manusia selalu mencari yang lebih dan tak ada ujungnya, karena didasari oleh keinginan bukan kebutuhan. Disinilah letak keterkaitan antara perilaku konsumtif dengan budaya yang diciptakan kapitalis. Karena kapitalisme tidak mau begitu saja tahtanya dalam formasi sosial hancur karena adanya kesadaran kolektif diantara orang-orang yang tereksploitasi ini, maka diciptakanlah budaya konsumtif agar setiap orang tidak sadar jika sebenarnya mereka telah di eksploitasi, ketidaksadaran ini dikarenakan mereka sibuk mencari kesenangan yang tidak ada ujungnya itu.

Apalagi di negara-negara dunia ketiga seperti Indonesia ini, yang masyarakatnya masih ber-romantisme bersama raja-raja, dewa-dewa, dan apa pun yang di ‘per-Tuhan-kan’. Negara dengan masyarakat yang seperti ini sangat-lah rentan menjadi korban kapitalisme paling mengenaskan. Karena dengan masuknya kapitalisme ke dalam kehidupan masyarakat yang seperti ini, ‘seakan’ telah membebaskan mereka dari kehidupan yang irasional selama ini. Mengutip tulisan Samir Amin dalam buku John Clammer:

“…….ketika kapitalisme berhasil membebaskan mereka dari diri mereka sendiri. Semua yang dapat ia berikan pada mereka hanyalah ideologi yang mengalienasi, yakni “masyarakat konsumer”, prospek “pertumbuhan” konsumsi jangka pendek tanpa merujuk pada kebutuhan-kebutuhan riil manusia.”[13]

Jadi perilaku konsumtif dewasa ini adalah produk rekonstruksi sosial yang telah diciptakan oleh kapitalisme untuk mempertahankan dominasi tatanannya. Masyarakat dibuat tidak sadar akan ekploitasi yang sedang terjadi, dan merasa sistem yang sedang berjalan di dunia yang mereka tempati sekarang ini adalah alamiah dan sedang baik-baik saja. Bahkan buruh pun yang sebenarnya paling tereksploitasi secara langsung telah dibuat agar tidak sadar akan ekploitasi yang dilakukan sistem ini, dengan memberikannya jalan untuk memenuhi hasrat konsumsi yang tinggi, dengan cara memberi bonus gaji jika mereka bekerja dengan giat sampai-sampai setiap hari harus bekerja di pabrik. 

Contoh: banyak buruh di kota-kota besar, baru beberapa bulan bekerja di pabrik, langsung meng-kredit motor dan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Ini menunjukan bahwa kelas bawah telah dibutakan ‘seakan-akan’ dimakmurkan oleh kapitalis, padahal itu bersifat hanya sementara, itu hanya bertujuan untuk membangun etos para pekerja baru yang sedang produktif-produktifnya untuk meluangkan seluruh waktunya untuk memproduksi barang kapitalis, yang jika nanti tenaga mereka sudah dianggap tidak produktif mereka akan dibuang begitu saja oleh kapitalisme seperti kacang lupa kulit. Ya, karena tak ada satu pun kapitalis di dunia ini yang mengenal kesetiaan, semuanya rasional akumulasi kapital.

Jadi kapitalisme telah menciptakan suprastruktur didalam otak masyarakat melalui institusi dan media massa untuk kepentingan mereka (kapitalis), agar tercipta aktivitas produksi-konsumsi yang sebenarnya eksploitatif demi kepentingan kapitalis, yaitu meraup keuntungan sebesar-besarnya yang berkelanjutan dan juga mempertahankan dominasinya dalam formasi sosial di masyarakat dewasa ini. (Rengga Frinaldi)


Daftar Pustaka

Clammer, John. 2003. Neo-Marxisme Antropologi: Studi Ekonomi Politik dan Pembangunan. Yogyakarta: Sadasiva.

Fakih, Mansour. 2011. Mengembalikan Universitas dan Sekolah sebagai Lembaga Pendidikan dari Komodifikasi ke Transformasi, dalam Mencari Indonesia: Meninjau Masa Lalu, Menatap Masa Depan (Sebuah Tinjauan Kultural). Sumedang: LPPMD Unpad.

Jones, Pip. 2010. Pengantar Teori-Teori Sosial: Dari Fungsionalisme hingga Post-modernisme. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Mulyanto, Dede. 2010. Kapitalisme: Perspektif Sosio-Historis. Bandung: Ultimus.

Mulyanto, Dede. 2011. Antropologi Marx: Karl Marx Tentang Masyarakat dan Kebudayaan. Bandung: Ultimus.

Mulyanto, Dede. 2014. http://indoprogress.com/2014/02/empat-cerita-ihwal-keluarga/

Riawanti, Selly. Rev.2009. Slide Mata Kuliah Teori-Teori Sosial Kontemporer: Teori Praktik Pierre Bourdieu.

-------------------------------------------------------------
[1] Dalam konteks pembahasan ini yaitu barang dan jasa

[2] Yang dimaksud aktivitas disini adalah perilaku konsumtif.

[3] Lih Pip Jones, 2010: 83

[4] Lih Dede Mulyanto, 2010: 8

[5] Formasi sosial bisa merujuk, paling tidak, pada dua hal, yaitu jenis-jenis masyarakat sesuai corak produksi dominannya seperti ‘masyarakat’ feodal, ‘masyarakat’ kapitalis, dan sebagainya; dan juga bisa merujuk pada masyarakat tertentu seperti masyarakat Inggris atau Jerman, misalnya. Tetapi, inti dari penggunaan konsep formasi sosial untuk merujuk masyarakat menandakan bahwa dalam pemikiran Marx, perubahan merupakan unsur utama dalam setiap masyarakat. Masyarakat bukanlah sesuatu yang ajeg, tetapi terus menerus mengalami proses pembentukan. (Mulyanto, 2011: 80)

[6] Kecuali formasi sosial komunis primitif dan komunis.

[7] Kesadaran ini disebut oleh Karl Marx dengan ‘kesadaran kolektif’.

[8] Lih Pip Jones 2010, 86

[9] Lih Mansour Fakih 2011, 75

[10] Selly Riawanti, Dalam slide Mata Kuliah Teori-Teori Sosial Kontemporer: Teori Praktik Pierre Bouedieu

[11] Lih Pip Jones 2010, 86

[12] Ibid 88

[13] Lih John Clammer, 2003: 225


BUDAYA MEMBACA vs BUDAYA MENONTON


Pernahkah kita menghitung, berapa jam setiap hari yang kita habiskan untuk menonton televisi? dan berapa jam pula yang kita habiskan untuk membaca? Tidak dapat dipungkiri, budaya menonton televisi telah mengakar di masyarakat. Saat ini, hampir setiap rumah memiliki televisi. Baik di lingkungan pedesaan, apalagi yang berada di wilayah perkotaan. Keberadaan televisi bahkan tidak mengenal status sosial. Miskin atau kaya, semuanya memerlukan televisi. Televisi seolah menjadi kebutuhan primer ketiga setelah kebutuhan sandang-pangan, sebab menonton melibatkan aktivitas pokok masyarakat setelah makan-minum. Siaran yang ditonton pun beragam, mulai dari acara musik, konser dangdut, gosip, sinetron, reality show, bahkan ajang mencari jodoh. Tontonan yang disajikan ini dapat dinikmati kapan saja dan oleh siapa saja.

Kemudahan menikmati layanan televisi dan fungsinya sebagai media hiburan, tampaknya menjadi peluang yang benar-benar dimanfaatkan industri bisnis pertelevisian. Masyarakat ketagihan menonton tayangan hiburan. Televisi pun menjadi pusat gravitasi kehidupan yang diletakkan di ruangan yang khusus dan nyaman, sehingga waktu menonton menjadi lebih panjang. Masyarakat betah menonton dan kehabisan waktu untuk membaca. Padahal dengan membaca, banyak informasi yang sifatnya lebih edukatif dan bisa melatih kecerdasan intelektual, juga emosional pembacanya. 

Ray Bradbury, seorang penulis asal Amerika Serikat berkata “Anda tidak perlu membakar semua buku untuk menghancurkan suatu kebudayaan. Perintahkan saja orang berhenti membaca, itu sudah cukup.” Dengan kata lain, membaca merupakan simbol kemajuan peradaban suatu bangsa. Budaya membaca adalah tolak ukur kualitas bangsa, apakah bangsa itu tergolong maju atau bangsa yang primitif. Berdasarkan kepentingan itulah, membaca dijadikan indeks pembangunan yang dipakai untuk mengukur keberhasilan pembangunan sebuah negeri.

Kemudahan mengakses dan menikmati hiburan surplus melalui kegiatan menonton, dapat berdampak buruk terhadap psikologis generasi muda. Rentang usia 5-16 tahun adalah usia membaca dan menghafal, sementara usia 17 tahun keatas adalah usia berfikir dan menganalisis. Akan tetapi, dengan maraknya hiburan surplus ini banyak generasi muda lalai dan tidak mampu mengembangkan potensinya.

Generasi kita berubah menjadi generasi yang vakum dan tidak produktif, karena setiap hari dihabiskan dengan menonton dan terus menonton. Akibatnya mental generasi muda kita adalah mental penonton, bukan mental pemain. Hal ini disebabkan budaya menonton menghasilkan pola pikir liner dan simplitis. Yaitu pemikiran bahwa kehidupan akan terus berjalan dengan sendirinya. Generasi kita malas bertindak, tidak terarah dan tidak memiliki gairah untuk melakukan sesuatu perubahan yang inovatif dan kreatif. 

Dunia telah mencetuskan, bahwa tanggal 23 April adalah hari buku dan hari hak cipta internasional. Pernyataan ini tentu menjadi sangat riskan dengan situasi yang terjadi di negeri kita, dimana kebutuhan membaca minim sekali ditemukan di masyarakat. Hal inilah yang membuat Indonesia jauh tertinggal dengan negeri-negeri berkembang lainnya, misalnya saja Jepang. Walaupun Jepang memiliki sumber daya alam yang terbatas dan wilayah negeri yang lebih sempit dibandingkan Indonesia, namun perbedaan kemajuannya sangat mencolok.

Motivasi dan tekad kuat yang dimiliki oleh rakyat Jepang, patut kita tiru karena membaca merupakan aktivitas mengumpulkan informasi. Orang yang banyak membaca adalah informan. Membaca, bukan hanya menyerap informasi-informasi up to date, melainkan juga informasi lama yang diakui keakuratannya. Kebaruan informasi tidak menjadi masalah, alasannya setiap informasi berpeluang untuk memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat. Membaca bisa juga diartikan kegiatan mendokumentasikan data dan peristiwa dengan menggunakan software manusia.

Pemanfaatan struktur otak sebagai instrumen kecerdasan perlu kita asah. Kecerdasan intektual terletak pada otak kiri dan kecerdasan emosional pada otak kanan. Sel saraf otak kiri berfungsi sebagai alat kecerdasan yang sifatnya logis, sekuensial, linier, rasional, teratur, verbal, realitas, abstrak, dan simbolik yang berkontribusi untuk sukses individu sebesar 20%. Otak kanan berkenaan dengan kecerdasan yang sifatnya acak, intuitif, holistik, emosi, kesadaran, spasial, musik-puisi, keindahan-keburukan, dan kreativitas yang berkontribusi untuk kesuksesan individu sebesar 40%.

Otak manusia sebagai software berrkapasitas tak terbatas yang sewaktu-waktu dapat terus diisi dan diperbaharui memorinya tanpa harus mengahapus file-file lama. Kelebihan yang terdapat dalam diri manusia ini adalah karunia terbesar dari Sang Pencipta. Sebagai hambaNya yang beriman, maka sudah sepatutnyalah kita memanfaatkan dan melestarikan potensi yang ada dalam diri kita dengan membudayakan membaca.

Mengasah kemampuan berbahasa dan berlatih untuk menalar suatu informasi baru adalah konsep dasar membaca. Albert Einstein, orang nomor tiga yang paling berpengaruh di dunia adalah seorang pembaca ulung.

Begitu pula dengan Ir. Soekarno dan Prof. Dr. Baharuddin Jusuf Habibie. Mereka adalah orang-orang biasa yang kemudian menjadi luar biasa setelah membudayakan membaca dalam hidupnya.

Budaya membaca membuat seseorang menjadi lebih cerdas dan berwawasan. Keterampilan membaca inilah yang menciptakan mind-set seseorang agar terbiasa bersikap kritis, kreatif, dan inovatif. Maka, tidak salah bila kita menyatakan bahwa orang yang menguasai teknologi adalah orang yang membaca, sedangkan orang yang dikuasai teknologi adalah orang yang menonton. 

Sebenarnya menjadi penonton juga bukan hal yang buruk. Banyak hal yang terjadi di dunia ini disaksikan oleh penonton. Permasalahannya adalah ketika kita terbiasa dengan budaya menonton, akan tercipta suatu kondisi dimana kita merasa cukup puas dengan apa yang kita lihat. Sikap pasif dan apatis yang ditimbulkan dari keseringan menonton inilah yang perlu dihindarkan. 

Menonton dan membaca, keduanya merupakan proses reseptif, namun dalam penerapannya sering kali disalah-porsi-kan masyarakat, terutama generasi muda kita. Untuk itu, perlu perhatian serius dan kerjasama yang baik antara masyarakat dengan pihak pemerintah. Sampel yang paling sederhana adalah keluarga. Orang tua adalah madrasah pertama anak sebelum dia mengecap pendidikan yang sesungguhnya dibangku sekolah. Komunikasi dua arah yang lancar antara kedua belah pihak dalam rangka mewujudkan generasi cerdas dan cinta membaca perlu dilakukan.

Menonton dan memabca adakalanya sebuah proses yang saling terkait. Seseorang menjadi cerdas bukan hanya karena membaca, tetapi juga dengan pengalaman-pengalaman langsung yang bisa dilihat melalui media audio-visual. Sekali lagi, tentu saja dengan porsi yang tepat dan disesuaikan pada tingkat kebutuhan.

Penulis: Sakinah Annisa Mariz, mahasiswi Semester II, Jurusan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.

V.A YANG PENTING BERISIK!! #4 Pre-Release


Halo saudara ... Jumpa lagi kita hehe ... Maaf ya telat, tapi sebisa mungkin kami maksimalkan lagi kinerja salah satu kesibukan kami yang berhubungan dengan Noiseblastmedia ini yaitu rilisan free download kami. Ini adalah alih tangan dari salah satu crew kami yang memegang wewenang ini yaitu Noiseblast Recs dikarenakan sakit yang berimbas pada permasalahan dibeberapa akun jejaring social yang masih locked down. Mudah-mudahan dengan datangnya kabar ini teman-teman yang menunggu rilisannya bisa memaklumi adanya.

Sekilas tentang kompilasi Yang Penting Berisik!!

Kompilasi regular yang sengaja kami buat sebagai salah satu media yang (mungkin) bisa menyambungkan jaringan-jaringan yang terputus. Kompilasi ini tidak (sama sekali) untuk menonjolkan sosok band baru atau idola baru, tapi besar harapan kami dengan kompilasi yang sudah seri ke empat ini adalah munculnya pola komunikasi dua arah atau lebih antara band-band yang mengikuti kompilasi ini. Karena kami percaya, salah satu kenapa komunitas Hc/Punk/Thrash/Grind/Metal masih bertahan sampai sekarang bukanlah karena ‘pemodal’ atau sponsor korporat, tapi adalah jaringan yang semakin kuat dari hari ke hari. Itulah makanya kompilasi ini kami kemas dalam bentuk Free Download.

Setiap edisi dalam kompilasi ini memuat 40 band yang masih dalam ruang lingkup musik bergenre Hc/Punk/Thrash/Grind/Metal didalamnya. Kamipun tidak menyeleksi band-band yang sudah mengirim materinya. Kualitas soundpun kami gak permasalahkan, sebesar atau sekecil apapun bandnya juga bukan masalah bagi kami. Yang jadi permasalahan justru kalau ada band yang musiknya bagus tapi informasi tentang band tersebut kurang lengkap. Kasian kan kalo ada yang suka tapi kebingungan buat menghubunginya hehe. Dan berikut list band yang masuk dalam edisi ke-4, silahkan:

List Band Yang Penting Berisik!! #4

AVERZION (Ecuador)

BASOTHUSUCK (Tangerang, ID)

BON BON SOULTAKER (Lampung, ID)

BRUTEN (Malang, ID)

CLITORAL DECAY (Tarakan, ID)

CHUM IS FUM (Jombang, ID)

DEMOSxLECTURE (Jakarta, ID)

DISRESPECT (Depok, ID)
Jl.H.koja KUKUSAN beji DEPOK-16425
tlp. 087876991344

DUEBADEGILE (Palembang, ID)

EDOxRIVILIS (Tangerang, ID)

FASTxBUKK (Bali, ID)

FREE SPEECH (Malang, ID)

GENTA aka VIRTUAL NOISE (Salatiga, ID)

GO DOG (Padang, ID)

HURU HARA (Bandung, ID)

JAKET KULIT (Surabaya, ID)
** oops! sorry, no contact here ...

JET AND THE SPANK (Semarang,ID)

KALAHxTELAK (Cilegon, ID)

MAENASAL (Depok, ID)

MAGHRUM (Jakarta,ID)

NISTA (Jambi, ID)

NURIN BROTHERHOOD (Jember, ID)

ONCOM GONDRONG (Bandung, ID)

ORDURE (Bali, ID)

OVER POWER (Kediri, ID)

POISONED TRUTH (Kediri, ID)
POLONIUM (Tangerang, ID)

PREPARE FOR THE MINDSACN (Buffalo, NY, US)

PUSSYCOCK BALLS (Hungaria)

PROJECT FOR BASTARD (Lille, Perancis)

RODA GILA (Bali, ID)

SILENCE IN THE DARK (Weleri, ID)

SILICOSIS (Surabaya, ID)

SQUAREPUNK (Bandung, ID)

STAGNANT (Kediri, ID)

SWEET SUNDAY MORNING (Pati, ID)

TUMORSICK (Tangerang, ID)

VAGAN (Bandung, ID)

VIOLENT VOICES (Tarakan, ID)

ZABOGART (Tangerang, ID)
https://www.facebook.com/damon.mccoy.98

Masih ada beberapa band yang ketika ini kami list mereka baru masuk materinya, dan mereka akan dimasukkan ke edisi ke-5. Dan edisi ke empat ini akan rilis pada tanggal 10 April 2014 nanti.

Bagaimana cara ikutan edisi selanjutnya?

GAK MAKE KOLEKTIF-KOLEKTIFAN, GAK MAKE LOYALTI-LOYALTIAN, GAK PERLU BIAYA PRODUKSI GEDE, GAK MAKE BANDROL HARGA, GAK MAKE TARGET PENJUALAN, GAK MAKE ITUNG-ITUNGAN UNTUNG RUGI!!!

Yang mau ikutan, masih belom putus nih buat edisi yang ke-5 ... silahkan kirim demo (Mp3, wav), Profil band.txt ((Bio, Discog, kontak. logo, photo),  masukin dalam satu folder dan di zip/rar kirim ke:  noiseblast.media@gmail.com ... 

GAK ADA BATAS WAKTU!!! JADI, GAK USAH MAKSAIN JUGA huehuehueeeee ....

===================== wwww.noiseblast-media.tk ==============================

Join for next: 
YANG PENTING BERISIK #5
just send your demo (mp3, wav), band profile.txt (Bio, Discog, contact. logo, pictures) in one folder (zip/rar) to: noiseblast.media@gmail.com

.:: BREAKING NEWS ::.

Buat temen-temen yang udah ngirim materi kompilasi YPB buat edisi berikutnya atau yang baru mau ngirim, kami beritahukan bahwa email: grindhacker1.2@gmail.com kami tutup dalam kurun waktu yang belum ditentukan. Dikarenakan ada permasalahan dengan email tersebut. Untuk sementara email kami alihkan ke email yang lainnya. Kalau yang mau ngirim atau kirim ulang materinya silahkan kirim ke: noiseblast.media@gmail.com

Terimakasih, semoga dimaklumi adanya ...

Salam baca, dan Salam metal jaya diudara ...

Redaksi NoiseblastMedia

KOMUNITAS BUMI PATI, Memperingati Hari Bumi


*Hasil olahan gambar diambil dari dokumentasi poto seorang kawan, disaat melakukan orasi pada aksi tolak kenaikan BBM di Blora, 2008.

"URIP SEKO IBU BUMI ISEH AKEH WONG SING PODHO LALI" Pameran Visual (OUTDOOR) "DINDING KOTA BELUM MATI!" SERUAN POSTER PROPAGANDA MERESPON HARI BUMI-2014.

Salah satu rangkaian kegiatan pra Hari Bumi 2014. Komunitas Boemi Pati mengajak siapapun yang selama ini masih peduli untuk turut terlibat dan menyuarakan keluh kesahnya terhadap berlangsungnya keharmonisan ekosistem kehidupan di Bumi. 

Segera kirimkan karya poster (hardfile/fisik) kalian terkait muatan isu penyelamatan lingkungan dan ekosistem di Bumi. Baik berupa pesan moral maupun protes sosial. Ukuran minimal A3 (boleh potokopi, sablon, cetak, stensil) Karya akan dipasang dibeberapa tempat strategis di dinding kota Pati. Lalu nanti rencananya beberapa karya poster yang sudah terpasang akan didokumentasikan dan dirangkum kedalam bentuk arsip berupa zine (majalah komunitas) dan zine (Boemi) ini akan dibagikan gratis disaat puncak acara Hari Bumi, 22 April 2014. 

Tahun ini merupakan yang ke 3 kali setelah tahun 2012 dengan tema “Manusia, Hewan Dan Tumbuhan Setara”, tahun 2013 dengan tema “Bumi Yang Menyusui”. Agenda terpenting adalah pemilihan tokoh lingkungan hidup Kabupaten Pati yang dipilih berdasarkan profil harian dan kesepakatan oleh komunitas BOEMI atas ide, upaya dan komitmen masyarakat dalam keberpihakan terhadap keselamatan bumi.

Komunitas Bumi Pati 

info lebih lanjut bisa hubungi Attakk Empatujuh: 


100 ALBUM GRINDCORE TERBAIK SEPANJANG MASA


100 Album grindcore terbaik sepanjang masa ... hmmm ... kayanya kurang tepat deh judul diatas, yang lebih tepat 100 album grindcore terbaik yang pernah kami dengar kali yee (tau dah ...- red). Secara, list yang ada disini bukan berarti yang terbaik atau terpopuler, tapi kami hanya iseng aja nyusun-nyusun beginian biar dibilang Kurang Kerjaan aja sih sebenernya hehe ... 

Ya dimulai dari Terrorizer dengan World Downfall-nya, dimana album tersebut lebih populer diawal dekade 90-an di scene metal dikota kami. Album ini lebih diterima sebagai pamungkasnya subgenre grindcore pada saat itu ketimbang Harmony Corruption-nya Napalm Death (waktu itu kebanyakan kenal album ini dulu baru yang Scum). Makanya ada beberapa band yang beralih dari Death Metal (waktu itu masih lambat, ketukan paling ngebut ya 1/16-nya thrash metal dan sejenisnya-lah, sekarang disebut oldskool Death Metal) ke Grindcore yang lebih cepat. Tapi tetep, disini kami belom mengenal Grindcore seperti sekarang ini yang membedakan Grindcore dengan Death Metal disini ya cuma lirik mungkin. Pada masa "jaman kegelapan" itu kami masih serba meraba hingga akhirnya kami tahu kalau grindcore itu memang salah satu sub-genre hasil kawin silang emosional antara Hardcore/Punk dengan Metal, kemudian berkembang dan memunculkan banyak varian setelahnya dan hingga saat ini. (baca NOISEPEDIA, Grindcore aka Grind: http://www.noiseblast-media.tk/2012/06/kamus-singkat-grindcore-aka-grind.html).

Nah berikut 100 album grindcore terbaik yang pernah kami dengar sepanjang kami mengenal grindcore.

1. Terrorizer - World Downfall (1989)

2. Pig Destroyer - Prowler in the Yard (2001)

3. Pig Destroyer - Terrifyer (2004)

4. Repulsion - Horrified (1989)

5. Nasum - Shift (2004)

6. Nasum - Helvete (2003)

7. Discordance Axis - The Inalienable Dreamless (2000)

8. Naked City - Torture Garden (1989)

9. Brutal Truth - Extreme Conditions Demand Extreme Responses (1992)

10. Naked City - Grand Guignol (1992)

11. Carcass - Symphonies of Sickness (1989)

12. Rotten Sound - Exit (2005)

13. Brutal Truth - Need to Control (1994)

14. Assück - Misery Index (1997)

15. Napalm Death - From Enslavement to Obliteration (1988)

16. Insect Warfare - World Extermination (2007)

17. Nasum - Human 2.0 (2000)

18. Exhumed - Slaughtercult (2000)

19. Napalm Death - Enemy of the Music Business (2000)

20. Nails - Unsilent Death (2010)

21. Discordance Axis - Jouhou (1997)

22. Macabre - Dahmer (2000)

23. Nasum - Inhale/Exhale (1998)

24. Wormrot - Abuse (2009)

25. Rotten Sound - Murderworks (2002)

26. Assück - Anticapital (1992)

27. Napalm Death - The Code Is Red... Long Live the Code (2005)

28. !T.O.O.H.! - Pod vládou biče (2002)

29. Anaal Nathrakh - Hell Is Empty, and All the Devils Are Here (2007)

30. Pig Destroyer - Phantom Limb (2007)

31. Napalm Death - Scum (1987)

32. Magrudergrind - Magrudergrind (2009)

33. Napalm Death - Smear Campaign (2006)

34. Nails - Abandon All Life (2013)

35. Haemorrhage - Apology for Pathology (2006)

36. Cattle Decapitation - Monolith of Inhumanity (2012)

37. Cripple Bastards - Misantropo a senso unico (2000)

38. Cephalic Carnage - Anomalies (2005)

39. Misery Index - Traitors (2008)

40. Dead Infection - A Chapter of Accidents (1995)

41. Misery Index - Heirs to Thievery (2010)

42. Impetigo - Horror of the Zombies (1992)

43. Exhumed - Gore Metal (1998)

44. Haemorrhage - Morgue Sweet Home (2002)

45. Yacopsae - Tanz, Grosny, Tanz... (2007)

46. Antigama - Discomfort (2004)

47. Macabre - Sinister Slaughter (1993)

48. Wormrot - Dirge (2011)

49. PainKiller - Guts of a Virgin (1991)

50. Gaza - I Don't Care Where I Go When I Die (2006)

51. Anaal Nathrakh - In the Constellation of the Black Widow (2009)

52. Cephalic Carnage - Lucid Interval (2002)

53. Genghis Tron - Dead Mountain Mouth (2006)

54. James Plotkin's Phantomsmasher - Atomsmasher (2001)

55. Aborted - Goremageddon: The Saw and the Carnage Done (2003)

56. Fuck the Facts - Die Miserable (2011)

57. Misery Index - Retaliate (2003)

58. Napalm Death - Order of the Leech (2002)

59. Napalm Death - Utilitarian (2012)

60. Genghis Tron - Board Up the House (2008)

61. Exhumed - Anatomy Is Destiny (2003)

62. Napalm Death - Time Waits for No Slave (2009)

63. General Surgery - Left Hand Pathology (2006)

64. Splatterhouse - The House That Dead Built (2004)

65. Extreme Noise Terror - The Peel Sessions 87'-90' (1990)

66. Gorerotted - Mutilated in Minutes (2000)

67. Agoraphobic Nosebleed / Converge - The Poacher Diaries (1999)

68. PainKiller - Buried Secrets (1992)

69. James Plotkin's Phantomsmasher - Phantomsmasher (2002)

70. Misery Index - Discordia (2006)

71. Macabre - Gloom (1989)

72. Abscess - Damned and Mummified (2004)

73. Pig Destroyer - Book Burner (2012)

74. Cephalic Carnage - Xenosapien (2007)

75. Dying Fetus - Killing on Adrenaline (1998)

76. Macabre - Murder Metal (2003)

77. Bucket Full of Teeth - IV (2005)

78. Napalm Death - Leaders Not Followers: Part 2 (2004)

79. Nasum - Doombringer (2008)

80. Cripple Bastards - Variante alla morte (2008)

81. Benighted - Insane Cephalic Production (2003)

82. Fuck the Facts - Disgorge Mexico (2008)

83. Abscess - Damned and Mummified (2004)

84. Cephalic Carnage - Exploiting Dysfunction (2000)

85. James Plotkin's Phantomsmasher - Phantomsmasher (2002)

86. Pig Destroyer - Book Burner (2012)

87. Macabre - Gloom (1989)

88. Gorerotted - Only Tools and Corpses (2003)

89. Antigama - Resonance (2007)

90. Phobia - Cruel (2006)

91. Kataklysm - Sorcery (1995)

92. Trap Them - Seizures in Barren Praise (2008)

93. Gridlink - Orphan (2011)

94. Fuck the Facts - Stigmata High-Five (2006)

95. Haemorrhage - Anatomical Inferno (1998)

96. Nuclear Death - Bride of Insect (1990)

97. Rotten Sound - Cycles (2008)

98. Fallen Christ - Abduction Ritual (1996)

99.Elysiüm / Monarch! - Elysiüm + Monarch (2006)

100. Exhumed - All Guts, No Glory (2011)

Maaf gak ada gambar albumnya, atau link downloadnya, karena saya cuma nyusun aja. kalo situ mau nerusin  sampe dapet lagunya, silahkan cari sendiri aja ya masberooohhh ... terimakasih, semoga dibaca.

disusun ole: Dudung Cebol (tukang pasangan ager-ager di depan SD Negeri Beji Timur II, Depok)

BELAJAR SABLON, Download Gambar Kaos Hak Tidak Memilih




Wacana lewat kaos ini pernah kami angkat ketika pemilukada 2005 di kota kami. Namun hanya sebatas untuk kami pakai saja. Ini sebagai imbas dari banyak pihak yang mempertanyakan "kenapa mesti menjadi golput?". Ya, jawaban yang terlontar dari mulut kami ternyata belom cukup menjelaskan kepada pihak-pihak yang bertanya pada saat itu. Jawaban dari mulai dari rasa tidak percaya kami terhadap sebuah kepemimpinan, sistem demokrasi yang melulu dibilang bagus ketika pihak Amerika Serikat bilang bagus, dan lebih spesifik lagi adalah jawaban personal tentang "apa nasib kita akan berubah signifikan setelah pemimpin berganti?". 

MEMILIH UNTUK TIDAK MEMILIH adalah kata yang kami colong dari sebuah artikel di sebuah surat kabar, kemudian kami tambahkan dengan BERHAK UNTUK TIDAK GUNAKAN HAK, sebagai sikap kami yang sudah tidak bisa ditawar. Karena memilih dalam pemilu itu hak!! bukan kewajiban!! dan menjadi golput itu PILIHAN bukan KRIMINAL!! Dengan kata lain apapun jawaban kita ketika kita tidak mau memilih itu dalah HAK!! Sekalipun anda mengklaim sebagai warga negara yang baik hak mutlak anda cuma pemilu dan itupun masih bisa diakomodir dan dimanipulasi sedemikian rupa. Kasus jual beli suara adalah kasus yang paling memalukan yang pernah kami simak. Kondisi semakin parah ketika periode terakhir masa jabatan pemerintah. Dari hasil pemilu periode 2009 sampai kini hasilnya mengejutkan, tanpa kami jelaskan angkanya (karena kami gak peduli dengan angka-angka tersebut) sebagian besar mereka yang menang dan menjabat kepala daerah dan anggota legislatif terlibat praktek korupsi!! Jadi, JANGAN LIHAT APA YANG SUDAH KAMU BERIKAN UNTUK NEGARA, TAPI LIHAT APA YANG SUDAH DIAMBIL OLEH NEGARA.

Oke, sekarang gak usah terlalu banyak pernjelasan lagi. Karena kita sudah punya jawaban masing-masing kenapa kita gak menggunakan hak kita dalam pemilu. Disini kami coba memberikan sebuah tawaran dalam bentuk grafis yang mungkin bisa anda gunakan dalam berbagai media. Dan salah satu tawaran media yang kami gunakan adalah sablon manual atau screen printing. 

Sedikit penjelasan teknis

Kami disini gunakan dua warna yaitu hitam dan merah. Didalam folder yang sudah kami rar tersebut ada file jpeg untuk filem outputnya dengan lebar 30cm dan sudah kami pecah warna. Pada bagian untuk warna merah ada bagian yang harus ditutup karena itu kami sengaja buat sebagai mal-nya agar preposisinya masukan warnanya tepat pada posisinya. Silahkan simak gambar dibawah ini, pada gambar ada bagian yang kami blok abu-abu. Nah itulah bagian mal yang kami maksud diatas. Setelah melewati skrining atau nembak dan siap naik cetak warna merah, tutup bagian yang diblok warna abu-abu itu dengan lakban bening. Dalam hal ini warna hitam kita sablon terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan warna merah.

gambar untuk depan - filem output untuk warna merah 

gambar untuk belakang - filem output untuk warna merah 

Oke, demikian penjelasan kami selamat bersenag-senang ya ... Jangan lupa dipakai ke TPS, masuk kebilik, conterng semua gambar atau sobek-sobek surat suaranya!! Siapapun pemimpinnya, Rakyat tetap sengsara ... Berdayakan diri Mari kita mulai tanpa tergantung seorang pemimpin. EDUCATE YOURSELF!!

Download gambar kaos disini: 

PERHATIAN!!:
Kami menggunakan mediafire sebagai web fileshare-nya, biasanya kuantitas pendownload itu dibatasi sampai berapa kali download (tapi mudah-mudahan sih enggak). Ini buat jaga-jaga, mungkin teman-teman setelah mendownload gambar ini bisa di aplod lagi di akun web fileshare milik anda.

Terimakasih
ALINEA PROVOKATIF

 
Bagikan