artikel, demo sound, band profile send to: noiseblast.media@gmail.com

HUJAN DAN SKEMA PERGESERAN SIFAT HUMANIS




Halo sob ... ketemu lagi kita hehe ...
Kita bahas hujan disni hehe, dan mungkin kali ini nalar kami agak sedikit subyektif, kenapa kami subyektif? karena hal ini TIDAK terjadi kepada semua individu. Tapi kenapa hujan? Ya hujan memang hal biasa dan udah jadi bagian dari siklus alam yang mendukung kehidupan manusia, tapi kadang banyak dari kita menyalahkan hujan karena telah mengganggu hal hal rutin yang HARUS KUDU MUSTI dilakukan. Dan dengan segala waktu luang dan gak ada kerjaan, kami memikirkan hal ini yang akhirnya gak bisa terbendung lagi untuk diungkapkan kedalam sebuah tulisan walau pendek berikut ini. 

HUJAN DAN SKEMA PERGESERAN SIFAT HUMANIS

Ada dua pertanyaan, pertanyaan pertama adalah KENAPA KITA TIDAK MENUNGGU HUJAN REDA UNTUK BERANGKAT KERJA/SEKOLAH?? Ya, Kita tidak bisa menghindari hujan demi mengejar waktu yang sudah ditentukan oleh sang atasan, walaupun hujan itu berpetir dan badai. 

Pertanyaan kedua adalah KENAPA JUSTRU KITA BISA LEBIH BERLAMA LAMA MENUNGGU HUJAN REDA UNTUK PULANG?? Dan ya kita bisa menghindari hujan berjam jam dengan berteduh disatu tempat sampai hujannya reda walaupun kita sadar kalau ada yang menunggu dirumah. 

Diluar alasan takut terlambat, takut dipecat, atau takut kena skorsing, ini jelas bukanlah fenomena, ini adalah pergeseran halus sifat humanis kita yg secara hakekatnya terlahir bebas, menuju sifat yg cenderung robotik dan senang atau rela dengam satu kekangan. Ya, kita menjadi lebih memilih mengikat diri kita pada ketidaknyamanan dalam sebuah diorama perintah dan lebih melalaikan segala daya yang datangnya dari kasih, kerelaan dan rasa ingin terus bersama-sama dalam kehangatan dan kemesraan.

Love is life, life is free ...

ditulis oleh: Adung Prengkihh (make H-nya dua), tukang ojek payung Stasiun Depok Lama.


 
Bagikan